Perdana Menteri Malaysia Tertarik FA-50 Korea Selatan

Mock-up FA-50

JakartaGreater.com, Sacheon (Korea Selatan) – Perdana Menteri Tun Dr Mahathir Mohamad telah menyatakan minatnya pada program jet tempur buatan Korea Selatan.

Hal itu dinyatakan Perdana Menteri saat melakukan kunjungan ke Korea Aerospace Industries Ltd (KAI) dan mengatakan dirinya sangat ingin melihat kemajuan industri pesawat terbang Korea Selatan, lansir News Strait Times.

Dr Mahathir menghabiskan lebih dari satu jam di fasilitas KAI, yang terletak sekitar dua jam perjalanan dari Busan.

Dr Mahathir, yang berada di Korea Selatan untuk menghadiri KTT Asean-Republic of Korea Commemorative Summit di Busan, tiba di fasilitas KAI dengan helikopter.

Mahathir bertemu dengan Menteri Defence Acquisition Program Administration (DAPA) Korea Selatan, Wang Jung-Hong dan CEO KAI, Ahn Hyun-Ho.

Perdana menteri didampingi oleh Menteri Luar Negeri Datuk Saifuddin Abdullah dan Menteri Perdagangan dan Industri Internasional Datuk Ignatius Darell Leiking.

Industri Dirgantara Korea, yang biasa disebut KAI, adalah perusahaan dirgantara dan pertahanan Korea Selatan. Selama kunjungannya ke fasilitas itu, perdana menteri terutama terpesona dengan KAI yang membuat pesawat tempur ringan FA-50.

KAI FA-50 adalah varian tempur dari T-50, pesawat supersonik i pertama Korea Selatan dan salah satu dari sedikit pesawat latih supersonik di dunia.

KAI juga mengembangkan jet tempur siluman generasi 4,5 KF-X, upaya bersama Korea Selatan dan Indonesia. Program ini dipelopori oleh Korea Selatan yang memegang 80 persen saham. Indonesia bergabung pada 2010 dan memiliki sisa 20 persen saham di proyek tersebut.

Dr Mahathir selama kunjungannya juga mengatakan bahwa Korea Selatan telah maju pesat sejak ia terakhir mengunjungi negara itu pada tahun 2002.

TERPOPULER

Satu pemikiran pada “Perdana Menteri Malaysia Tertarik FA-50 Korea Selatan”

Tinggalkan komentar