Aug 082018
 

Su-35 Rusia.. (photo : facebook MoD Russia – Mil.ru).

Magetan – Kepala Dinas Pengamanan dan Sandi Angkatan Udara (Kadispamsanau) Marsma TNI Andi Kustoro bersama Deputy Director of The Air Force Departement Rusia, Tsyplakov Yury berserta tim melakukan survei ke Lanud Iswahjudi, Magetan, Jawa Timur, Senin, 7-8-2018, dirilis ANTARA.

Kepala Penerangan Lanud Iswahjudi, Mayor Sus Hamdi Londong Allo menjelaskan, survei yang dilakukan oleh tim dari Rusia guna persiapan kedatangan pesawat Sukhoi SU-35 yang dibeli pemerintah Indonesia dari Rusia.

“Survei dimaksudkan untuk menentukan lokasi dan kebutuhan yang akan dipersiapkan oleh pihak pabrikan pesawat Sukhoi SU-35 Komsomolsk-on-Amur Aircraft Plant,” ucapnya, menjelaskan.

Menurut rencana, kata Mayor Londong, survei akan berlangsung selama dua hari dan melibatkan 10 ahli dari negara Rusia.

“Selama di Lanud Iswahjudi rombongan dibawa ke Skadron Udara 14. Meliputi hanggar, `shelter`, `apron`, `aerodrome`, `ruway`, `taxyway`, `fire fighter vehicles`, GPL, simulator, Depo 60, dan objek lainnya,” paparnya.

Ia menjelaskan, peninjauan dimaksudkan untuk melihat kesiapan lokasi yang akan digunakan untuk bermukimnya pesawat canggih Sukhoi SU-35.

“Peninjauan ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan Pemerintah Indonesia yang akan memboyong 11 pesawat Sukhoi SU-35 yang akan menggantikan pesawat pendahulunya F-5 Tiger,” tutur Mayor Londong.

  11 Responses to “Persiapan Su-35, Tim Rusia Tinjau Lanud Iswahjudi”

  1.  

    Ane Saat Ini Bad Mod Karena Nggak Ada F-16V & F-35 dan Tertundax IFX !

  2.  

    OOT,

    Salah satu contoh pembangunan infrastruktur yang tidak tepat sasaran 😆 hanya demi pencitraan semata

    Tarif Mahal, Masyarakat Enggan Gunakan Jalan Tol Medan-Tebing Tinggi

    Dalam beberapa hari terakhir, Fraksi PKS DPRD Medan menerima keluhan masyarakat terkait pemberlakuan tarif tol Medan-Tebingtinggi yang dinilai cukup mahal. Ketua Fraksi PKS, Jumadi, mengatakan, mahalnya tarif tol tersebut membuat masyarakat enggan melewati jalur tol.

    “Kalau begini, salah satu fungsi jalan tol untuk mengurai kemacetan tak akan tercapai,” katanya di Medan, Rabu (8/8/2018).

    Sebagai contoh, tarif jalan tol Tanjungmulia ke Sei Rampah dikenakan biaya sebesar Rp 50.000, Amplas-Rampah Rp 47.000. Menurut Jumadi, tingginya tarif tol tersebut dikarenakan tidak dikelola murni oleh PT Jasa Marga.

    Saat ini banyak jalan tol yang dikelola pihak ketiga, baik swasta asing maupun swasta dalam negeri. “Dengan kondisi ini, tarif yang mereka berlakukan tentu saja mengacu kepada harga tarif standar internasional,” ungkapnya.

    Masalahnya, penetapan tarif tinggi itu belum sesuai dengan kondisi ekonomi masyarakat Sumut pada umumnya. Demikian juga dengan kemampuan masyarakat untuk menggunakan tol tersebut.

    Diilustrasikannya, tarif tol dari Medan menuju Sei Rampah yang jaraknya 42 Km, pengguna jalan tol dikenakan tarif sebesar Rp 41.000. Demikian pula dari Bandara Kuala Namu ke Sei Rampah berjarak 42 km, harus membayar Rp 41.000. Sementara, jalan tol yang dikelola oleh PT Jasa Marga dari Tanjungmorawa ke Belawan dengan jarak 32 km, hanya dikenakan Rp 8.000.

    Jelas sekali terjadi disparitas tarif yang cukup lebar antara tol yang dikelola oleh Jasa Marga dengan pihak swasta.

    Disebutkannya, keberadaan jalan tol bukan semata-mata bagian dari bisnis. Sebab jalan tol itu merupakan sarana pelayanan publik yang digunakan masyarakat banyak. Lagipula tujuan dibangunnya jalan tol juga untuk mengurai kemacetan lalu lintas di jalan primer, mempercepat transportasi pelayanan darat.

    Dengan mahalnya tarip tersebut akhirnya masyarakat umum enggan melaluinya. Artinya, rencana untuk mengurangi dampak kemacetan lalu lintas yang ada di jalan primer, tidak tercapai. Karena kendaraan umum dan truk lebih banyak memilih jalan melalui jalan primer karena mahalnya tarif tol.

    Meskipun selisih waktu tempuh hingga dua jam, apabila sekali melintas dikenakan Rp 122.000, supirnya pasti berpikir, uang sebanyak itu bisa digunakan untuk makan dua hari. “Ini jadi pertimbangan rakyat kecil, khususnya supir,” pungkasnya.

  3.  

    OOT…
    PERANG BESAR PD vs PAN

    Dituding Terima Rp 500 M, PAN Ancam Tuntut Elite PD Andi Arief

    Jakarta – Wasekjen Partai Demokrat (PD) Andi Arief menuding PAN dan PKS mendapat uang Rp 500 miliar dari Sandiaga Uno agar bisa menjadi cawapres Prabowo Subianto. PAN meminta Andi mencabut ucapannya bila tidak ingin dituntut.

    “Itu tidak benar dan fitnah, ya. Dan mulut comberan Andi Arief itu harap disetop itu. Kalau nggak, kita akan kita tuntut dia di meja hukum,” ujar Ketua DPP Yandri Susanto saat dihubungi, Rabu (8/8/2019)

    “Memang nggak ada itu. Itu kan sesuatu yang tidak ada sama sekali. Jadi kita minta Andi Arief cabut pernyataan itu. Kalau tidak, akan kita tuntut secara hukum,” tegasnya.

    Sebelumnya diberitakan, Andi menyebut Sandi menyetor Rp 500 miliar ke PAN-PKS untuk jadi cawapres Prabowo.

    “Sandi Uno yang sanggup membayar PAN dan PKS masing-masing Rp 500 M menjadi pilihannya untuk cawapres,” ujar Andi kepada wartawan,

    https://detik.com/news/berita/d-4157084/dituding-terima-rp-500-m-pan-ancam-tuntut-elite-pd-andi-arief

    😎

  4.  

    anaknya Mbok Rosiyah bingung, beli 11 unit kok hanggarnya buanyak benerrrr????

 Leave a Reply