Nov 242017
 

Ilustrasi Pesawat F-16 TNI AU

Nunukan, Jakartagreater.com – Skadron Udara Pangkalan TNI AU Roesmin Nurjadin (RSN), Pekanbaru, Provinsi Riau, memantau kondisi keamanan perairan perbatasan RI dengan Malaysia di kawasan Pulau Sebatik Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

Komandan Lanud Tarakan, Kolonel Pnb Didik Kristyanto melalui sambungan telepon, Kamis 23 November 2017 mengakui, kedatangan 3 pesawat F-16 dari Skadron Udara Pekanbaru itu mendadak untuk melaksanakan operasi senyap.

Tim operasi tersebut memantau wilayah perbatasan Indonesia dengan Malaysia di Kabupaten Nunukan terutama di Pulau Sebatik dan Ambalat demi menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Skadron Udara 16 Pekanbaru khusus diperkuat dengan Alusista pesawat tempur F-16 yang dinilai mampu mengamankan dan menjaga kedaulatan wilayah udara dengan melaksanakan patroli ke berbagai wilayah perbatasan.

“Kedatangan 3 pesawat tempur F-16 ke Tarakan adalah misi operasi senyap sekaligus latihan untuk memantau wilayah perbatasan perairan Sebatik dan ambalat di Kabupaten Nunukan,” ujar perwira menengah itu.

Kemudian, skadron udara ini juga sedang menjalani latihan tempur jelajah dengan mendatangi landasan-landasan yang selama ini jarang dikunjungi.

Kedatangan 3 pesawat tempur ini pada Rabu 22 November 2017 sekitar pukul 11.30 WITA langsung dari Pekanbaru  dengan menempuh waktu kurang lebih 2 jam dengan jarak tempuh 800 mil laut, ujar Komandan Lanud Tarakan, Kolonel Pnb Didik Kristyanto.  (Antara).

  6 Responses to “Pesawat F-16 Lanud RSN Pantau Perbatasan RI-Malaysia”

  1. pagi

  2. Sawit merajalela seperti hama 😀

  3. Kapan ditambah lg Pespurnya nih! Masak untuk Patroli dilanud2 lainnya dibuat bergilir kayak arisan!he3.

 Leave a Reply