Jan 052015
 
image

Boeing dan Airbus usulkan F/A 18 E/F Super Hornet sebagai desain dasar KFX Korea Selatan

Sydney – Airbus dan Boeing bersama-sama berusaha menggeser Lockheed Martin dari program pesawat tempur dalam negeri KF-X Korea Selatan, dengan menawarkan teknologi dari Eropa yang tidak bisa dipasok oleh sumber-sumber AS, ujar pejabat industri Korea Selatan. Dengan merangkul Korean Airlines sebagai mitra lokal, pasangan Airbus dan Boeing cenderung mengusulkan Boeing F18 E/F Super Hornet sebagai desain dasar untuk KF-X. Badan Program Akuisisi Pertahanan (DAPA) Korea Selatan telah mengeluarkan permintaan proposal untuk pengembangan KF-X pada 23 Desember 2014.

Proposal Boeing-Airbus untuk KF-X, bisa menjadi alternatif ekonomis untuk desain pesawat tempur bagi Badan Pengembangan Pertahanan (ADD) di Kementerian Pertahanan Korea Selatan, di saat Korea Aerospace Industries diharapkan mampu membuatnya dengan bantuan teknis dari Lockheed Martin, AS.

Hal ini karena AS membatasi transfer teknologi perusahaan-perusahaan mereka ke luar negeri. Korea Selatan tidak memiliki teknologi di berbagai bidang, seperti electronically scanning radar, dan fitur siluman. Airbus, sebagai perusahaan pembuat badan pesawat, mungkin terlibat dalam upaya Boeing untuk memasok pengetahuan pesawat siluman yang mana perusahaan AS tidak berwenang untuk memberikannya.

Anggaran dari ? 86991 triliun (US $ 79171 miliar) yang disetujui oleh Departemen Keuangan bulan ini akan ditujukan untuk membayar pengembangan ADD KF-X. Namun parlemen Korea Selatan belum mengijinkan pengeluaran dalam skala penuh, sebelum dilakukannya penghitungan anggaran pemerintah pada Desember 2016. Sementara itu, KAL sepertinya akan menyerahkan alternatif yang lebih murah, berdasarkan pesawat Super Hornet, untuk menanggapi permintaan proposal dari Pemerintah.

Pejabat industri Korea Selatan mengatakan kepada Aviation Week bahwa Boeing telah mengusulkan Advanced Super Hornet, update dari F / A-18E / F dengan weapon pod dan conformal tank. Pejabat industri lainnya mengatakan Boeing bekerja sama dengan Korean Airlines. Sekarang pejabat yang berbeda mengatakan bahwa Airbus juga di tim tersebut.

Ini bukan pertama kalinya Boeing menawarkan teknologi teknologi non-US ke Korea Selatan. Sebelumnya mereka mengusulkan F-15 versi advance Silent Eagle untuk program pesawat tempur FX Tahap 3, Boeing menyarankan transfer teknologi dari Israel Aerospace Industries, kata seorang pejabat industri. Namun Lockheed Martin memenangkan FX Tahap 3 dengan mengusulkan pesawat tempur F-35 dan sebagai imbalannya seharusnya mendukung pengembangan KF-X. (aviationweek.com / Bradley Perrett 29/12/2014).

Bagikan :

  86 Responses to “Pesawat F/A-18 E/F, Alternatif bagi KFX Korea”

  1.  

    Apakah pertamax

    •  

      Dg ikut program KFX sesungguhnya Indonesia beruntung, selain tempat belajar membuat pespur Indonesia tdk punya/sedikit aksesnya ke perusahaan hitech Amrik yg memang selalu dibatasi penyebaran teknologinya, lain dg korsel selain sekutu juga punya pengalaman dan banyak aksesnya ke Amrik contoh dlm pengembangan T 50. Nah setelah jadi nanti IFX baru kita dilengkapi dg pengalaman/hasil riset kita sendiri seperti penggunaan logam tertentu dan bahan anti radar yg terbuat dari udang itu.Semoga riset Indonesia tambah maju dg digabungkannya riset dg perguruan tinggi dalam satu kementerian.

      •  

        Yup benar, Karena kalau Indonesia Hanya bertujuan Membuat pesawat dlm jml Banyak, indonesia pastinya akan membeli License produksi saja dari pesawat yg sudah ada dipasaran, yg pastinya property Right nya Negara Lain spt Amrik, Rusia, Swedia Dll,
        yg biasa kita sebut2 dgn istilah “Tukang Jahit “,
        Nyatanya RI malah memilih ikut pengembangan pesawat yg Proses dari Awal, hasil design sendiri dan penuh Resiko serta memakan waktu yg lama.
        >dari Fakta diatas, kita bisa melihat apa yg sebenarnya di Inginkan Indonesia, Garis besar keinginannya adalah Mandiri dalam pengembangan Industri dan pemasaran Produk pesawat, ya tidak jauh2, pasti akan tujuan kedepan adalah EXPORT tanpa Campur tangan negara lain dan tanpa Berjibaku dgn Property Right Negara lain juga.
        ini juga salah satu “Mandiri dlm Industri produksi pesawat” (politis) , yg biasanya org cuma bisa mengartikan “Bisa membuat Pesawat”, dua kalimat yg sangat Berbeda kan artinya? silahkan bedakan sendiri maknanya.

    •  

      Semoga kfx- yang masih ditarik2 itu bisa fix = ifx pasti lebih cepat ^ amin

      •  

        set bener ga tuh 86991 triliun?

        •  

          “A budget of 8.6991 trillion won ($7.9171 billion) approved by the finance ministry (korea) this month must be intended to pay for development of the ADD KF-X.”

          >Just Wait & See !

          •  

            Kalo Mesin Amrik enggak usah deh pasti Syarat Ketentuan Berlaku, dan indikasi embargo …
            Kalo mau mandiri lebih baik kerjasama pembuatan mesin IFX dari Rusky baik dari Mig, Sukhoi, Yak, Ilyushin atau dari Eropa macem Euro Fighter Typoon, gripen atau Rafale …

            Belajar dari Embargo …

          •  

            Kerjasama dengan Negara Iran, Pakistan, Turki atau dengan India yang sudah dapat mandiri membangun pespurnya … ini lebih layak untuk dilakukan ketimbang nunggu nunggu kepastian korea …

            Toh Perancis sudah membuktikan dengan keluar dari konsorsium Eropa dengan membangun konsep sendiri dengan Idealismenya seperti Mirage dan Rafale ..

            Kerjasama Pembangunan Pespur tidak hanya G to G juga dapat dilakukan antara Corporate dengan Corporate misal menggandeng Stavvati yg telah berhasil membuat F 26 STALMA …

            Sekedar analisa orang pinggiran …

    •  

      Apaan Siih? OOT

  2.  

    siji

    •  

      loro, koma siji

      jd kesimpulannya ga usah trgantung dg negara lain, kurang botak apa prof2 qta, yg penting kesejahteraan & keamanannya terjamin, anggaran riset & pengembangannya melimpah, laboraturium modern, tempelin ajalah ke APBN yg buat pendidikan tinggi & riset (nyontoh asu, jgn cuma contoh negatifnya aza)

  3.  

    ok

  4.  

    Kalau mau lebih murah dan mangkas waktu riset ya setuju pakai desain F-18 Advanced Super Hornet.
    Tapi kadung milih F-35 dan Lokheed Martin untuk partner je.
    Indonesia harus tepat memilih pengganti F-5 Tiger supaya jika proyek KF-X gagal masih punya alternatif untuk pengembangan Lapan LF-X.

    •  

      apakah pengembangan LF-X juga sedang berjalan mengingat ke khawatiran gagalnya program KFX

    •  

      Sepertinya Korea Tidak Akan Melirik kembali F18 ini,
      karena F18 Sudah di Evaluasi 2 Thn yg lalu dan kalah tender.
      Alasan Lain:
      Proyek indigenous KF-X bagi Korea Sendiri Adalah hal Sangat2 PENTING bagi mereka.
      Proyek itu Bukan hanya Semata2 Membuat Pesawat tempur Dlm Jml Banyak.
      Akan Tetapi juga Berorientasinya Pengembangan Industri dam Manufaktur pesawat mereka , Yang salah satu Tujuan nya adalah EXPORT fighter tanpa campur tangan Negara Lain.
      >Seperti kita Ketahui, F18 sendiri kan Hak intelectual Propertynya USA , maka Menjadi TIDAK AKAN MUNGKIN bila korea mengeksport produk KF-X tanpa IZIN/Persetujuan USA , ini lah sesuatu yg Pastinya mereka(korea) akan HINDARI.
      >Disisi lain, salah satu tujuan Indonesia ikut Dalam Program KF-X ini juga Sama, Yaitu akan meng EXPORT hasil produknya ke negara2 ASEAN dgn persetujuan korea, maka Menjadi tidak Mungkin bila didalamnya Ada Hak intelectual Propertynya USA (F18), Karena mereka akan campur tangan juga. Bila Ini terjadi Indonesia Pasti akan Memilih MUNDUR dan hal ini akan menjadi ancaman Program kf-x korea itu sendiri, masak mereka akan Jalan Sendiri tanpa indonesia , 20% fund itu sangat besar.
      >Btw, F18 sendiri sudah di evaluasi 2 tahun lalu di korea dan Kalah Tender.., Spesifikasinya sendiri, tidak mampu membawa RUDAL terbaru Korea yg beratnya hingga 2 Ton. bahkan F35 pun tidak mampu(Alasannya bnyak), hanya Spek KF-X yg mampu.

      •  

        Tambahan Lagi:
        -Oleh karena Minimum Spek ini, Model KFX-E atau C501 sudah Tidak dipilih untuk di kembangkan karena Speknya dibawah Requirement, dan selanjutnya ADD, DAPA Memilih C103 – sebagai Platform KF-X untuk di produksi.
        -Mengembangkan platform F18 hingga menyamai Spek minimum Requirement yg sama dgn C103 pastinya akan sangat2 mahal dan melebihi biaya C103 itu sendiri , karena mereka(Boeing) akan mendesain lagi dari awal, yg pada dasarnya F18 jauh dari spek yg di inginkan. dari biaya saja sudah tidak cost effective maka tidak akan bisa menjadi alternatif ekonomis untuk Program KF-X.

  5.  

    Makin ramai aja. Bakalan tersandung lagi KFX/IFX. Bagaimana Indonesia bersikap, menunggu Korea atau berdiri sendiri? Kita tunggu kisah selanjutnya.

    •  

      Dalam artikel diatas..Indonesia disebutpun tidak..jadi bertanya tanya..

    •  

      Mungkin – Lockhead / masih ngak iklas ToT ke korea karena ada IFX – ngak iklas kalo indo bisa bikin pesawat entar

    •  

      Gpp,tenang aza, itu hanya karena AirBus dan Boeing belum bisa “Move On” padahal produknya kalah dalam Proses Evaluasi tender2 sebelumnya.
      Clue nya: Korea punya Rudal jenis Baru 2 Ton untuk menghantam Destroyer dan Carier , mereka butuh spek pesawat yg bisa membawa ini.

  6.  

    Makin ruwet permasalahannya. Nih

  7.  

    Bung Jalo ada bocoran informasi IFX kita?

    •  

      Tim sudahnpulang semua bung, terakhir teman2 dari TNI AU sudah pulang pada bulan November kemarin. Mereka pun berharap program ini jalan, tapi politik di Korea agak ribet. Untuk perjanjian detail design KFX baru ditandatangan akhir 2015, jadi saat ini nganggur lagi. Nunggunkepastian dark Korea.

      •  

        bung jalo.ada tidak kemungkingkinan kita bikin sendiri.mengingat kita prnah merancang proyek srikandi dijaman SBY yang isinya rancangan pesawat tempur nasional.mohon pencerahannya

      •  

        “A budget of 8.6991 trillion won ($7.9171 billion) approved by the finance ministry this month must be intended to pay for development of the ADD KF-X. But parliament has not yet authorized that spending or the launch of full-scale development, nor can it do so before it votes on the government’s 2016 budget next December”.

        >Jadi ya Sabar..Aza 😛 , kita Hormati sebuah proses MPR/DPR mereka .

  8.  

    bingung jg mlihat prkembangan kfx/ifx ini. lama2 negara lain sudah Gen 6 korea ma indonesia masih prototipe kfx ini. kami dah tak sabar mndngar pesawat made in INDONESIA. 2030 kah??

  9.  

    Menggagalkan proyek KFX/IFX adalah kesalahan fatal barat dalam mengontrol kekuatan udara TNI. Ini hanya akan membuat kekuatan udara TNI semakin dekat dengan mengalihkan teknologi udara TNI kepada pihak Rusia atau Non NATO. Bukankah itu semakin berbahaya bagi kekuatan barat di Asia Tenggara?

  10.  

    Uletnya AS membatasi Lockheed martin transfer tot ke Korea..

    Uletnya korea memperjuangkan proyeknya..

    Uletnya boeing dan airbus berusaha menggeser LM..

    Uletnya Indonesia menunggu dlm ketidakpastian..

    •  

      Tenang Aza Bang, !
      Proyek indigenous KF-X bagi Korea Sendiri Adalah hal Sangat2 PENTING bagi mereka.
      Proyek itu Bukan hanya Semata2 Membuat Pesawat tempur Dlm Jml Banyak.
      Akan Tetapi juga Berorientasinya Pengembangan Industri dam Manufaktur pesawat mereka , Yang salah satu Tujuan nya adalah EXPORT fighter tanpa campur tangan Negara Lain.
      >Seperti kita Ketahui, F18 sendiri kan Hak intelectual Propertynya USA , maka Menjadi TIDAK AKAN MUNGKIN bila korea mengeksport produk KF-X tanpa IZIN/Persetujuan USA , ini lah sesuatu yg Pastinya mereka(korea) akan HINDARI.
      >Disisi lain, salah satu tujuan Indonesia ikut Dalam Program KF-X ini juga Sama, Yaitu akan meng EXPORT hasil produknya ke negara2 ASEAN dgn persetujuan korea, maka Menjadi tidak Mungkin bila didalamnya Ada Hak intelectual Propertynya USA (F18), Karena mereka akan campur tangan juga. Bila Ini terjadi Indonesia Pasti akan Memilih MUNDUR dan hal ini akan menjadi ancaman Program kf-x korea itu sendiri, masak mereka akan Jalan Sendiri tanpa indonesia , 20% fund itu sangat besar.
      >Btw, F18 sendiri sudah di evaluasi 2 tahun lalu di korea dan Kalah Tender.., Spesifikasinya sendiri tidak akan mampu membawa RUDAL terbaru Korea hingga 2 Ton. bahkan F35 pun tidak mampu, hanya KF-X yg bisa.

  11.  

    Iya, rencana mereka akan optuskan pada akhir 2015, sudah seharusnya sambil menunggu lebih baik kita lakukan anev (analisa dan evaluasi) apakah akan dilanjutkan atau mencari partner lain. Soalnya di Korea sendiri masih belum pasti, tim mereka jadi terkelompok gitu ada yg tetap dan berharap dari AS dan ada yg dukung pindah proyek ke selain LM.

    •  

      Bung Jalo, … apa mungkin kita tidak usah tergantung dengan program KFX/IFX yg mencoba loncat ke pesawat 4++ atau 5- ? Apakah kita lebih baik IFX mencoba membuat pesawat gen 4 seperti yg sudah ada saat ini, yg penting basic nya sdh kita bisa kerjakan sendiri.

      Utk pengembangan ke 4++ atau 5 , jika platform nya udah mantap , saya kira tinggal selangkah lagi ilmuwan kita bisa meraihnya.

    •  

      kalo kita ngambil grippen apakah ada keuntungan buat kita bung jalo?

  12.  

    Gripen jawabannya

  13.  

    Semu akan terjawab jika sudah pada waktunya, “jadikan shalat dan sabar sebagai penolong mu” semoga dg kesabaran,Indonesia mendapat lebih dr apa yg di inginkan..

  14.  

    ini sengaja tarik ulur agar negara di asia tidak menguasai teknologinya…..

  15.  

    sudah berulang kali media china,jepang memprediksi klo proyek ini akan gagal d tengah jalan lantaran tekanan usa yg tak rela memberi info jika kerjasama nya dgn indo yg merupakan pangsa pasar potensial produk militer usa,jika indo bisa buat alutsista ini usa akan kehilangan market.
    Mending tiru brazil yg lebih memilih join dgn gripen yg berani bagi tot lebih besar

  16.  

    sabar jelah,

  17.  

    kumpulkan orang indonesia yg ahli di bidang ini baik yg ada di luar maupun dlm negri.lepas tu bincang yg mana yg kita tidak bisa.lepastu cari orang yg ahli di bidang yg kita tidak tau.
    Jangan cari negara satu dunia tau……….modal stembai.

  18.  

    Tawaran dari eurofighter? Gak ada lanjutannya nih, gimana dengan gripen?

  19.  

    Ngapain pegang kata-kata orang gila….yang waras aja belum tentu apa lg yg senteng

  20.  

    mbik yaaaa insinyur kita bkin mesin jetnya dulu 🙂
    klo avionik kan da aga mumpuni kmampuan insinyur kita.
    plagi sekedar bodi desain dan rancangannya da lda mampu.
    hehehe
    soal dana yakin ada bnyak dana nganggur gara” harga minyak dunia turun.

  21.  

    Another one bites the dust….

  22.  

    Seharusnya pemerintah sudah menyiapkan plan B utk program kfx/ifx. Dgn ketidakpastian sikap dari korsel, pemerintah harusnya tetap mendukung Lapan utk meneruskan riset LFX yg sedang dilakukan Lapan sambil mencari alternatif. Mungkin Turki/TFX bisa jd altrnatif dari KFX.. wlpun pengetahuan turki dlm pesawat tempur ga sehebat korsel tp melihat keseriusan turki dlm mengembangkan alutsistanya dlm negerinya bisa jadi pertimbangan ditambah dgn sudah adanya proyek pengembangan tank medium bersama..

    Alternatif lain sebagian dana 20% dr pengembangan proyek kfx/ifx yg cukup besar bisa dialihkan dgn pembelian rafale yg disertai dgn TOT sbg desain dasar IFX/LFX dilanjutkan dg pembelian su-35 1skuadron cukup untuk menambah nilai tawar dikawasan agar indonesia tetap bisa memainkan perannya dikawasan. Dngn adanya rafale dan su-35 sudah cukup buat indonesia stidaknya sampai 2024 utk menambal kekurangan alutsista kita diudara bumi tercinta indonesia, wlpn harus menahan mimpi memilki pesawat tempur sendiri di 2024.. dgn harapan indonesia tetap bisa membuat pesawat sendiri di tahun 2030..

    •  

      Bung GR kayanya Rafale pelit TOT. India saja yg mau beli 130 buah rafale sampai skrg dealnya belum tuntas. apalagi Indonesia yg ngeteng 16 buah. Saya yakin India-Rafale masalah TOT. Mending EF2000 atau Jas39 yg jelas masih mau bagi TOTwalaupun bukan 100%.

      •  

        Bung jas39,, mengenai deal rafale dgn india tertunda karena india menginginkan 108 rafale di produksi di india, mungkin ada pertimbngan dari segi ekonomi & politik yg memberatkan rafale/prancis utk mendealkan krjasama trsebut.. misalnya jika setengah dari produksi rafale yg dibeli india di prancis stidaknya bisa mengurangi tingkat pengangguran bagi warga negara prancis..

        Rafale pernah menawarkan 36 pesawatnya ke brasil dg adanya TOT.. sebenernya semua trgantung dari kepintaran negosiasi pemerintah skrg dlm mendukung kemanidirian alutsista.. banyak hal yg bisa dinegosiasikan utk penawaran ke rafale, apalg jika dilakukan secara G to G.. belom lama ini lion air mlakukan pembelian besar2an yg menyelamatkan prancis sedikitnya dr krisis yg bisa.dijadikan daya tawar. Bisa jg kita menjadi kepanjangan tangan rafale utk membantu menjual pesawat trsebut di kawasan asia, bisa jg dgn menambah jenis alutsista lain dari prancis seperti pembelian alutsista ke korsel tanpa harus membeli banyak pesawat seperti india.. masih byk yg bisa negosiasikan seandainya.pemerintahan yg skrng jeli dlm melihat peluang..

        Saya jauh lebih pesimis mengenai TOT yg diberikan EU thypon lebih sedikit dibanding rafale, dimana msh bnyk hal yg bisa.dinegosiasikan aplg kalo kita jadi pembeli pertama rafale..

        Mengenai jas gripen saya setuju saja kalo memang yg jd bahan pertimbangan adlh efesiensi dg TOT yg diberikan.. tp yg jadi pertanyaan apakah sudah dgn.kebutuhan program pesawat tempur kita dimana Lapan sendiri lebih trtarik dgn desain bermesin ganda, apakah bakal sejalan dng riset yg sedang dilakukan Lapan? Berarti Desain yg ada saat ini harus dirubah lg, dmana akan memerlukan waktu lg..

        Tapi jika Lapan ga mempermasalahkan TOT yg diberikan Gripen utk pengembangan riset Lapan saya pribadi tetap stuju demi kemandirian pesawat tempur IFX..

        Maaf hanya pendapat orang awam..

    •  

      turki sendiri pun minta asistensi dari saab group baik desain sampai avioniknya.

  23.  

    Kan saya pernah bilang jangan terlalu berharap lah sama KFX IFX. Ingat porsinya 80-20. Dgn 20% Indonesia ga bisa apa apa kalau seandainya batal. Malah uang ludes hilang.
    Lebih baik bangun sendiri tanpa bergantung sama negara lain.

    Makanya beli saja Eurofighter atau Jas39 1 skuadron berikut TOTnya. Minta mereka buatkan pabrik berikut production linenya di sini. Dari sana mudah mudahan PTDI bisa pelajari dan buat sendiri Pespur Indonesia.

  24.  

    Harapan dan duka

  25.  

    adyuuhh,,,, cocok sama lagunya
    http://m.youtube.com/watch?v=YiLfsTuG1yc

  26.  

    Bakalan gagal neh proyek ga jelas, mending cari partner lain aja. Diliat dari sikap asu ga bisa diharapkan.

  27.  

    Indonesia jangan diam saja menunggu nasib. Demikian juga TNI AU harus lincah, kalau dulu jangka panjang misalnya first tier SU-27/30/35, dan second tier F-16/IFX, maka sekarang mungkin first tier tetap SU-27/30/35, dan second tier berubah jadi F-16/Gripen NG,

    Negosiasi Gripen akan menambah daya saing/ suara kita di KFX/IFX meskipun cuma bayar 20%. Jangan terlambat.

    •  

      atau kita tawarkan joint venture dengan saab untuk produk pespur yang bermesin ganda menjadi lini produk gripen ng terbaru. dengan jargon teririt d ikelasnya karena selama ini kan untuk pespur dual engine pada tinggi biaya operasinya.

    •  

      Bagus dong bung alugoro kalo turki sedang blajar serius dgn saab group, berarti kita bisa belajar dgn negara lain tinggal dikombain.. turki punya budget yg lumayan besar utk proyek TFXnya, dgn keterbatasan dana yg kita punya utk riset diharapkan kedua belah pihak bisa saling membantu proyek pespur kedua negara.. ditambah lg kita sudah ada MOU antara PT DI dgn Turkey Aerospace Industry di bidang pesawat militer..

      Lagipula ini sbg alternatif kalo korsel gagal dlm proyek KFX/IFX.. aplg kita seperti ga dianggap dlm proyek KFX/IFX hanya karna kita share 20% dlm proyek ini..

    •  

      Maaf bung antonov komennya lompat disini..

      Mumpung lg dimari, menurut bung antonov keuntungannya apa kalo kita akusisi gripen untuk proyek IFX kita dgn desain yg diinginkan Lapan yg menginginkan pespur bermesin ganda??

      Apa ga trlalu lama kita belajar dari mesin tunggal ke mesin ganda??

      Apa gripen mau melakukan proyek bersama bermesin ganda seperti yg bung alugoro usulkan dgn pengetahuan dan dana riset pesawat tempur yg msh minim??

  28.  

    Miris sekali mendengarnya jika benar kelanjutan ifx kurang dari 50% peluang unt d teruskannya–terlihat salah satu komentar mengatakan team sudah kembali pulang dan menunggu kbr akhir 2015.tapi kita jgn pesimis..tetep optimis.akhir bukan berarti kiamat/berhenti ,tapi metupakan sebuah awal..dan tetep realistis.
    Saya percaya alutsista tni yg baru banyak berdatangan,tapi jgn betpikir lebay seperti orang mabuk ekstasi…setelah abis reaksinya baru menyadarinya(terbukti dgn kjadian kecelakaan AA)
    Biarlah walau tdk sekarang kita punya alutsista yg di impi²kan ,mungkin thn ini atau thn depan kita punya…dan kita tetap bangga dgn TNI.
    Jgn seperti org yg pindah syuting..katanya gandiwa rasa nusantara lebih gahar dari heli serbu punya tetangga,ifx dgn rasa nusantara lebih gahar dari raptor jg su 35….kapal perang gado²barat timur dgn selera nusantara lebih gahar dari negara asal pembikinnya
    Bikinnya belum koar²nya duluan…mabok ekstasi tuch namanya.
    Ok warga jkgr…jgn pesimis..kudu optimis dan tetep realistis…ayoo move on

  29.  

    Nasib yg Setor Modal ‘cuma’ 20% ya di ombang ambing penuh ketidak pastian..sebaiknya disiapkan rencana Cadangan..

  30.  

    Kadang kadang kita bingung dengan arus permukaan, terkadang riak, datang gelombang, bahkan corong air dan badai..yang mebuat mabuk laut.ternyata didalam permukaan lebih tenang dan tidak memabukkan….
    maaf kata-katanya gak jelas dan ga nyambung…

  31.  

    sebenarnya saya lebih setuju dengan pengembangan rudal dari pada pespur, karena perpur yg hatganya milyaran rontok oleh rudal yg harganya ratusan juta saja

  32.  

    Ya udah beli Gripen E sebanyak 32 dengan senjata + ToT + lisensi, mirip kaya Brazil….. Ato kalo nggak Typhoon asal ada ToTnya juga nggak papa. Sebagai cover teknologi kalo misal ada teknologi yg gak dikasih AS

  33.  

    resiko buat para oknum penganut ngikut negara lain neh … kagak ada kapoknya, ntu duit gaban punya rakyat buat pre eliminery design KFX IFX nasibnya gimane? sapa yg tanggung jawab? suruh audit BPK / KPK … biar pada kapok & jadi botak sekalian … capee deh

    •  

      setuju dgn bung den bdg,hrus ada tindakan dr kpk buat audit,,atau bl perlu demo gak masalah,enak.itu uang rakyat pak,dan apa hasilnya dr kerjasama itu???malah trancam gagal,akhir 2015 brdputuskan katabung jalo,walah walah,,,kerjasamanya nanggung krn dgn korea yg pengalaman dlm jet tempur jg msih raba raba,,duitnya pun nanggung 80 berbanding 20,dan parahnya berujung tdk menentunya proyek tersebut,komplit sdh nasib bangsa ini,wes wes remek rek.

    •  

      hari gini masih pake istilah gaban…ckckck..

  34.  

    sdh jls ini adlah campur tangan USA buat ngrecokin dan memperlambat indonesia agar tdk secepatnya mandiri dlm proyek jet tempur,dan lg dgn penyertaan modal 80 berbanding 20 sya kira kita akan hanya menjadi makmum yg taat kpd imam,sya lbh stuju kita TOT dgn prancis dan rafale nya,atau sekalian RUSIA dgn sukhoinya,india bs tot dgn rusia dan sukhoinya,knp kita enggak bisa???atau dgn typon jg gak maslah,,yg jd pertanyaan maukah para pemimpin dan pejabat kita mengeluarkan dana lbh banyak lgi buat kmandirian jet tempur indonesia???jika alasanya kita gak punya dana banyak itu sdh jls bohong….!!!!!subsidi BBM kmn duitnya???jika perlu cabut smua subsidi BBM kita itu gak maslah,asl dananya gak dikorup berjamaah,sya yakin kita mampu asal para pemimpin kita itu serius,jgn proyek blm mulai sdh ribet mikirin fullus,,kapan majunya???jgn mimpi dengan modal kecil kita bs meraup untung yg besar dgn cepat,,modal besar,jalankan dgn benar,sdh pasti 5 thn lagi terbang prototipe jet tempur indonesia,jika ttp mnunggu kfx korea sy rasa satu generasi lagi br kita bs bkin jet tempur sendiri,,dan itupun tetangga kita sdh jauh lbh maju dri kita,kami siap mengikat perut menahan lapar jika memang hrus demi kmandirian,berani nggak kluarin modal besar????lo gak brani lambaikan tangan pd kamera,kwkwwwkwkkkw (edisi kesal dgn nasib bangsa ini)

  35.  

    Selamat menunggu.

  36.  

    saya dengar proyek IFX adalah untuk jalan pembuatan LFX yg sudah di persiapkan, apabila nanti LFX sukses biar tidak di kira JIPLAK produk negara
    lain. karena hasil pengembangan IFX

  37.  

    Permasalahannya ada pada LM yg mulai turut campur terhadap desain sedangkan desain KFX/IFX sndr sdh final. Pdhl Korsel sendiri berharap pengembangan KFX dari prototip hingga operasional dibutuhkan 8 tahun (2018-2025) mengejar perkembangan pespur Cina J20 & J31. LM tampak ngotot mulai turut campur terhadap desain melihat bbrp spek KFX/IFX diatas F35 sprt kemampuan supercruise, super manouverability (TVC) & Air Superiority yang dilihatnya dpt mengancam pasar F-35.

    KFX/IFX kini bagaikan dewi cantik yang jadi rebiutan
    Bagi Boeing jelas bhw dlm kondisi sekarang dominasi LM dlm alutsista Amriki sgt terlalu kuat tp tidak ingin teknologi & kemampuan mereka dlm pengembangan pespur jd barang mubazir sehingga mengincar pasar lain bukankah Boeing jg punya pengalaman membangun pespur full ato semi stealth dgn mesin ganda sesuai spek KFX/IFX sprt YF22, F15 Silent Eagle, F18 ASH. Boeing punya banyak teknologi stealth yg tdk jadi pilihan Amriki dan pantas diterapkan pd KFX/IFX jk LM tdk mau memberi. KFX/IFX jg punya mesin yang sama dgn F-18 ASH yaitu GE F414

    Bagi Airbus lain lagi. Sbg salah satu induk Eurofighter tampaknya melihat bhw pengembangan Eurofighter sbg platform masa depan sdh terlalu mahal buktinya Eurofighter Tranche 3 seharga USD 155 juta yang membuatnya jauh lbh mahal drpd F-35 yg cuma USD 106 juta ato Sukhoi T50 yg estimasinya USD 125 juta shg perlu mencari platform yang lebih murah dan dapat dipasarkan tentunya terutama bagi negara Eropa yang merasa Thypoon Tranche 3 & F35 dikatakan kemahalan aplg Eropa kini dilanda krismon. Dari sisi ToT Boeing terkenal ramah & tdk ribet

    Masuknya Boeing & Airbus saya rasa akan memberi manfaat jika LM masih ngeyel

  38.  

    terima saja tawaran boeing itu.kalo perlu dukung sepenuh hati.itukan cuma untuk platformnya saja demi efisiensi toh.saya jamin boeing ga akan embargo indonesia.karena saya tahu sejarahnya boeing..

  39.  

    asu pelit

  40.  

    jangan liat asunya.liat boeingnya.kita pasti dibantu.

    •  

      Mas, rencanane malah kerjasama karo dassault breguet avion, dadi mengko bedo antarane IFX karo KFX!! sing IFX ora podo jeroane karo KFX. yen bentuk jobone yo podo persis.

  41.  

    prihatin aja dah,,,dari awal 2012-2013 dan masa reses stop pengembangan selama 1.5 tahun oleh korea selatan dengan alasan pergantian kepemimpinan sudah terlihat aneh dan tidak wajar. lalu muncul LFX sebagai ban serep KFX/IFX gagal, namun disaat LFX melaju kencang tiba tiba korea selatan seperti kebakaran jengot dan memberi pengumuman proyek KFX/IFX lanjut lagi, itu pun masih di tarik ulur dalam hal model bentuk,model mesin apakah single atau dobel, lalu di aduk lagi dengan masalah persenjataan apakah meniru konsep F35 dengan bay weapon atau model cantelan umumnya.

    finalnya lagi lagi, muncul masalah baru, perebutan LM dan BOEING…jika dipakai F18 E/F maka otomatis model bentuk yang tlah di tetapkan oleh korea selatan tidak ada guna nya. hal ini pun sempet menjadi perbincangan hangat oleh “kru”LFX Lapan.
    ibarat bola dengan hanya 20% modal tidak banyak yang bisa di harapkan oleh pemerintah indonesia. tinggal wait and see,, toh uang yang sudah “masuk” tidak bisa di ambil kembali 🙂

    prihatin sakit nya tuh di dompet

    •  

      Sabar bang,Ingat kasus Sandungan project tandingan KFX-E(sbnrnya ini proposal Locheed)? ,
      akhirnya model apa yg menang?
      Itu cuma Riak2 Gelombang aza, akibat Kemilau nya “UANG” yg nenggiurkan.
      ya ada gula ada semut.

  42.  

    Harap-harap cemas -_-

  43.  

    Artikel Asli
    ??????(KF-X) ?????? ?? ??

    – ??????(KF-X) ?????? ?? –
    ? ?????? 12? 19? ??????(KF-X) ??????? ?? ????? ?????.
    ?
    ? ??????(KF-X) ??? ??? ?????(F-4, F-5) ??? ?? ?? ??? ?? ???? ??? ???? ??? ?? ???? ?????? ????, ??? ??? ???? ?????? ??????????(TAC)? ???? ??? ???????????.
    ? ??????? ? 8? 6,700??(????? ??)? ???? ???? ????, ???? ?? ??? ???? ???, ?????? ?? 12? 23? ???? ???? ? ?? ????? ???? ?????? ???? ????? ?? ? ??? ??? ?? ????? ??? ??? ?????.
    ? ?? ??? ?? ????? ?? ?? ? ??? ??, ?? ? ??/??/?? ?? ?? ?? ??? ??? ??? ????? ?? ??? ??? ?? ?????? ? ??????? ??? ?????.
    ? ?? ?????? 2015? 3??? 4??? ?????????? ??? ???? ??? ?? ????? ??? ?????.

    googling translate-nya

    Korean fighter (KF-X) system development Bidding
    – Korean fighter (KF-X) system development cruising –
    ? The DAPA, December 19 Korean fighter (KF-X) system for Bidding for the development was.
    ?
    ? Korean fighter (KF-X) project is based on project to replace outdated fighters (F-4, F-5) selection of air power supplement and future battlefield with the ability to meet the operational concept fighter research development in business, the development of Korea the lead and Indonesia and overseas advanced aviation technology companies (TAC) is involved is a form of international co-development projects.
    ? The tender notice including expenses of approximately 8 6,700 million (including VAT) Period, contains information such as eligibility, and the DAPA coming 1 February 23 bidding companies and domestic partners hope subject to business presentations and proposals to hold back and query request for proposal. The response time will be provided.
    ? company for the tube law relevant development plan in accordance with the provisions and localization, technical and human resources / equipment / facilities Status of the proposal and the evaluation of the technical areas, including development costs will determine the target company through negotiation and bargaining priorities .
    ? facing the DAPA after negotiations with the first target companies March-April 2015 to complete the negotiations and will be undertaken during the first half of the framework development.
    ————————————————– ———————————————

    Indeed sleeping fee

    ? Business Summary
    ? Medium Class aging fighter F-4, F-5 to replace the Air Force to secure a multi-purpose fighter in research and development projects
    ? business needs
    ? minimizing space and power in the future battlefield fighters operating concept ensure proper performance fighter held
    ? ensure that group-based technology leverages the domestic and foreign technical cooperation provided domestic development and performance improvement capabilities
    ? contribute to the domestic aviation industry through the development of Korean fighter

    •  

      Ini berita sdh lama dan sdh dibahas rame2 di fb Asian Defense
      Kesimpulannya yang didapat dari kisruh tsb
      1, Desain KFX/IFX sdh final permasalahannya justru dari pihak LM yg condong & ngotot pd opsi desain KFX-E sehingga perlu dibikin bidding ulang
      2, Masuknya Boeing & Airbus berasal dari saran KAL melalui anak usahanya
      3. Boeing & Airbus menurut KAL berani memberi teknologi penting yang tdk mau dilakukan oleh pihak LM
      5. KFX/IFX jg akan diorientasikan untuk pasar ekspor

  44.  

    Wah INDONESIA di KADALIN sama KORUT….. Uang $2 milyar ludes di santap KORUT dan di gunakan mereka untuk beli F35. Kasian deh loe…..

  45.  

    gagal lagi je kasian indo….n di php korea

  46.  

    negeri boyband tukang bohong

 Leave a Reply