Nov 192016
 

Tim Eastern Fleet Quick Response Lanal Palu. (TNI AL)

Tim Eastern Fleet Quick Response Lanal Palu. (TNI AL)


Guna meningkatkan keamanan di wilayah perairan, Komandan Pangkalan Angkatan Laut (Danlanal) Palu, Letkol Marinir Mikaryo Widodo, meresmikan pembentukan tim Eastern Fleet Quick Response (EFQR).

Peresmian tersebut dilaksanakan di dermaga TNI Angkatan Laut Watusampu, Kota Palu, pada hari Kamis (17/11) kemarin.

“Tujuan pembentukan Satgas siaga kedaruratan Eastern Fleet Quick Response (EFQR) Lanal Palu yang merupakan dibawah Kodal Lantamal VI Makassar adalah untuk mencegah pelanggaran hukum di laut yang dapat mengganggu stabilitas keamanan laut di wilayah kerja Lanal Palu,” ujar Letkol Marinir Mikaryo.

Lebih lanjut, Danlanal Palu mengatakan bahwa keberadaan tim EFQR merupakan bentuk respon cepat dalam menghadapi berbagai kejadian darurat.

“Harapan ke depan bila masyarakat di sekitar perairan Sulawesi Tengah menemukan atau mendapatkan informasi adanya kegiatan illegal bisa langsung menghubungi tim EFQR ini,” kata Letkol Marinir Mikaryo.

Dalam melaksanakan tugas, tim EFQR selalu berkoordinasi dengan instansi-instansi terkait guna mendukung Tupoksi Lanal Palu secara optimal.

Sumber: TNI AL

Bagikan:

  13 Responses to “Peresmian Tim Eastern Fleet Quick Response Lanal Palu”

  1.  

    Lanjutkn

  2.  

    Mantap…pagar nkri makin rapat saja.
    Smg diperbayak pagar darat, laut dan udaranya.
    Bravo NKRI !

  3.  

    bung diego angkat berita al tiongkok tembak kapal tni…sangat sedih kalo beneran di tembak…sampe ga berani tni kita?

  4.  

    Dipertahankan terus keberadaanya….jgn sampe mlempem….perlu jg di dukung drone maritim

  5.  

    Tes

  6.  

    Lanal strategis dijaga ketat

  7.  

    disiapin pula boat2 super cepat yg mampu mengangkut rudal C802

  8.  

    Quick express..

    •  

      Dunia memandang kagum dengan keberhasilan Western Fleet Quick Respone ( WFQR ) yang sudah banyak mengukir prestasi dalam mengamankan perairan barat Indonesia terutama selat malaka .
      Mungkin termotivasi dengan keberhasilan ini maka sekarang di bentuk untuk bagian timur Indonesia . Tentu tantangan beda dengan bagian barat yang banyak penyelundupan .Bagian timur rawan pencurian ikan /illegal logging/ terroris dan kejahatan umum laut lainnya .Semoga juga bisa sukses seperti WFQR .

  9.  

    Thanks for posting this info.

 Leave a Reply