Jan 032018
 

Setelah melalui proses perakitan dan pengecatan ulang oleh tim dari Skadron Teknik 043 Lanud Adisucipto, Pesawat kebanggaan TNI AU AS 202 Bravo yang akan dijadikan monumen di Bundaran Selaparang Kota Mataram.

Mataram¬† –¬† Setelah melalui proses perakitan dan pengecatan ulang oleh tim dari Skadron Teknik 043 Lanud Adisucipto, Pesawat kebanggaan TNI AU AS 202 Bravo yang akan dijadikan monumen di Bundaran Selaparang Kota Mataram akhirnya siap untuk dipajang.

Warga masyarakat Kota Mataram sangatlah antusias akan pesawat kebanggaan TNI AU ini, dan ini nampak terlihat dari banyaknya warga yang melihat, dan berswafoto mulai dari saat pengerjaan hingga pada proses pemasangan pesawat di lokasi Bundaran Bandara Selaparang, seakan warga Kota Mataram memliki ikon wisata baru.

Tidak sedikit pula yang kemudian bertanya tentang pesawat kebanggaan TNI AU ini, dan kesempatan inipun menjadi ajang untuk mengenalkan dan meningkatkan minat kedirgantaraan bagi warga masyarakat sekaligus sebagai sarana bagi personel Lanud Rembiga untuk lebih dekat dengan masyarakat.

Pesawat TNI AU AS 202 Bravo, saat ini seakan menjadi ikon hits bagi warga Kota Mataram, inilah yang diharapkan oleh Komandan Lanud Rembiga Kolonel Pnb Dodi Fernando, SE, MSoc.Sc dan Walikota Mataram H. Ahyar Abduh saat memprakarsai pemasangan monument ini.

Selain sebagai symbol kebanggaan dan kecintaan warga masyarakat Kota Mataram akan dirgantara Nasional, pesawat ini juga sebagai pertanda bahwa dahulu di kawasan ini pernah beroperasi bandara Selaparang yang melayani penerbangan dari dan menuju Lombok sebelum ada Lombok International Airport dan melalui bandara selaparang di Kota Mataram inilah gerbang masuk utama para wisatawan mancanegara ke pulau Lombok dahulu.

Dengan berdirinya monument pesawat AS 202 Bravo di Kota Mataram ini, diharapkan kedekatan masyarakat dengan TNI AU khususnya Lanud Rembiga dapat lebih erat terjalin dan pesawat ini juga diharapkan bisa menjadi ikon untuk menggugah dan memotivasi generasi muda NTB untuk bergabung dengan TNI AU dan menjadi pengawal kedaulatan NKRI.

Setelah terpajang dengan gagah di bundaran Selaparang pesawat AS 202 Bravo ini masih harus melalui beberapa tahap finishing, sebelum pada waktu dekat ini akan diresmikan oleh Pangkoopsau II Marsda TNI Yadi I. Sutanandika, M.S.S dan Walikota Mataram H. Ahyar Abduh. (tni-au.mil.id)

Bagikan:

 Leave a Reply