Home » Alutsista » Perusak “Hobart-Class” Australia Berhasil Selesaikan Ujicoba

Perusak “Hobart-Class” Australia Berhasil Selesaikan Ujicoba

Saat ini, Air Warfare Destroyer (AWD) Alliance merayakan keberhasilan dalam menyelesaikan Ujicoba Sea Acceptance dari kapal perusak pertama dari kelas Hobart selama 21 hari dilepas pantai Australia Selatan.

General Manager AWD Alliance Paul Evans mengatakan bahwa ujicoba laut adalah prestasi yang signifikan untuk proyek Air Warfare Destroyer dalam membuktikan platform dan sistem tempur canggih yang terpasang di kapal.

“Selama lima minggu terakhir, AWD Alliance telah melakukan sekitar 20 tes sistem platform dan 45 tes sistem tempur, untuk memvalidasi Sistem Misi Hobart secara utuh. Dikombinasikan, sistem ini akan memberikan kemampuan memimpin dunia untuk Angkatan Laut Australia”, kata Evans.

“Menyelesaikan Ujicoba Sea Acceptance dari kapal pertama dikelasnya adalah kesempatan penting bagi Aliansi sebagaimana diharapkan untuk memberikan Hobart ke Departemen Pertahanan. Ini telah dicapai melalui upaya luar biasa dari seluruh kru kapal dan tim pendukung, yang memiliki dedikasi dan komitmen serta berperan dalam memastikan keberhasilan ujicoba laut Hobart”.

Aliansi berada dijalurnya untuk memberikan Hobart kepada Departemen Pertahanan di bulan Juni 2017 yang mewakili lebih dari satu dekade dedikasi dan usaha oleh Galangan Kapal AWD dan sistem kekuatan tempur di salah satu proyek pertahanan paling kompleks dalam sejarah Australia.

Kemajuan signifikan yang telah dibuat pada proyek AWD dan kapal perusak Hobart untuk mencapai tonggak ini dengan pekerjaan yang dimulai pada bulan Januari 2010, konsolidasi lambung dibulan Maret 2014, peluncuran resmi pada bulan Mei 2015 dan Ujicoba Sea Builder dilaksanakan pada bulan September 2016.

Perusak Hobart-Class pertama telah berhasil menyelesaikan Ujicoba Sea Acceptance. (© AWD Alliance)

Galangan Kapal ASC, Manajer Galangan Kapal Navantia dan Integrator Sistem Tempur Raytheon Australia, memberikan ucapan selamat kepada mereka atas keberhasilan menyelesaikan Ujicoba Sea Acceptance.

CEO Galangan Kapal ASC, Mark Lamarre menyatakan bangga kepada seluruh pekerja galangan kapal dan industri galangan kapal angkatan laut secara luas di Australia.

“Menjalankan Ujicoba Sea Acceptance adalah momen besar bagi ribuan pembuat kapal yang telah bekerja pada proyek ini, membawa kapal ini menjadi nyata”, kata Lamarre.

“Ini membuktikan kemampuan yang sangat terampil dan profesional dari galangan kapal angkatan laut yang ada di sini, di Australia Selatan”.

“Ini merupakan bukti proyek kolaborasi, industri bekerjasama untuk memberikan kemampuan perang udara baru dan ampuh kepada Angkatan Laut Australia (RAN). Pencapaian ini menunjukkan jalan kelangsungan pembuatan kapal masa depan di Australia”.

Direktur Operasional Navantia Australia, Jorge Filgueira, menggemakan sentimen ini: “Navantia mengakui prestasi yang signifikan ini sebagai hasil dari upaya kerjasama tim, di mana pengalaman Navantia sebagai perancang dan pembuat kapal telah memberikan kontribusi yang signifikan terhadap keberhasilan Program”, kata Filgueira.

“Tim Navantia sangat terampil baik dalam AWD Alliance dan berkomitmen untuk menyelesaikan program pengiriman sesuai jadwal”.

“Hasil uji coba laut ini sangat menggembirakan dan memberikan kepercayaan diri bahwa kita berada di jalur untuk membangun kemampuan yang akan diperlukan untuk melakukan program-program pembangunan kapal masa depan bagi angkatan laut yang berkelanjutan di Australia”.

Perusak Hobart-Class pertama telah berhasil menyelesaikan Ujicoba Sea Acceptance. (© AWD Alliance)

Direktur Manajer Raytheon Australia, Michael Ward mengatakan bahwa ini adalah hari yang bersejarah bagi Raytheon Australia, para pekerja yang berdedikasi dan industri pertahanan Australia.

“Pengujian yang sukses dari sistem tempur AWD Hobart-Class menyoroti kekuatan kemampuan Raytheon Australia dalam integrasi sistem tempur dan kemampuan perusahaan untuk memberikan anggaran dan jadwal”, kata Ward.

“Sebagai integrator sistem tempur untuk proyek tersebut, Raytheon Australia telah mengerahkan tenaga kerja AWD yang sangat terampil terdiri dari 350 orang termasuk arsitek, insinyur sistem dan manajer proyek untuk proyek kapal perusak tersebut selama dekade terakhir”.

“Sistem tempur adalah sesuatu yang memberi kemampuan mematikan kepada AWD. Pekerjaan yang telah berhasil dilakukan Raytheon Australia adalah penting untuk pencegah (deterrent) alami bagi armada permukaan laut serta kemampuan untuk beroperasi bersama dengan Amerika Serikat”.

Manager Program AWD Alliance, Komodor Craig Bourke berkomentar bahwa keberhasilan menyelesaikan Ujicoba Sea Acceptance dicapai melalui usaha gabungan dari lebih 200 awak kapal, dengan bantuan dari Angkatan Laut Australia, Angkatan Udara Australia dan industri pertahanan.

“Sensor, persenjataan dan sistem komunikasi kapal perusak kelas Hobart ini telah dimasukkan kedalam ujicoba oleh Angkatan Udara Australia dan pesawat sipil, kapal dan helikopter Angkatan Laut Australia melalui serangkaian skenario simulasi kompleks dan manajemen ruang pertempuran”, kata Komodor Bourke.

“Pencapaian ini menunjukkan dan membuktikan kapasitas industri pertahanan Australia telah berhasil membangun dan mengintegrasikan kapal perang untuk kebutuhan pertahanan spesifik kita”.

Kemajuan lebih lanjut dari Proyek AWD diharapkan akan dicapai pada tahun 2017 dengan menyelesaikan kapal perusak kedua “Brisbane” yang mendapatkan Ujicoba Sea Builder dan kapal perusak ketiga “Sydney” akan mencapai konsolidasi lambung di akhir tahun 2017 ini.

Navy Recognition

Tinggalkan Balasan