Sep 142017
 

Pesawat Hercules TNI AU bersiap mengirimkan bantuan kemanusiaan untuk Rohingya ke Bangladesh, 13/9/2017. ( Sutopo Purwo Nugroho @Sutopo_BNPB)

Banda Aceh – Pesawat Hercules C130 TNI AU mendapatkan izin mendarat di Bandara Chittagong Bangladesh pada pukul 17.00 waktu setempat untuk mengantarkan bantuan kemanusiaan bagi pengungsi Rohingya di Bangladesh.

Menurut keterangan Komandan Satgas Civic Mission TNI AU Marsma TNI Nanang Santoso di Banda Aceh, Kamis pagi, 14/9/2017, pihaknya baru mendapatkan “landing slot” dari pemerintah Bangladesh bagi dua pesawat pengirim bantuan.

Dua pesawat yang akan berangkat,  bernomor registrasi A1326 yang diberikan waktu mendarat pukul 17.00 dan pesawat kedua A1319 dengan waktu mendarat pada pukul 19.00 waktu setempat.

Jeda waktu antara Waktu Indonesia Barat dengan Bangladesh adalah 1 jam lebih cepat.

Dengan waktu tempuh yang dibutuhkan dari Aceh ke Chittagong selama 4 jam, maka rencananya Hercules pertama akan terbang pada pukul 14.00 WIB.

Sementara itu, dua pesawat Hercules lainnya, A1335 dan A1316, terus bersiap di Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh, menunggu izin mendarat dari pemerintah Bangladesh.

Seluruh barang bantuan kemanusiaan dari pemerintah Indonesia disimpan di dalam pesawat yang diparkir di Lanud Sultan Iskandar Muda.

Tim Satgas Civic Mission Indonesia akan menyampaikan bantuan itu kepada Dubes RI untuk Bangladesh Rina Soemarno yang akan meneruskannya kepada pemerintah Bangladesh untuk didistribusikan kepada pengungsi Rohingya.

TNI AU mengoperasikan 4 pesawat Hercules C130 untuk membantu pengiriman bantuan kemanusiaan dari pemerintah dan rakyat Indonesia kepada warga Rohingya di Kota Cox’s Bazar. (Antara).

  8 Responses to “Pesawat Hercules TNI Dapat Izin Mendarat di Bangladesh”

  1. Ya harus diijinkan. dr pd Bangladesh ngeluarkan banyak biaya utk ngasih makan dan perlengkaspan pengungsi. Biayanya besar.

  2. Bangga kita bisa bantu sesama demi kemanusiaan …

  3. luar biasa..smoga selamat dan sampai di tujuannya..

  4. Bantuan sangat dibutuhkan di myanmar dan di bangladesh
    soal status penduduk roghiya yg tidak diterima terjadi chaos maka opsi terburuk bantuan kemanusiaan adalah MILITER apakah mungkin ?

    • Pengiriman bantuan yang diterbangkan dengan pesawat Militer ( walau sudah lumrah ) ini , bisa jadi adalah sinyal bahwa INDONESIA pun siap mengirimkan MILITER ke wilayah komplik ( jika di minta PBB ) dan menjadi pesan politik bagi pemerintah / MILITER MYANMAR ,agar sesegera mungkin menanggani komplik Rohingya dengan seadil adilnya , hal ini mengingat mayoritas korban adalah muslim myanmar ran INDONESIA adalah negara dengan populasi muslim terbesar Dunia .

  5. Bravo Indonesia….memang indah klo saling berbagi dengan yg lagi kesusahan….Lanjutkan…

  6. Lawan sepadan buat F22 Raptor Amrik?

 Leave a Reply