May 302016
 

Dinas Hidro Oseanografi (Dishidros) Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) akan melakukan survei dan pemetaan di laut Sulawesi yang menjadi wilayah perbatasan antara Indonesia, Malaysia dan Filipina. Survei itu dilakukan oleh kapal khusus milik Dishidros TNI AL, yaitu KRI Spica-934.

Kasubdisraplingla Kolonel Laut Dwi Santosa mengatakan bahwa KRI Spica-934 merupakan kapal buatan Perancis yang didesain khusus untuk pengambilan dan pemutakhiran data pada pemetaan. Kapal itu memiliki autonomous underwater vehicle, yaitu kapal selam tanpa awak yang dapat bergerak secara otomatis menyusuri dasar laut. Dalam menjalankan misi, kapal itu bergerak secara mandiri berdasarkan input operator serta dilengkapi dengan forward looking sonar dan mampu bekerja secara stimulan selama 24 jam.

Kapal tercanggih se–Asia Tenggara ini memiliki panjang 60 meter dengan kapasitas mesin diesel 8V 4000M53 dengan kecepatan maksimal 14 knots dan memiliki satu unit robot yang juga berfungsi sebagai pengambil data pada dasar laut yang relatif dangkal dan mudah dijangkau.

Meskipun dirancang sebagai kapal pembantu dalam survei dan pemetaaan, dari segi persenjataan kapal itu dilengkapi dengan meriam PSU Rheinmetail kaliber 20 mm. Namun, Kolonel Laut Dwi mengakui bahwa kecanggihan persenjataan kapal itu tidak secanggih dengan KRI dikhususkan pada bidangnya.

Kolonel Laut Dwi menjelaskan bahwa laut Sulawesi merupakan perairan laut yang berbatasan langsung dengan Malaysia dan Filipina, serta merupakan corong alur laut kepulauan Indonesia (ALKI II) yang memiliki tingkat kerawanan terhadap perompakan. Selain itu, laut Sulawesi masih dalam proses perundingan batas maritim dengan negara tetangga, sehingga perlu adanya survei, pemetaan serta pemutakhiran data.

Hasil survei dan pemetaan yang dilakukan nantinya akan dijadikan sebagai acuan dalam melakukan perjanjian bilateral, ataupun negoisasi kepada negara yang berbatasan langsung dengan Indonesia.

Sumber: Radar Tarakan

  39 Responses to “Pertegas Batas Wilayah dengan Filipina dan Malaysia, KRI Spica-934 Lakukan Pemetaan di Laut Sulawesi”

  1. test saja

  2. tedjo keur sare meren…biasanya juga bung rusky yg hobby pertamax..hehhee

  3. Joooos…gandhooooos….oke..lanjutkan..!!!!

  4. kapal paling canggih……
    enak didengernya.
    semoga alutsista yg laen mendapatkan julukan sperti itu juga.
    Amiiin.

    • paling canggih..?? acuannya dari mana..??

      • @carin

        Ukurannya gini neng,,,

        1. Dari platformnya, spica bodinya dr aluminium yang bobotnya cukup ringn dan berdimensi ringkas shg total medan magnet yang ditimbulkan tidak mengganggu/berinterferensi (cukup rendah) dg kinerja sensor/robot bawah air/drone yang dibawa (bisa dibandingkan dg kapal survey sejenis milik thailand dan maalaysia yang ukurannya jauh lebih besar)
        2. Kapal ini memiliki istilahnya “dynamic propeller”…kapal2 survey ketika sdg “bekerja” membutuhkan kestabilan yang tinggi dan bekerja pd kecepatan yang rendah (+/- 5 knot) untuk mendapatkan image permukaan dasar laut atau parameter lain yang sedang diteliti krn sebagian besar sensor yang dibawa bekerja dg prinsip sonar, dan sebagian lagi sensor optik. Propeller jenis mampu menjaga kapal tetap berlayar dg stabil pd koordinat yang diinginkan pd kecepatan sangat rendah…hal ini didukung dg sistem navigasi yang canggih). Propeler jenis yang terpasang pd spica memiliki kekhasan olakan yang ditimbulkannya sangat halus shg tidak mengacaukan pendeteksian oleh sensor2 yang dibawa.
        3. Dilengkapi seperangkat sensor canggih yang disesuaikan dg keunikan geografis perairan indonesia yang sebagian besar adl perairan dangkal.
        4. Desain interior kapal bersifat modular dan menerapkan konsep interior pd kapal komersial shg awak kapal dan peneliti yang bekerja didalamnya merasa cukup nyaman bekerja dg durasi yang panjang.
        5. Udah ahh…capek

        • Sangat details …
          Semoga jelas ….
          Kapal ini memang kapal canggih Dan vital…. Dia yang akan memberi jalan Dan pets Bagi kapal selam Kita nanti …seluk beluk laut Kita dipetakan secara jelas Dan detail …
          Alat2nya canggih Dan Mahal sekali …
          Kalau platform kapal nya sih tidak Mahal….biasa saja jeroan nya Mahal…Semoga jelas …

        • @DA
          Wow bung @DA, anda emang joss…
          Thank infonya..

          Tp kapal oceanografik bukannya rata2 memang kayak gitu ya?

        • @kambing

          Spica tergolong kapal survey hidrography terbaru yang berkonsep low cost platform…dg desain yang ringkas dan berbahan aluminium, serta memiliki draft yang pendek…sgt sesuai dg perairan kita yang dangkal.

          Kapal survey sejenis milik thailand(buatan damen), milik malaysia, jepang, cina dimensinya bongsor dan pasti lebih mahal…(bentuknya mirip kapal survey BPPT yang juga dibeli dr prancis).

          Tapi kembali kekejelian dlm memilih platform disesuaikan dg kebutuhan operasionalnya

        • @kambing

          Maaf…kelupaan, spica lebih dioptimalkan sbg kapal survey hidrografy (utk penelitian laut litoral), shg sensor dan peralatan pendukungnya disesuaikan dg karakter dan kedalaman laut litoral…walaupun tetap bisa melakukan penelitian oceaanography dalam skala terbatas

        • @DA
          Ok bung @DA terima kasih banyak.
          I Love U full..

  5. Nyari tmp strategis di dasar laut wat ngumpet kapal selam kita

  6. Carin@baca dulu br comen,disitu dibilang kapal canggih se asia tenggara,dasar tukang bully kampungan loe,norak komennya.

    • @ Angling saja
      kan aku nanya acuannya apa..?? kok jawabnya begitu bag…:((.
      ia bang aku kampungan banget…..dan norak komennya…
      aku di bully ….helppp..nasi kebully……hhhmmm asiikkk
      ahh..si abang ini oon banget….
      ha ha ha
      santai aja bang..

  7. bwt ngukur perairan tambak pak haji….wuehehe….canggih sih soallnya…

  8. Huahaahahah

  9. btw ni kapal dapat tot apa ya..ada yang tau..?

  10. Wuih langsung deh kapal canggihnya keluar dari Markas setelah beberapa bulan diserahkan terima kan ke TNI-AL…kira2 di periode kali ini KRI apa lagi yg akan di pesan utk menambah kekuatan Armada TNI-AL krn Baik KRI SPICA ato PKR-105 adalah Produk kebijakan Periode yg lalu maka masih ditunggu nih Alutsista apa saja yg akan ditambah oleh pemerintah Bapak Jokowi utk mendukung Slogan Poros Maritim dunianya serta Nawacita Beliau

  11. Tercanggih teknologinya dalam lingkup pemetaan dasar laut

  12. Apa hubungannya dg ketakutan Singapura dan Australia Tung? Kapal itu bukan untuk menakut-nakuti…

  13. Katanya tercanggih di Asia, kok sekarang jadi tercanggih di Asia Tenggara ? Downgrade dong jadinya.

  14. ok..lah kalau begitu..keliatan.y pemerintah sekarang kebagian melengkapi yg kemaren pd kosong dantdk lengkap..jadi paling nambah alutsista.y .. mungkin ga banyak..

  15. Biasanya denger kata jaguh sekawasan pasti milik tetangga e dodo e..ternyata bukan malah milik tni..bangganya.

  16. Heheheheee…ya..ya..

  17. Nyobain barang baru ni….

  18. Kalo aku tdk komentari kapalnya dech. Tp masalah situasi perbatasan yg sering diaku-akui si raja maling dari utara. Tau sendiri khan si raja maling beserta penduduknyA slalu mencari kesempatan dan peluang utk maling wilayah RI,baik wilayah darat dan laut. Makaan si raja maling perintahkan menterinya utk ulur waktu untuk menolak perjanjiann batas wilayah dgn RI supaya kemudian hari bisa diklaim menjadi wilayahnya. Wilayah sabah yg disewanya dari Kerajaan sulu filiphina pun sdh diakui menjadi miliknya. Itulah sifat raja dan negara maling yg tak ada malu. Untuk itu IndonesiA harus tegas pada perbatasannya dan lakukan pemaksaan perjanjian perbatasan pd negara maling tersebut utk menghindari pengakuan sepihak siraja maling dari utara.

  19. Mungkin disuruh nyari 384 kali.

  20. Memperjelas batas wilayah perbatasan kita, terutama dengan malay tuh, si agresif yang suka makan wilayah negara lain..

  21. Biasanya kalo denger kata jaguh sekawasan itu pasti miliknya tetangga yang merasa paling jaguh di rantau ini…e dodo e ternyata milik kita.,alhamdulillah jadi bangga.

  22. Lalu bagaimana pengesahan batas wilayah tersebut?
    Masalah yang berulang ulang.

  23. Koq ga ada yg mengulas berita tenggelamnya KRI pati unus ya

 Leave a Reply