Dec 282015
 

Rusia meningkatkan kehadiran  militernya di Arktika, dengan mengirimkan pasukan dan peluru kendali untuk memperkuat posisinya dalam persaingan atas wilayah kaya akan minyak di Kutub Utara tersebut. Selain mengerahkan peluru kendali anti pesawat ke kawasan Arktika, Presiden Vladimir Putin juga mengunjungi pengembangan enam basis operasi migas baru, sekaligus melihat langsung persaingan negara-negara lainnya di kawasan tersebut.

Diperkirakan miliaran ton minyak dan gas masih tersimpan di bawah dataran Arktika yang masih menjadi sumber perselisihan sejumlah negara. Arktika merupakan satu-satunya kawasan di dunia yang belum diatur. Rusia, Norwegia, Denmark dan Kanada telah mengajukan klaim ke PBB kepemilikan atas sejumlah bagian di kawasan tersebut.

Putin memiliki rencana jangka panjang termasuk membangun 13 pangkalan udara dan 10 basis radar di Arktika. “Rusia punya kepentingan strategis di Arktika karena cadangan minyak dan gas yang signifikan,” kata Igor Korotchenko, editor jurnal Keamanan Nasional yang berbasis di Moskow kepada The Times, 26 Desember 2015. “Alamnya sangat berat, khususnya di musim dingin, basis-basis baru ini akan memungkinkan pasukan Rusia ditempatkan disana sepanjang tahun, dan mengawasi areal udara sekitar ratusan kilometer di sekitarnya,” tambahnya.

Sekitar 150 tentara Rusia kabarnya telah ditempatkan di basis Trefoil Arktika, yang terletak di pulau Alexandra yang dimiliki Rusia, di jantung lingkaran Arktika. Menteri Pertahanan Rusia juga telah menyatakan pengerahan peluru kendali pertahanan udara S-400 dimulai pada Desember ini, di kepulauan Novaya Zemlya, dan di pelabuhan Tiksi di Arktika.

 

Sumber: the times

 Posted by on December 28, 2015

  10 Responses to “Rusia Kerahkan Militer ke Arktika”

  1.  

    good

    •  

      kalau cuma bawa sarung doang pergi arktik pasti dah mati beku ya…..
      yang jadi pertanyaan adalah rudal s400 kalau di tempatkan di arktik masih moncer gak ya……atau ikutan membeku sehingga sewaktu digunakan macet…..

  2.  

    mantab….

  3.  

    Bertugas di Arktika, sangunya selimut tebal dan wedang jahe agar tubuh tetap terasa hangat dan segar. Udara dingin yg menusuk tulang mampu membuat daya konsentrasi berkurang. Konon, pd dasawarsa 60 an ada kapal selam nuklir milik angkatan laut USA (USS Nautilus) mampu berlayar dibawah es benua Artktika. Apakah kira-kira pasukan penjaga Arktika milik Rusia memiliki sarana untuk mendeteksi kapal selam? Riskan juga bila benua (kutub) yg seluruhnya hanya es yg mengapung sampai menjadi ajang perang, dikawatirkan akan membuat es di Arktika mencair, dg demikian bisa menambah volume air laut dunia yg kemudian mengurangi wilayah daratan karena penambahan volume air laut menenggelamkan pulau-pulau yg kurang besar sementara dilain tempat akan menaikan (pasang) air laut pd pantai-pantai….

  4.  

    jauh2 deh sana dari Indonesia kalau mau klaim-klaiman…LCS aja masih panas dngin

  5.  

    Kasihan para prajuritnya.

  6.  

    wow..sudut pengambilan gambar yg bagus picture nomor 1..kapal layar tiang tinggi

  7.  

    “Rusia punya kepentingan
    strategis di Arktika karena cadangan minyak dan
    gas yang signifikan,” kata Igor Korotchenko.

    It’s all about money and resources, no more….