Jan 212019
 

Rudal jelajah supersonik HD-1 buatan Guangdong Hongda Blasting Company, China © Asian Military Review

JakartaGreater.com – Guangdong Hongda Blasting Company, sebuah perusahaan berbasis di Guangzhou China yang berspesialisasi dalam bidang bahan peledak komersial dan peralatan pertambangan, mengejutkan dunia pada awal Oktober ketika mengumumkan telah berhasil meluncurkan dan menguji rudal jelajah supersonik yang disebut HD-1, sepreti dilansir dari laman Asian Military Review, awal Januari.

Rincian lebih lanjut dari pengembangan rudal kemudian dirilis oleh perusahaan tersebut. Ini mengungkapkan bahwa HD-1 adalah senjata serang presisi berbasis darat dengan jangkauan maksimum 290 km dan dapat melakukan perjalanan dengan kecepatan antara 2.2 hingga 3.5 Mach tergantung pada profil penerbangannya.

Menurut perusahaan, rudal dapat melakukan operasi anti-kapal sea skimming yang terbang pada ketinggian 5-10 meter diatas ombak, atau terbang di ketinggian hingga 15 km sebelum menyelam untuk targetnya dari atas.

Rudal jelajah supersonik HD-1 ini menggunakan teknologi propulsi ramjet untuk mencapai kecepatan super, tetapi membutuhkan roket pendorong untuk mencapai ketinggian dan kecepatan yang memadai untuk menggunakan ramjets-nya. Rudal ditujukan untuk pasar ekspor yang dapat diadaptasi untuk operasi peluncuran dari pesawat dan kapal perang, dan memperluas kegunaannya bagi pelanggan potensial.

Rudal jelajah Babur aka Hatf 7 buatan Pakistan. © M. Asif Amin via Wikimedia Commons

Perkembangan pesat pesat evolusi persenjataan rudal Pakistan membentuk bagian penting dari strategi pertahanannya dan hingga saat ini terdiri dari rudal balistik jarak pendek dan menengah, tetapi juga membuat langkah signifikan pada kemampuan rudal jelajah pribumi. Namun, rudal jelajah Hatf 7 dan Hatf 8 yang saat ini dikembangkan adalah jenis subsonik, yang kurang dapat bertahan di wilayah udara yang sangat dipertahankan.

Dalam konteks ini kemungkinan ada minat potensial dari Pakistan untuk bisa memperoleh kemampuan yang dapat menyamai seri rudal jelajah supersonik hasil kerjasama Rusia-India yakni BrahMos (PJ-10) yang dirancang untuk diluncurkan dari platform berbasis darat, serta kapal, pesawat dan kapal selam.

Varian BrahMos yang diluncurkan dari darat dan kapal perang sudah beroperasi di angkatan bersenjata India, sementara itu, versi yang diluncurkan melalui udara pun sedang menjalani pengujian oleh Angkatan Udara India.

  14 Responses to “Perusahaan Tambang Asal China Kembangkan Rudal Jelajah”

  1.  

    YA AMPUN…. IPTEK LAPAN BUTUH TAHUNAN DALAM PENGEMBANGAN SAMPAI UJI COBA…. NIH SEORANG PENAMBANG BERHASIL SAMPAI UJI COBA……………..LUAR BIASA.

  2.  

    INDONESIA TIDAK BOLEH KALAH…
    NANTI HARUS ADA BERITA :
    “SOPIR TRUK INDONESIA KEMBANGKAN RUDAL ICBM.

  3.  

    Ahh…barang kw aja…xaxaxaxa…!!!
    Bahkan perusahan tambang bisa membuat rudal jelajah…xaxaxaxa…
    Dibanyak negara bahkan perusahan milik negara yang khusus membuat senjata masih belum mampu mengembangkanya…!!!
    Pertanyaanya ada apa dengan cina…mungkin karna mata mereka lebih sipit jadi selalu mengandalkan otaknya ketimbang matanya…atau bisa jadi karna anunya kecil jadi lebih menyalurkan nafsunya pada hal positif ketimbang yang negatif…atau bisa jadi…ahhh entahlah…!!!

    •  

      BERITA YG ANEH SELALU DARI CHINA
      DARI MEMBUAT PESAWAT SENDIRI OLEH PETANI
      SAMPAI MEMBUAT RUDAL OLEH PENAMBANG
      TAPI………… BENAR ATAU BUKAN
      KW ATAU TIDAK
      YG JELAS RAKYAT NYA BISA HEHEHEHEE

      •  

        Kamu cari tau negara negara maju…contoh amerika serikat…banyak berita tentang pembuatan kayak gini bahkan individu maupun satu kelompok itu suatu hal biasa bagi mereka…!!!
        Bukan hanya sumber ilmu pengetahuan tapi pada bebasnya mengakses tehnologi tersebut…baik ilmunya maupun komponenya….
        Kalou dinegara kita kan semua serba terbatas…!!!

        •  

          Mau beli suku cadang bertehnologi tinggi susah kalou dapat juga pasti dikerubungi garda nasional…jangan jangan su35 seliweran digenteng rumah kita atau bisa jadi komplek rumah dikelilingi si leopard….!!!

  4.  

    Tapi china tdk merahasiakn itu, buktinya itu china menyampaikannya
    😆 😆

  5.  

    kalau di negara kita pasti sdh di tangkap hahahaha

  6.  

    Dulu teman trainning saya dari China bercerita kalau pabriknya hanya sepersekian dari sebuah perusahaan besar yang ternyata pembuat radar utuk kapal perang

  7.  

    desain nya lumayan tuh dah supersonic lg, untung dikasih nama HD-1 bkn nama ikan.