Oct 192017
 

dok. Menteri Susi Pudjiastuti perkenalkan jaring ikan ramah lingkungan di Semarang, Jawa Tengah, 20/9/2017 (jatengprov.go.id)

Jakarta, Jakartagreater.com – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti memaparkan sejumlah dampak positif kepada nelayan, dari perang melawan praktik penangkapan ikan “illegal fishing” yang dilakukan selama 3 tahun pemerintahan Jokowi-JK.

Dalam paparan 3 tahun pemerintahan Jokowi-JK, Menteri Susi menjelaskan melalui penenggelaman kapal pencuri ikan, stok sumber daya ikan terus meningkat dari 6,52 juta ton pada 2011 menjadi 12,54 juta ton pada 2016.

“Hasil dari perang melawan illegal fishing, stok ikan naik dari 6,5 juta ton menjadi 7,3 juta ton (2013), kemudian tahun kemarin mencapai 12,5 juta ton,” kata menteri Susi, di Kantor Staf Presiden Jakarta, 18-10-2017.

Menteri Susi mengatakan hampir di seluruh kawasan perairan tangkap di Indonesia dikuasai nelayan-nelayan asing ketimbang nelayan Indonesia. Kemudian sejak pemerintahan Presiden Joko Widodo, pemberantasan “illegal fishing” gencar dilakukan.

KKP mencatat sejak akhir 2014 hingga memasuki triwulan akhir 2017, secara keseluruhan Menteri Susi telah berhasil yakni :

  1. Menenggelamkan 663 unit kapal pencuri ikan.
  2. Stok ikan yang meningkat.
  3. Pemberantasan illegal fishing juga berdampak pada nilai tukar nelayan dari 104,63 pada 2014 menjadi 111,53 karena hasil tangkapan nelayan yang meningkat juga.
  4. Pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) perikanan sebelumnya selalu di bawah rata-rata perekonomian nasional, yakni pada 2015 mencapai 8,35 persen.
  5. Pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) perikanan tahun 2016 mencapai 7,03 persen.
  6.  Pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) perikanan tahun 2017 mencapai 7,08 persen.

Hal lain yang patut diapresiasi menurut Menteri Susi Pudjiastuti adalah peningkatan konsumsi ikan di masyarakat yaitu :

  1. Data KKP mencatat konsumsi ikan pada 2014 sebesar 38,14 kg per kapita, kemudian naik menjadi 41,11 kg per kapita pada 2016.
  2. Ditargetkan naik lebih signifikan menjadi 47,12 kg per kapita pada akhir 2017.
  3. Kalau dikali dengan 250 juta, sebesar sekitar 1,2 juta ton.
  4. Yang kita makan dari ikan baik budidaya maupun tangkap itu sudah 1,25 miliar dolar.
  5. Sementara itu, ekspor perikanan pada 2015 menyumbang sebesar 3,94 miliar dolar AS .
  6. Kemudian pada tahun 2016  naik menjadi 4,17 miliar dolar.
  7. Data sementara pada tahun 2017 membukukan pendapatan 2,83 miliar dolar.

(Antara).

  18 Responses to “Perang Menteri Susi Melawan Illegal Fishing Membawa Hasil”

  1. Menteri susi emang kerjanya top banget. Tp knp acuannya stock ikan ya.? Tiap tahun pastinya ratusan jt ikan bertelor, jd sdh pasti makin banyaklah ikan2 dilaut.
    Kalo parameternya ikan tambah murah di pasar, itu baru tepat

  2. Bagaimana caranya ngitung stok ikan d lautan luas itu.?

    • Yg salah bukan menteri susinya, tp yg nyodorkan data ke bu Susi yg gak bener. Jika parameternya, harga ikan menjadi murah, ekspor ikan meningkat, hasil tangkapan nelayan meningkat mungkin bisa dijadikan tolok ukur. Tp kalo keberadaan stock yg menjadi tolok ukur sepertinya kok kurang pas ya.

      • Data yg BENER-nya itu GIMANA METODA Ngitungnya bang Ruskye?? Bukan murah tidaknya, yg paling penting TERBELI KONSUMEN apa tidak, PEDAGANG UNTUNG apa tidak, jika SUPLY DEMAND-nya tepat maka yang makan ikan MAKIN MENINGKAT apa tidak, NELAYAN-nya tambah sejahtera apa tidak? jangan ngasal murah.

        • TERBELI KONSUMEN apa tidak,

          —————————-
          Berarti murah, krn bisa dibeli konsumen dr semua kalangan. Biar ikannya banyak kalo dijual mahal apa ada yg beli.?

          jika SUPLY DEMAND-nya tepat maka yang makan ikan MAKIN MENINGKAT apa tidak,
          ———————————–

          Ini maksudnya apa toh ya.? Emang selama ini suplay ke mana.? Demand nya siapa.? Tidak tepatnya dmn.? Fokus deh….
          Rakyat itu dr kalangan bawah sampe atas pd dasarnya suka makan ikan bung jika harganya terjangkau. Gmn mau ada demand kalo harga saja tinggi, makanya rakyat beralih ke menu lauk alternatif yg murah meriah spt tahu tempe.

          NELAYAN-nya tambah sejahtera apa tidak?
          ————————————-
          Utk mensejahterakan nelayan itu banyak cara yg hrs lakukan melalui program pemerintah. Diantaranya bantuan kapal bantuan kemudahan akses bbm, keamanan perairan. Tp ini bukan topik bahasan di artikel ini.

          GOAL dr kebijakan memerangi ilegal fising inikan sesuai keinginan bu susi bahwa rakyat Indonesia bisa makan ikan dng harga murah krn stock ikan kita berlimpah (diluar konteks iklim/cuaca) begitu lho boss.

          Lalu indikator ikan murah itu apa.? Krn stock ikan dipasaran melimpah. Knp melimpah.? Krn hasil tangkapan nelayan banyak. Knp bisa banyak.? Krn yg nyuri ikan sdh di gang bang sama bu Susi. Gitu bos kaitannya…hehehe

        • Mungkin cara mendatanya? Berapa kapal ikan yg melaut, standar penangkapan menggunakan apa, setelah itu brp kpl yg balik kedermaga penampungan ikan & dihitung berapa kg tanggkapan ikannya setelah sampai di darmaga penampungan ikan dgn begini semua trdata.
          jika ada yg kurang maka ikan yg loe makan selama ini akan dibongkar balik oleh susi pujiastuti alias mentri perikanan samudra, trmasuk yg dimakan bung ruskye

          Hahhahaaaa

    • Blo`on bnget lu…

  3. Tahun 2017 data sementara baru 50% dr th sebelumnya, data perbulan apa ya? Jgn2 tahun ini turun.

  4. Stok ikan dihitung dari banyaknya ikan yang berhasil ditangkap oleh nelayan + ikan hasil peternak ikan baik di keramba ataupun di kolam.

    Jadi bukan yang ada di laut.

  5. Ben seneng atine mbok ben

  6. Bagaimana dengan hasil tangkapan ikan nelayan teluk jakarta, ………….. ???
    Perhatikan juga dong, mereka juga masih WN NKRI kan, …………………. ???

 Leave a Reply