Apr 042017
 

Satu unit pesawat militer Amerika Serikat (kanan), tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda Blang Bintang, Aceh Besar pada Selasa (4/4/2017) pukul 17.30 WIB. (SERAMBINEWS.COM/M NASIR)


Satu pesawat C-5 Galaxy militer Amerika Serikat mendarat di Bandara Sultan Iskandar Muda Blang Bintang, Aceh Besar, pada Selasa (4/4) pukul 17.30 WIB.

Pesawat tersebut mengantar mesin dan mekanik untuk perbaikan pesawat militer Boeing 707 milik Angkatan Udara Amerika Serikat yang sebelumnya mendarat darurat di Aceh akibat kerusakan mesin.

Amatan Serambinews.com di bandara, awak pesawat langsung turun melalui tangga depan dan melakukan pemeriksaan mengenai kondisi di area pesawat, beberapa menit setelah mendarat.

Proses pendaratan pesawat itu mendapat pengawalan ketat dari otoritas Bandara Sultan Iskandar Muda seperti Angkasa Pura, TNI Angkatan Udara, Bea Cukai, dan Imigrasi.

Pesawat berwarna abu-abu dengan bertuliskan US Air Force dan 0058 di lambung depan pesawat itu awalnya dijadwalkan tiba pada hari Jumat (31/3) kemarin.

Namun setelah mengalami lima kali penundaan, baru hari ini pesawat itu tiba.

Pesawat Militer AS di Aceh Tunggu Kiriman Mesin

Pesawat Militer Amerika Serikat, United States Air Force, bersama penumpangnya berada di area parkir bandara seusai mendarat darurat di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Jumat (24/3/2017). Komandan Pangkalan Udara Sultan Iskandar Muda, Kolonel Pnb, Suliono, menyatakan pesawat United States Air Force mengangkut penumpang sebanyak 20 personel militer berangkat dari Diego Garcia, pulau kecil di Samudera Hindia tujuan Jepang itu terpaksa mendarat darurat di Aceh karena salah satu mesin pesawat terbakar, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. (ANTARA /Ampelsa)

Perbaikan pesawat militer Amerika Serikat yang mendarat darurat di Aceh sejak seminggu lalu masih menunggu kiriman mesin.

“Perbaikan pesawat militer AS ini masih menunggu kiriman mesin. Hingga kini, pesawat tersebut masih parkir di Bandara Sultan Iskandar Muda,” kata Danlanud Sultan Iskandar Muda Kolonel Pnb Suliono, di Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar, Jumat.

Kolonel Pnb Suliono menjelaskan bahwa informasi yang diterimanya, pesawat yang mengangkut mesin pesawat yang rusak tersebut tertunda penerbangannya di Alaska selama 22 jam.

“Rencananya, pesawat yang membawa mesin jenis C7 Galaxy itu mendarat di Bandara SIM pukul dua siang tadi. Namun, ditunda hingga pukul sembilan malam. Dan ditunda lagi hingga Sabtu (1/4) sekitar pukul 17.00 WIB,” kata dia.

Sebelumnya, pesawat militer Amerika Serikat jenis Boeing 707 mendarat darurat di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang Aceh Besar, karena kerusakan satu dari empat mesinnya.

Pesawat tersebut terbang dari pangkalan militer di Diego Garcia, kepulauan di Samudra Hindia, menuju Jepang. Namun, dalam perjalanannya 24 Maret silam, pesawat tersebut terpaksa mendarat darurat di Aceh.

Sumber: Tribunnews.com dan Antara

  19 Responses to “Pesawat C-5 Galaxy Militer Amerika Serikat Mendarat di Aceh”

  1. kok gambarnya C-17 Globemaster?? eng.. ing.. eng..

  2. Hihihi mau cari Senjata Nuklir tuh

  3. nah … tuhh dia… tuh pesawat C-17 globemaster kok ditulis C-5 galaxy…?

  4. posted by rohman. ..

  5. Siapa yg salah??? Yg baca ato yg nulis heeem

  6. C-5 galaxy itu lebih gede daripada globemaster

  7. kenapa harus lewat alaska?? lihat globe lebih jauh lho..benar juga ni..globe itu salah

  8. Eng..ing..eng…. mamarika secara gg langsung promosikan C-17 globe master ke indonesia…. nah ini dia saingannya yg punya punya A400M untuk memperkuat ska angkut berat…. kayaknya ke dua-duanya harus di akusisi nih…. yang C-17 untuk angkut gerak cepat serta daya jelajah lbh jauh dan A400M bisa di gunakan untuk keperluan angkut sehari-hari…. C-17 = 4 buah dan A400M = 8 – 12 buah saya kira sdh cukup sebagai 1 ska angkut berat TaNI AU yg mumpuni….

  9. lumayan nginep berminggu minggu di bandara atceh, kas bandara bertambah deh

  10. harus di jaga ketat,, jangan sampai ada misi lain pendaratan pesawat AS di aceh..

  11. yg mendarat C17 globemaster ,kenapa ditulis C5 galaxy,,moncongnya aja jelas beda..,.

  12. Itu hanya tipu belaka usa aja…
    Tujuan mereka hanya memata-matai NKRI…
    TNI perlu waspada…
    Ini hanya pendapat sorang suku mente saja ya 😀 jangan di bully

    • Apa untungnya memata2in harus mendarat?
      Jika Google yang notabene cuma sebuah perusahaan swasta di AS dapat membuat map dengan detail s/d gang didalam perumaan apalagi instuisi mileternya?

  13. dari tampilan fisiknya itu C-17 Globemaster III bukan C-5A Galaxy, mocongnya beda bangettt…
    secara ukuran C-5A Galaxy itu lebih besar dr C-17 Gobemaster III

  14. ini pesan untuk yg sering bilang akan2, ternyata sdh punya s300, buktinya tanpa perlu di intersep langsung mendarat sendiri, krn sdh dilock s300

 Leave a Reply