Apr 252017
 

Formasi kapal perang Angkatan Laut China saat melakukan latihan di Laut China Selatan. © navy.81.cn

Angkatan Laut China (PLA Navy)

Ketika Xiao Jin’guang, seorang mantan komandan Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat (PLA Navy), 67 tahun yang lalu ia ingin memeriksa markas angkatan laut yang ada di sebuah pulau, dia hanya bisa menemukan sebuah kapal ikan untuk membawanya ke sana.

Dengan ekspresi tegas di wajahnya, dia mengatakan kepada rombongan, “Ingat, Komandan Angkatan Laut Xiao Jin’guang membawa kapal ikan pada tur inspeksi tanggal 17 Maret 1950”.

Angkatan Laut China didirikan pada tanggal 23 April 1949 di Taizhou, Provinsi Jiangsu, China Timur, dengan hanya sembilan kapal perang dan 17 kapal yang diperoleh setelah satu unit armada pertahanan kedua Pantai Kuomintang membelot ke PLA. Pada tahap awal, armada utama PLA terdiri dari kapal kayu dan perahu layar.

  • Modernisasi Angkatan Laut

Tahun ini, pada ulang tahun ke-68, Angkatan Laut China memiliki kapal induk, kapal selam nuklir, puluhan skuadron kapal perusak, kapal pendarat dan kapal penunjang di tiga armada tersebut.

Angkatan laut memiliki beberapa ratus kapal perang berukuran lebih besar dari kapal fregat, dengan total tonase lima sampai enam kali lebih besar dari tahun 1980-an. Jumlah dan tonase kapal selam angkatan laut lebih berat serta kecepatannya juga puluhan kali lipat dari PLA Navy awal.

Laporan Pentagon 2016 tentang Kekuatan Militer China menyatakan bahwa China saat ini mengoperasikan jumlah kapal terbesar di antara negara-negara Asia.

Saat ini, China memiliki satu kapal induk Liaoning, Type 001, sebuah kapal yang dipasang kembali dimana sebelumnya dibangun oleh Ukraina (bekas pecahan Uni Soviet), namun kapal induk kedua yang merupakan kapal induk buatan China 001A pertama akan segera diluncurkan. Yang ketiga, Tipe 002, saat ini sedang dibangun di Shanghai, dan Tipe 002 akan jauh lebih canggih dari Tipe 001 dan Tipe 001A.

Laksamana Muda Yin Zhuo, seorang peneliti senior di PLA Navy Equipment Research Center mengatakan bahwa “untuk melindungi wilayah dan kepentingan China, China membutuhkan dua kelompok serang kapal induk di Samudra Pasifik Barat dan dua kapal induk di Samudra Hindia. Jadi setidaknya kita memerlukan setidaknya 5 – 6 kapal induk”.

Laporan Pentagon mengatakan bahwa China memiliki 5 unit kapal selam bertenaga nuklir, 53 unit kapal selam bertenaga diesel dan 4 unit kapal selam rudal balistik nuklir yang membawa rudal balistik JL-2 dengan jangkauan diperkirakan hingga 7.200 km.

“Platform ini merupakan pencegah nuklir pertama yang dipercaya oleh China” dan kapal selam nuklir Tipe 096 terbaru buatan China akan selesai dalam satu dekade mendatang, kata laporan Pentagon tersebut.

Angkatan Laut PLA melanjutkan program konstruksi kombatan permukaan yang kuat dari berbagai kelas kapal, termasuk kapal perusak rudal dan frigat rudal berpemandu. Angkatan Laut PLA saat ini memiliki 13 unit kapal tipe 052D, perusak rudal berpemandu paling canggih, yang terakhir “Xining” diluncurkan pada 22 Januari 2017.

Generasi baru Tipe 055 sedang dalam tahap konstruksi dan diyakini akan menjadi anggota kunci dari grup serang kapal induk China di masa depan. China terus menghasilkan kapal perang dengan rudal tempur Tipe 054A, yang berjumlah 27 unit, kapal terakhir, Liupanshui, diluncurkan pada 1 April 2017 lalu.

Kapal-kapal ini memberikan peningkatan yang signifikan terhadap kemampuan pertahanan udara PLA Navy, “yang akan sangat penting karena mampu memperluas operasi hingga jauh di luar jangkauan sistem pertahanan udara berbasis pantai”, kata laporan Pentagon.

  • Rencana Ambisius China

Laporan resmi terbaru tentang militer China yang berjudul Strategi Militer China, yang dikeluarkan oleh Kantor Informasi Dewan Negara pada tahun 2015, menekankan bahwa kekuatan militer China memiliki misi baru untuk melindungi kepentingan luar negeri China, dan Angkatan Laut PLA akan memainkan peran kunci di dalamnya.

Dalam beberapa tahun terakhir, selain menjaga kedaulatan maritim China, Angkatan Laut PLA telah melaksanakan misi anti pembajakan PBB di Teluk Aden dan evakuasi di zona perang seperti Libya dan Yaman.

Laksamana Muda Xu Guangyu, penasehat senior Asosiasi Pengendali Persenjataan dan Perlucutan Senjata China, mengatakan “untuk melaksanakan misi luar negeri secara lebih efektif, PLA perlu membangun basis logistik di luar negeri melalui kerjasama dengan negara lain”.

Pada bulan September 2015 yang lalu, Presiden Xi Jinping mengumumkan bahwa PLA akan mengurangi jumlahnya sebanyak 300.000 personil pada akhir tahun 2017, sebuah langkah yang secara luas diperkirakan akan menghasilkan lebih sedikit personil non-tempur dan menyeimbangkan kembali proporsi kekuatan di antara layanan untuk dapat meningkatkan kepentingan relatif PLA Navy dan PLA Air Force.

Sekitar 255.000 personil Angkatan Laut saat ini terbagi menjadi 3 armada yaitu Armada Laut Utara (Beihai), Armada Laut Timur (Donghai), dan Armada Laut Selatan (Nanhai). Setiap armada membawahi armada tempur udara, markas pendukung, armada kapal perang, komando garnisun maritim, divisi penerbangan dan brigade laut.

Di saat krisis, armada kapal pedagang dan kapal nelayan dapat mendukung Angkatan Laut. Pangkalan Angkatan Laut utama termasuk di Lushun, Huludao, Qingdao, Shanghai, Zhoushan, Wenzhou, Xiamen, Guangzhou, Zhanjiang dan Yulin.

Angkatan Laut Amerika Serikat (US Navy)

“Misi Angkatan Laut AS adalah untuk memelihara, melatih dan melengkapi pasukan angkatan laut siap tempur untuk memenangkan perang, menghalangi agresi dan menjaga kebebasan di laut”, menurut pernyataan misi Angkatan Laut AS.

  • Kekuatan Dominan Angkatan Laut AS

Kekuatan komprehensif angkatan laut terbesar di dunia dibuktikan dengan banyaknya kapal induk, kapal penjelajah, kapal perusak, kapal fregat, kapal selam, kapal perang lain dan pasukan khusus cabang tersebut, yang dianggap paling elit dalam militer AS.

Secara total, Angkatan Laut AS memiliki hampir 430.000 personil, dengan 322.809 personil adalah bertugas aktif dan 108.789 personil lainnya petugas cadangan yang siap bertugas pada bulan Maret, menurut data yang tersedia di situs web Angkatan Laut AS.

Memiliki luas total 4,5 hektar kapal induk kelas Nimitz ditempatkan di seluruh penjutu dunia, memungkinkan AS untuk menanggapi krisis internasional dengan cepat dan berpartisipasi dalam latihan gabungan dengan sekutu. Kapal induk AS termasuk kelas Enterprise 1 unit (bertugas), kelas Nimitz 10 unit (bertugas), dan kelas Gerald R. Ford 3 unit (dalam konstruksi).

Selain kapal induk, Angkatan Laut AS saat ini memiliki 22 unit kapal penjelajah kelas Ticonderoga, 62 unit perusak kelas Arleigh Burke, 30 unit kapal amfibi dan 18 unit kapal tempur pesisir.

Semua didorong oleh tenaga nuklir, kapal selamnya sekarang adalah kapal selam rudal balistik kelas Ohio (18 unit bertugas, dengan 4 unit diubah menjadi kapal selam rudal), 36 unit kapal selam kelas menengah Los Angeles, 3 unit kapal selam kelas Seawolf dan 13 unit Kapal selam kelas Virginia.

  • Pangkalan Militer di Seluruh Dunia

Sejak berakhirnya Perang Dingin, angkatan lautnya terus menjadi pendukung utama bagi kepentingan AS. Saat ini, Angkatan Laut AS memiliki lebih dari separuh kapal perang utama di dunia, dengan jumlah kapal induk dan kapal tempur maritim terbesar.

Sementara kebanyakan angkatan laut negara-negara lain membatasi diri untuk berpatroli di perairan teritorial, Angkatan Laut AS menguasai laut lepas dengan basis di seluruh dunia.

Saat ini, Angkatan Laut AS memiliki 275 unit kapal yang beroperasi aktif, dan lebih dari 3.700 pesawat terbang, paling banyak di dunia. Dan tonase kemampuan tempurnya lebih besar dari gabungan 13 armada kapal terbesar berikutnya.

Sumber: Global Times

Bagikan Artikel:

  135 Responses to “Perbandingan Kekuatan Angkatan Laut China dan Amerika Serikat”

  1. Huurraaaa

  2. absen

  3. Absen juga

  4. KCR 40/60 gak ngeper, klu kudu ngadepin formasi AL Cina yg beginian ha ha ha

  5. Mau ngapain pada absen kaya anak sekolahan aja.?…xixixi

    Dng begitu banyak kapal yg tersebar beberapa armada, maka dibutuhkan berapa juta ton bbm kecuali tenaga nuklir dalam setiap tahunnya. Biaya yg sangat besar hanya utk pemenuhan kebutuhan bbm armada angkatan laut Amerika.
    Itu baru dari satu sisi yaitu bbm. Belum menyentuh pada maintenance.
    Jadi jika negara kita meningkatkan kekuatan tempur armada laut menuju Green water navy, bisa dibayangkan berapa kebutuhan akan bbmnya dan cukupkah dng cadangan minyak yg kita punya sekarang utk konsep spt itu.?

    • Tidak cukup bung , energi nuklir solusinya

      • Betul bung. Memang pasti tdk cukup. Tp jika energi nuklir solusinya, bukankah kita banyak mengoperasionalkan kapal kecil dan korvet serta frigate ringan.? Tentu konsep tenaga nuklir kurang tepat diterapkan, disamping cost pembuatannya yg tinggi jg membutuhkan ruang yg besar.
        Mungkin ada baiknya pemerintah menyiapkan konsep biodiesel utk armada kaprangnya. Krn cadangan minyak mentah kita tdk banyak, itupun sebagian hrs diekspor buat devisa.

        Memiliki kapal banyak tp jika sebagian besar hanya bisa parkir krn keterbatasan bbm jg bukan hal yg bagus.

        • Pakai bio fuel bung.

          Beberapa waktu lalu pernah muncul artikelnya di sini.

          Namun produksi bio fuel dan energi terbarukan yg lain masih dihambat oleh para mafia minyak, sehingga hanya sedikit produksinya.

          Waktu itu juga pernah dibahas pula penanaman pohon jarak supaya ada cadangan minyak dari biji jarak sebagai bahan bakar tank.

        • Bikin PLTN aja banyak cemoohan, apalagi diinstalasikan di Kaprangpur … Enginnering Indonesia mampu bikin itu semua … yang menjadi permasalahan political will dari elit kekuasaan ada tidak … Mau tidak mau, suka tidak suka untuk mewujudkan Blue Water Navy harus dikembangkan diseluruh KRI untuk instalasi tenaga nuklir …

    • sekarang TNI AL apa belum green water navy?

      klo belum berarti masih brown water navy, alias hanya memiliki gunboat yang beroperasi di sungai + muara..

      xixixi..

    • Bung Ruskye,

      AL kita sudah green water navy.

      Sedang berkembang ke arah world class navy.

      World class navy itu istilah lain dari Blue water navy.

      Soal ada pejabat atau jendral yang bilang kita mau ke arah green water navy itu hanya supaya kawasan tetap adem.

      Poster TNI AL sebagai World Class Navy beberapa waktu lalu terpampang di depan Markas Komando Armada Barat jl. Gunung Sahari Jakarta.

      Entah sekarang, sebab sudah beberapa bulan saya nggak lewat situ.

      • Bukan itu maksud dr kalimat saya itu bung TN, Phd.
        Kita memang sdh Green Water Navy. Maksud dr kalimat saya adalah jika sdh menuju green navy bisa dihitung berapa konsumsi bbm yg diperlukan.
        Jadi mungkin sdh dipikirkan oleh petinggi TNI dan pemerintah utk memasok keberlangsungan kebutuhan BBM bagi TNI, agar tidak menghambat operasional. Dalam bentuk Depo BBm bg kebutuhan militer. Agar pendapat yg mengatakan bahwa jika terjadi perang Indonesia hanya dapat bertahan 3 hari bisa terantisipasi.
        Salah satunya mungkin jg dalam bentuk alternatif bbm spt Biodiesel

        • Yup bio diesel atau bio fuel.

          Namun penghalang utamanya adalah mafia minyak.

          Mereka tidak ingin ada produk lain selain minyak.

          Maka mereka mencari segala cara untuk menghalangi penelitian alat transportasi yg bisa menggunakan alternatif lain sebagai sumber tenaga.

          Salah satunya dengan menyatakan mobil listrik gagal memenuhi uji emisi gas buang.

          Masa mobil listrik ada uji emisi gas buang ?

          Bukankah mobil listrik nggak ada gas buangnya ?

          • Kapan dibuat ” Ayo Mari Berhitung ” seri ngitung kebutuhan BBM KRI bung. Biar semua warjag tau berapa anggaran utk bbm nya saja.

            Selamat pagi warjag….kerja…kerja…kerja

          • Nah yg ini yg susah ngitungnya.

            Banyak KRI kita tidak menyertakan berapa ton bbm yg ada di tangki kapal mereka.

          • Mungkin bisa pakai data idealnya kebutuhan kapal dng skala Green Water Navy dan asumsi perkiraan lamanya waktu ngeronda bung.?

            Agar warjag bisa tau kebutuhan BBM dan ketersediaan pasokan seberapa besar biayanya. Apakah nantinya tdk mengganggu kebutuhan nasional secara keseluruhan, mengingat cadangan minyak kita tidak cukup besar.
            Itu artinya dibutuhkan biaya yg besar utk kebutuhan BBM AL kita secara khusus, blom lg bicara TNI secara keseluruhan.
            Jng sampai target MEF 1,2,3 terpenuhi utk kebutuhan ideal alutsista tp kedodoran dlm hal pemenuhan kebutuhan BBM nya. Akibatnya apa yg terjadi dng tetangga jaguh kita bukan tidak mungkin terjadi pada Armada kita, banyak yg dianggurin ketimbang dipake operasional.

            Apalagi nanti jika menuju Blue Water Navy, makin besar kebutuhan BBM nya. Kita gak mungkin menjadi negara agresor yg demi kepentingan suplai bbm. Tp kita jg bukan negara kaya minyak seperti Saudi maupun Iran.

            Salam warjag semua kecuali si sotoy….xixixix

          • Apalagi nanti jika menuju Blue Water Navy, makin besar kebutuhan BBM nya.

            makanya klo ngasih link dibaca dulu,

            “Kapal induk tak sesuai dengan doktrin TNI,” kata Moeldoko.Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana Marsetio membenarkan argumen Panglima Jenderal Moeldoko. Menurut dia, doktrin yang dianut TNI AL saat ini adalah Green Water Navy atau tentara yang tak keluar dari perairan Indonesia. “Hanya negara penganut Blue Water Navy (negara yang berlayar hingga ke perairan internasional) yang butuh kapal induk,” kata Marsetio. Negara penganut Blue Water Navy, dia melanjutkan, cenderung negara agresor yang bisa mengancam kedaulatan negara lain.
            Sedangkan Indonesia adalah negara cinta damai yang lebih mementingkan kedaulatan wilayahnya.

          • Bung Tukang Ngitung dan Bung Ruskye,
            OOt dari topik di atas mengenai PLA dan US NAVY, saya tertarik dengan ketertarikan bung Berdua mengenai Biodiesel/fuel,
            Energy Alternatif ini (biodiesel) sebenarnya tidak propestif dimasa depan jika masih bersumber :minyak Nabati” seperti CPO. Kenapa ? karena persaingan Supply antara “Konsumsi” dan “Energy” secara langsung seperti ini akan sangat tidak sehat dan merugikan, terutama akan menaikkan harga “minyak Nabati” sebagai Makanan.
            Kampanye Biodiesel ke depannya lebih baik diganti dan diarahkan ke BioMass dan/atau BioGas, … yang sumbernya adalah waste Solid dan Methan from Limbah cair dari Industri itu sendiri.
            Khusus utk energi untuk Kaprang atau Kasel atau lainnya dengan intensitas yg sangat tinggi tentunya tidak efektif membawa Volume besar BioDiesel atau BioMass atau BioGas , dan yang paling prospektif saat ini adalah reaktor Hidrogen (dari Air laut) atau reaktor Thorium (green Nuklir) .
            Dua system ini secara teknik dan keilmuan “sangat terjangkau” oleh negara kita, artinya sudah umum didiskusikan dan dipelajari, tapi akhirnya tantangan terbesar adalah VISION dan perlawanan dari pelaku Bisnis Energy

            Salam

          • Bung Senopati Pamungkas
            Mungkin kalo reaktor Thorium bisa diterapkan karena disamping lebih murah bahan bakunya banyak di Indonesia yg notabene salah satu penghasil timah terbesar didunia. Menurut pak zulnahar jg limbahnya bisa habis terurai lebih singkat ketimbang uranium.
            Sedangkan hidrogen dr air laut mungkin bisa diterapkan pada kapal2 kecil jika bisa dibuat konstruksinya sesimple mungkin.

            http://1.bp.blogspot.com/-yTAmZnUR8jU/VP0iLsoG8qI/AAAAAAAABXE/pHY40_OS3XA/s1600/New%2BPicture.bmp

            Saya tidak ingin lebih jauh membahas masalah mafia minyak spt kata bung TN,Phd maupun pelaku Bisnis Energy spt yg bung Senopati P. utarakan, Tetapi yg saya mau utarakan disini adalah bahwa kita sdh bukan negara pengekspor minyak lg, tp sdh menjadi pengimpor. Cadangan minyak kita tidak banyak sedangkan konsumsi dlm negeri cukup tinggi. Jika tdk konsen mulai saat ini utk fokus menggunakan energi alternatif.
            Kita boleh bangga armada kita sdh berkelas Green Water Navy atau kelak menjadi Blue Water Navy, tapi jika punya alutsista banyak namun banyak jg yg nongkrong krn gak cukup bbm menjadi sangat ironis.
            Jadi mengenai statment ” Jika terjadi Perang Indonesia hanya mampu bertahan 3 hari ” itu artinya Indonesia hrs sdh memikirkan alternatif energi yg bisa direalisasikan dalam waktu dekat, dan biodiesel adalah jawaban yg realistis utk dlm waktu dekat. Itu menurut pemikiran saya.

          • ”Jika terjadi Perang Indonesia hanya mampu bertahan 3 hari ” itu artinya Indonesia hrs sdh memikirkan alternatif energi yg bisa direalisasikan dalam waktu dekat, dan biodiesel adalah jawaban yg realistis utk dlm waktu dekat.

            kesimpulan yang salah, maksud pernyataan wamen esdm dulu adalah RI harus punya (tangki2) cadangan bbm yang cukup:

            Susilo mengungkapkan Indonesia tidak punya cadangan BBM yang disimpan secara khusus jika terjadi hal darurat seperti bencana alam atau terjadi perang. “Cadangan BBM kita nol! Bandingkan dengan Malaysia yang punya 30 hari, Jepang dan Korea 50 hari, Singapura 50 hari”

            http://jakartagreater.com/indonesia-dilarang-perang-jilid-2/

        • ..Kita memang sdh Green Water Navy . Maksud dr kalimat saya adalah jika sdh menuju green navy bisa dihitung berapa konsumsi bbm…

          sdh Green Water Navy ?
          jika sdh menuju green navy ?

          besok bangun pagi langsung minum air 10 L tong, biar gak bingung….bwahahaHAHAHAH…

          • yaaaahhh…dia baru tau rupanya…..xixixi

            http://www.antaranews.com/berita/229398/indonesia-harus-miliki-blue-water-navy

            makanya jng banyak nyilem kobokan. Sibuk jd team sukses yg gagal, bangun kesiangan pikiran jd stress.
            Yg di omongin tentang BBM nya otong sotoy….xixixi

          • Katanya ngaku pendekar gugling

            Green Water Navy aja gak paham….xixixix

            http://militerindonesiamy.blogspot.co.id/2014/05/panglima-tni-indonesia-tak-butuh-kapal.html

            dibaca, dihayati, diresapi tp jng disesali ya tong…xixixi

          • Indonesia saat ini hanya mampu memiliki Green Water Navy atau armada laut sekelas Fregate untuk memperkuat angkatan laut…

            terbukti udah green water navy, ngeles aja ente tong, malah ngomongin blue water navy

            Jadi jika negara kita meningkatkan kekuatan tempur armada laut menuju Green water navy, bisa dibayangkan berapa kebutuhan akan bbmnya dan cukupkah dng cadangan minyak yg kita punya sekarang utk konsep spt itu.?

            gak usah ngeles lagi tong, TNI AL udah green water navy (punya fregat) dan cadangan minyak cukup untuk green water navy.
            blue water navy cerita lain..

          • ketahuan kedodorannya,

            panglima TNI bilang Indonesia gak (belum) butuh kapal induk karena itu adalah bagian dari blue water navy..

            gitu maksudnya tong..

          • ”gak usah ngeles lagi tong, TNI AL udah green water navy (punya fregat) dan cadangan minyak cukup untuk green water navy.”

            Makanya dikucek2 dulu tuh mata yg sipit sebelum komen.

            “Jadi jika negara kita meningkatkan kekuatan tempur armada laut menuju Green water navy, bisa dibayangkan berapa kebutuhan akan bbmnya dan cukupkah dng cadangan minyak yg kita punya sekarang “…….ntu topik bahasannya katrok….xixixi

            Dari mana ente bilang cukup.? ada sumbernya.?

            https://jakartagreater.com/berapa-biaya-patroli-kapal-tni-al-per-hari/

            Dasar sotoy…..xixixi

            “Panglima TNI bilang Indonesia gak (belum) butuh kapal induk karena itu adalah bagian dari blue water navy..
            gitu maksudnya tong..”

            Nampak benar cuma dibaca doank tp gak paham knp dikasi linknya….wak sotoy…wak sotoy…

            Weslah…karep mulah bocah sipit….ngeladeni orang stress pengangguran gak ada untungnya buat gue….xixixix
            Mending gue lanjut kerja
            salam…kerja…kerja…kerja

          • Ente terpaku link lama tong, situasi udah berubah, operasi TNI AL semakin efisien,

            “Contohnya lantamal dulu kita hanya 3, kemudian sekian tahun mejadi 5. Alhamdulillah 2016 awal itu sudah 14 lantamal. Jadi kita bangun dalam rangka efisiensi operasi dan logistik,” ujar KSAL.

            https://m.tempo.co/read/news/2017/01/20/078838215/ksal-tni-al-akan-lakukan-efisiensi-operasi

          • dasar wong katrok….katrok
            Makanya sebelum nyomot link baca, resapi, hayati sambil nangis….xixixi

            Dng bertambahnya lantamalnya itu maksudnya contoh… operasional KRI di lantamal I yg ada di Sabang gak perlu jauh2 patroli dan butuh waktu sampeke Batam krn sdh ada KRI di lantamal IV yg ada pangkalan di Batam. Efisiensinya disitu….katrokkk

            Mulai kunang2 ya.? ngelantur sampe ke lantamal segala….ixixix

          • kaciaaan, tambah lantamal artinya jarak antara pangkalan dan wilayah operasi / patroli semakin pendek, artinya penggunaan bbm turun / semakin efisien tong…

          • btw, emosi ya tong? xixixi awas stroke.. :)

          • waduuuuhhh makin ancoorrr lg katroknya nih orang.
            Lantamal itu kepanjangan dr Pangkalan Utama TNI AL yg didalamnya ada beberapa pangkalan TNI

            dr pd ngejelasin org yg sotoy ente baca ini aja deh

            https://id.wikipedia.org/wiki/Pangkalan_Angkatan_Laut_Indonesia

            “jarak antara pangkalan dan wilayah operasi / patroli semakin pendek”

            Bukan semakin pendek tp dilakukan kapal dari lantamal yg menjadi tanggung jawabnya biar gak kejauhan. Efisiensinya dalam wilayah operasional bukan bbm….katroookkk

          • Alhamdulillah 2016 awal itu sudah 14 lantamal. Jadi kita bangun dalam rangka efisiensi operasi dan logistik..

            14 lantamal dibangun dalam rangka efisiensi logistik

            logistik salah satunya ya BBM !

            biar gak kejauhan itu artinya irit BBM !

            caaaah, bocah…

          • biar gak kejauhan itu artinya irit BBM !

            Biar gak kejauhan ditangani kapal yg dilantamal terdekat. Artinya BBMnya jd jatah kapal yg lantamal terdekat……xixixix

            nilai matematikanya pasti kebakaran semua….xixixi

    • Meong

  6. BAGAIMANA KAH KEKUATAN ARMADA BAGAIMANAKAH DENGAN INDONESIA?

  7. Itu yang terdekat tolong bangunin bung Muhidin, dari tadi belum ada artikel baru.

  8. Indonesia semakin tertinggal sama China dan USA..Bumi dan langit…Kapan nkri bs sekuat rusia.

  9. Oot. Gile ye org” sumbu pendek, hobi bner mancing” kesalahan org. Dr smlm sy perhatiin d Twitter kykny angkatan udara LG d colek” sama mrk. Pancingannya sih udh Dr sebelum HUT TNI AU sampai menjelang pilkada DKI. Eh.. smlm kykny kepleset ngomong langsung jd trentop d Twitter paginya. Padahal smlm sdh ad klarifikasi Dr akun TNI AU.

  10. Saya sebenarnya ada request ke bung TN, Phd

    Mudah2an dalam artikel ” Ayo Mari Berhitung ” seri selanjutnya warjag bisa diajak berhitung berapa konsumsi bbm yg diperlukan masing2 matra dlm 3 seri. Biar kita semua tahu jika punya kapal banyak kebutuhan bbm idealnya brp banyak. Cukupkah cadangan minyak kita.

    Selamat beraktivitas warjag sekalian…..kerja…kerja…kerja….jng nyipit doank….xixixi

    • Ngapain harus dirinci 3 matra, hitung aja kebutuhan total TNI;

      http://nasional.kompas.com/read/2009/12/03/07051091/TNI.Butuh.810.Juta.Liter.BBM.Per.Tahun

      Itu tahun 2009, anggap sekarang naik 2x lipat = 1,6 M liter per tahun

      Lifting minyak 2016: 820.000 bph (1 barrel = 159 liter) = 820,000 x 159 liter = 130,380,000 liter/hari

      Kebutuhan BBM tahunan TNI terpenuhi oleh = 1,6 M liter : 130,380,000 liter/hari = 12.27 hari produksi saja, dibulatkan: 13 hari produksi.

      Gak butuh 3 artikel, cukup 7 baris

      (bwahahahaHAHAHAH…;)

      • dan jangan lupa 10 L air putih tiap pagi xixixi….

      • Baru nemu googling ya.?…xixixix
        Semalaman gak bisa tidur dia gara ngitung BBM. Makanya kalo gugling yg benar.

        Baca yg benar nih..jng asal nyotoy aja.

        http://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20141201144014-92-14981/diminta-susi-awasi-illegal-fishing-tni-al-minta-tambahan-bbm/

        Kalo gak bakat jd tukang ngitung gak usah ikut ngitung tong…mingkem aja di pojokan….xixixix

        • Tambah lg yg ini ya, buat ente nyilem minum kobokan
          Dr sumber yg sama link ente tong…xixixi

          http://otravel.kompas.com/read/2009/11/30/21265654/dephan.lihat.peluang.putihkan.utang.bbm.tni

          ” Saya yakin bagi TNI mereka kan tidak butuh berapa besaran nilai (subsidi) BBM-nya. Buat mereka yang penting kan volume, atau istilahnya kuantum, dari jumlah BBM yang diberikan buat operasi mereka,” kata Purnomo

          Purnomo menambahkan, “dengan asumsi kebutuhan BBM TNI tahun depan sekitar 36 juta-40 juta kiloliter ”

          Tolong matanya dibelokan biar bisa ngitung yg benar….xixixi

          • kalo sumbernya dr gugling gak perlu semalam carinya. Sekedipan mata aja dapat kok….xixixix

          • xixixi gini nih ngasih link gaya bocah, kagak pake dicek !

            36 juta-40 juta kiloliter (2009) itu salah, kemungkinan di wartawan, karena menhan Purnomo jago masalah esdm.

            konsumsi nasional 2016 aja cuman 72,1 KL;

            https://www.tambang.co.id/konsumsi-bbm-2016-diproyeksikan-721-juta-kl-11533/

            Sekedipan mata dan salah bwahahaHAHAHAH..

          • Jiaahahahaha….bisanya ngeles nyalahkan wartawan
            Dasar bocar katrok….xixixi

            Jd lingk ini salah jg wartawannya…xixixi

            http://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20141201144014-92-14981/diminta-susi-awasi-illegal-fishing-tni-al-minta-tambahan-bbm/

            itu cuma utk Al saja dan itu dikatakan oleh pak Marsetio. Baru terpenuhi 27% saja….xixixi

            mungkin yg bener cuma ente…bener gemblungnya
            semua wartawan salah….xixixix

            Ketauan klo nilai matematikanya kebakaran semua waktu sekolah….xixixi

          • andaipun salah dan dikurangi nol nya saja berarti 3 – 4 Jt kilo liter. Masih jauh dari itungan katrok ente…xixixi

          • hehehe,

            jumlah prajurit TNI 370,000 orang atau 0,00148% dari penduduk RI (asumsi 250 juta jiwa)
            kebutuhan bbm-nya 4/72,1 = 5,55% dari kebutuhan nasional?

            cah, bocaaah, xixixi…

          • ini bukan bicara prajurit, bukan bicara jumlah penduduk. ini bicara mesin perang yg minum banyak bbm…..katrok…katrok

            jng pake acara ngeles….xixixi

          • hahahahahahaha, justru itu cah !

            apa leo, marder, anoa, astros tiap hari wira wiri di jalanan ?
            belum tentu 1 x sebulan keluar markas !

            apa c-130 tiap hari berseliweran di angkasa seperti armada garuda, citilink dan semua maskapai swasta ?

            mikir cah !

          • Hallaaahhh…ngeles lg sampe ke garuda, citilink

            Disini bicara idealnya bukan bicara riil yg krn keterbatasan anggaran…..katrok….katrok

            “apa leo, marder, anoa, astros tiap hari wira wiri di jalanan ?
            belum tentu 1 x sebulan keluar markas”

            ya karena sudah dibatasi, kalo kebutuhan ideal yg diberikan pasti bisa 2 x sebulan. Makin banyak latihan makin bagus makin mengasah ketrampilan prajurit.
            Emangnya spt punya negara tetangga yg cuma bisa dilap2 doank di hanggar gak pernah dipake.?

            Makanya mikiiir….jng kebanyakan makan bakpao….xixixi

          • nah nah, angot ni bocah berkebutuhan khusus, mulai vertigo, muter2…

            Disini bicara idealnya..

            ya 810 juta liter per tahun (2009) itu bicara idealnya cah..

          • “ya 810 juta liter per tahun (2009) itu bicara idealnya cah..”

            ideal menurut hitungan wartawan kompas.? …xixixi
            jd siapa yg vertigo.?…xixixi

        • sini tong om ajarin;

          ini link ente (2014),
          TNI Angkatan Laut (AL) Indonesia mengaku belum seratus persen siap menjaga perairan Indonesia..

          ini link om paling atas (2009),
          Menurut Asisten Logistik Panglima TNI Mayjen Abdul Ghofur, dari total kebutuhan BBM TNI, yang dipenuhi pemerintah biasanya hanya 30-40 persen.

          Catet: angka 820.000 bph (2009) adalah angka kebutuhan riil TNI, bukan yang dipenuhi pemerintah

          Paham tong?
          Apa perlu panggil guru les lagi?

          • ulangi,

            angka 810 juta liter (2009) adalah angka kebutuhan riil TNI , bukan yang dipenuhi pemerintah..

          • itu berdasarkan itungan katrok ente….xixixix

            Memang blom 100% siap karena kurang jatah bbm.

            Makanya yg menjadi topik bahasan ane tentang jumlah kebutuhan bbmnya.

            ente aja yg nyablak gak tau arah topik nya…xixixi

          • gak usah banyak ngeles pelototin aja yg ini ya wong katrok…xixixix

            http://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20141201144014-92-14981/diminta-susi-awasi-illegal-fishing-tni-al-minta-tambahan-bbm/

            kasus ditutup dng ente minum kobokan….xixixi

            yuk cari artikel utk topik debat yg lain lg….xixix

          • Makanya yg menjadi topik bahasan ane tentang jumlah kebutuhan bbmnya.

            ya itu yang disebut angka riil kebutuhan bbm TNI, cah!

            anggap aja untuk 2016 = 1,6 M liter xixixi…

          • itu itungan katrok ente yg ngambil asumsi itungan wartawan kompas. bukan sumber dr TNI

            http://nasional.kompas.com/read/2009/12/03/07051091/TNI.Butuh.810.Juta.Liter.BBM.Per.Tahun

            “Kompas menjumlahkan, kira-kira kebutuhan BBM untuk tahun 2009 tersebut mencapai sekitar 810 juta liter.”

            Gak ada dr link itu yg mengatakan itu hitungan dr TNI atau Kemenhan.

            Makanya dibaca yg bener jng asal nyomot aja…..xixixi

            Udahlah….males ane ngeladenin ente yg lemot trus…jd laper….xixixix

          • waduh, itu guru les baca yang dulu emang gak bener !

            TNI telah menghitung kebutuhan bahan bakar minyak per tahun. Pemerintah diharapkan melihat bahwa selama ini TNI banyak diminta tolong berbagai departemen terkait kebutuhan transportasi laut dan udara. Kebutuhan tersebut rata-rata mencapai 810 juta liter per tahun.

          • haalaaahhh ngeles doang bisanya. Dasar bocah katrok….xixix

            sudah jelas2 dibawah ditulis :

            “Kompas menjumlahkan, kira-kira kebutuhan BBM untuk tahun 2009 tersebut mencapai sekitar 810 juta liter.”

            TNI telah menghitung tapi yg mengasumsikan jumlahnya wartawan Kompas bukan dr TNI….begitu lho….katroookkk

            “waduh, itu guru les baca yang dulu emang gak bener !”
            ya memang guru les ente gak bener, makanya ente kagak pernah bener……xixixixi

          • TNI telah menghitung tapi yg mengasumsikan jumlahnya wartawan Kompas bukan dr TNI

            emang harus sabar & maklum klo berhadapan dengan bocah,

            http://a.abcnews.com/images/GMA/abc_rion_131220_wg.jpg

          • Kalo sdh kalah debat, dia mulai upload fotonya…..xixixi

            sono makan yg banyak biar gak cacingen dan lemot…xixixi

          • monggo cah, monggo mimpi di siang bolong merasa menang, & orang2 yang baca hanya bisa merasa kasihan..xixixi…

          • “orang2 yang baca hanya bisa merasa kasihan..xixixi…”

            Yg jelas kasihan dng ente yg doyan ngeyel….xixixix

            gak ada salahnya baca link ini :

            https://m.kaskus.co.id/thread/546ad9ae6208812c4d8b4569/sterong-jokowi-perintahkan-tni-tenggelamkan-kapal-asing-pencuri-ikan/12

            disana ada hitungan berapa kilo liter kebutuhan bbm sebulan sekelas korvet sigma.

          • ya dihitung aja cah, asumsi om kebutuhan bbm TNI 2017 = 1,6M liter = 10,062,893 barel /thn = 838,574 barel / bulan.

            anggap utk TNI AL 40% karena masalah utama kedaulatan adalah pencurian ikan, penyelundupan dsb = 335,430 barel / bulan

            data:
            minyak 3 juta barel itu cukup untuk menjalankan 540 AB Class selama sebulan..
            Atau 1354 unit bung tomo class
            Atau 2546 unit sigma korvet
            Atau 3609 unit fatahillah class
            Atau 7474 unit KCR 60

            jatah bulanan TNI AL cukup untuk menjalankan:
            (335,430 / 3,000,000) x 7474 KCR 60
            = 835 unit KCR 60

            lebih dari cukup ya cah ?

            BBBBbbbwahahahahaHAHAHAHAHAHA….

          • makin katrok si entong

            Kalau Panglima minta 350,000 kiloliter perbulan maka setiap bulan kita bisa mengoperasikan :
            Maksimum = 400.9 unit sigma
            18 knot = 617.8 unit sigma
            14 knot = 707.7 unit sigma

            617/10 hr = 61,7 unit / operasional bergantian

            350.000 kl x 12 = 4.200.000 kl/thn
            =4,5 M liter/Thn
            Utk operasional KRI saja blom yg lainnya
            yg dikasi pemerintah cuma 1,5 M liter/thn utk TNI AL saja kata KASAL nya.

            http://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20141201144014-92-14981/diminta-susi-awasi-illegal-fishing-tni-al-minta-tambahan-bbm/

            cukup nda ya dng hitungannya yg cuma wartawan Kompas….xixixixi

          • jd yg menang dari debat pilkadut di atas kali ini siapa?

          • tong, hitungan ente dan angka di link beda xixixi…

            Panglima minta 350,000 kiloliter perbulan

            link:
            Menurut KSAL, saat ini kebutuhan TNI AL akan BBM mencapai 5,6 juta kiloliter (KL) solar per tahun

            alias 5,600,000 KL /12 = 466,666 KL / bulan.

            yang bener mana ?
            xixixi..

          • dan beda lagi dengan data acuan Arleigh Burke class sebelumnya dari kaskus !

            pokoknya data ente berantakan, xixixi…

          • Yg berantakan itu data dr sumber ente…katrookk
            atau pikiran ente yg mulai berantakan.?….ixixixixi

            Sdh dibilang itu link utk ngitung kebutuhan bbm korvet sigma….katrook bebal
            Tentu yg dipake adalah statment dr petinggi TNI. Ini dia linknya

            http://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20141201144014-92-14981/diminta-susi-awasi-illegal-fishing-tni-al-minta-tambahan-bbm/

            “Sekarang ada hambatan dengan bahan bakar, ketersediaan bahan bakar ini baru terpenuhi 27 persen saja dari kebutuhan,” kata Marsetio saat ditemui usai menandatangani kerjasama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan di Markas Besar TNI AL di Cilangkap, Jakarta Timur, Senin (1/12).”

            “Menurutnya, saat ini kebutuhan TNI AL akan BBM mencapai 5,6 juta kiloliter (KL) solar per tahun namun baru terpenuhi 1,5 juta (KL). Hal tersebut yang menurutnya membuat TNI AL selama ini kesulitan mengejar para pelaku illegal fishing.”

            udah jelas2 yg ngomong petinggi TNI AL malah itungan wartawan kompas yg dipertahankan udah gitu ada embel2 “kira2 lg” berarti diapun gak tau pasti kebutuhan realnya…..katrokk…katrokk

            “Kompas menjumlahkan, kira-kira kebutuhan BBM untuk tahun 2009 tersebut mencapai sekitar 810 juta liter.”

          • Kalo masih juga katrookk wal bebal jg yo wes panganen dewe. Toh gak pengaruh dng hidup gue. InsyaAllah gak buat hidup gue jadi miskin dan gak akan buat hidup ente jd kaya….xixixix

            wasalamm wak katrookk wal bebal bin ngelesiyah…jam kantor sdh habis, ane mau pulang. gak mutu debat ente…xixixi

          • gak ngerasa klo yang katrook bebal itu ente ?

            ini dari mana ?

            Kalau Panglima minta 350,000 kiloliter perbulan maka setiap bulan kita bisa mengoperasikan:

            kok kompas ?

          • wasalamm wak katrookk wal bebal bin ngelesiyah….sak karep mu

            belajar baca lg yg bener…trok…katrok. Dipahami, diresapi, dihayati tp jng ditangisi…xixixix

          • harap maklum warjagers

            bocah berkebutuhan khusus lagi bete..

          • IYa…warjager maklum kok dng kelakuan ente yg doyan ngeles…wak katrok…xixixi

      • Ini Ubed Beg* ???
        Lifting nasional itu 800.000 BBL / day, itu masing ngutang
        Kebutuhan nasional itu kita 1.5 Jt BBL/Day
        artinya kita masih ngutang 700.000 tiap hari, kudu impor segitu tiap harinya.

        • udah tahu itu mah tong, tapi dalam keadaan genting (mis jalur kapal tanker impor diblokade musuh) lifting nasional bisa diprioritaskan untuk keperluan TNI..

  11. Perbandinfan kekuatan as vs china skr blm penting, justru yg harus dibandingkan kekuatan militer as, korsel, jepang dan australia vs korut…nah itu baru seru…berapa jumlah rudal konvensional, brp jumlah icbm nuklir, brp jumlah kasel, destro, frigat, korvet dan mothership….utk darat, brp jmlh mbt, lapis baja, medium tank dan mlrs nya…utk udara, brp jet tempur utama, ringan dan angkut…

  12. Semestinya kita sdh naik panggung untuk diperbandingkan kekuatan militernya, tapi bagaimana belum juga…hanya bisa menghitung orang punya…

  13. Liaoning tuh cmn kyk janda yg bnyk upgrade penampilan tp gk prnh pny pengalaman tempur..
    Klo kpl induk amrik kinyis kinyis spt perawan tp sdh bnyk pengalaman tempur..

  14. Bbm kenapa bingung kita exportir cpo terbesar koq, tinggal dikonversikan sj jd bbm terbarukan utk mesin diesel , sdh selesai , biarkan yg lain koar koar kehabisan minyak goreng asal kita tidak kekurangan bbm

  15. Indonesia negara kepulauan, tidak perlu kapal Induk, jadi yang perlu adalah kapal fregat dan penghancur di perbanyak. Selain itu perlu adanya pasukan rudal yg di tempatkan di lokasi strategis. patroli maritim perlu juga di perlengkapi senjata berat seperti KCR misalnya. Armada laut di perbanyak, maka depo logistik harus lebih banyak dan di tempatkan tidak harus di pulau Jawa saja; dan depo ini bisa bertahan lebih dari 10 hari jika terjadi konflik perang, guna mendukung mobilisasi.

  16. TNIAL berdiri tahun 1945 masih blom punya kapal tenaga nuklir

  17. Dlm kondisi ekonomi sekarang NKRI bs masuk 10 besar sudah Alhamdulillah, walau katanya tidak semua dipublikasikan!

  18. hm… jet lii lawan rambo

  19. Yang saya masih gak habis pikir adalah kira-kira jin AS dan jin China lebih canggih mana ya peradabannya?

  20. iseng2 ah, cek angka di artikel ini,

    http://www.cnnindonesia.com/ekonomi/20141201144014-92-14981/diminta-susi-awasi-illegal-fishing-tni-al-minta-tambahan-bbm/

    Marsetio menjelaskan saat ini TNI AL hanya memiliki armada kapal berjumlah 64 unit.
    Menurutnya, saat ini kebutuhan TNI AL akan BBM mencapai 5,6 juta kiloliter (KL) solar per tahun namun baru terpenuhi 1,5 juta (KL).

    5,6 juta kiloliter (KL) solar per tahun?

    padahal konsumsi nasional 2016 hanya 72,1 juta KL, udah termasuk konsumsi bbm kapal niaga nasional.

    menurut I N S A (INDONESIAN NATIONAL SHIPOWNERS’ ASSOCIATION), hingga Mei 2016, jumlah kapal nasional mencapai 20.687 unit, gross tonnage = 26,61 juta GT.

    konversi GT – dwt (deadweight)
    General Cargo: 1 GT = 1,44 dwt
    Passenger 1 GT = 0,9 dwt
    armada nasional campuran antara kapal penumpang dan kapal barang, jadi angka konversi dirata2kan; (1,44 + 0,9) / 2 = 1,17

    26,61 juta GT = 1,17 x 26,61 juta dwt = 31,134 juta dwt

    displacement kapal = deadweight (muatan) + lightweight (berat kosong; mesin, hull, struktur dsb)

    anggap untuk armada kapal niaga nasional, displacement kapal = deadweight (muatan).
    lightweight dikorting, = 0
    sehingga displacement armada kapal niaga nasional = 31,134 juta dwt

    sbg bandingan, displacement fregat ahmad yani class hanya 2.200 ton, jika displacement 64 KRI disamakan semua 2.200 ton, hanya 64 x 2.200 ton = 140.800 ton !

    displacement 64 KRI = 140.800 / 31.134.000 = 0,0045 = 0,45% armada kapal niaga nasional
    tapi konsumsi bbm-nya = 5,6 juta KL / 72,1 juta KL = 7,77% konsumsi bbm nasional ?

    ehmm hmm…

 Leave a Reply