Dec 192014
 
Model FTC-2000G ditampilkan di Zhuhai Airshow

Model FTC-2000G ditampilkan di Zhuhai Airshow

China berencana memodifikasi pesawat tempur JL-9 yang juga dikenal sebagai FTC-2000, menjadi sebuah jet tempur multirole ringan untuk pasar luar negeri, ujar Guancha Syndicate di Shanghai, 15 Desember 2014. Jet tempur buatan Guizhou Aviation Industri itu akan diberinama FTC-2000G

Awal bulan ini, Angkatan Udara Ghana akhirnya membeli pesawat tempur Brasil dan melpaskan tawaran K-8 dari China. Namun kenyataan ini tidak berarti China telah menyerah dalam menjual pesawat latih ringan untuk negara-negara berkembang.

China akan konsentrasi memodifikasi pesawat latih FTC-2000 menjadi pesawat penyerang FTC-2000G.

Sebuah model FTC-2000G telah ditampilkan di Zhuhai Airshow di Guangdong bulan lalu. Pesawat itu dapat dilengkapi rudal udara-ke-udara PL-5II, enam peluncur roket 90mm dan dua bom 250-kg. Seperti jet tempur J-7 China yang dirancang berdasarkan MiG-21 Uni Soviet, jet tempur FTC-2000G juga menggunakan WP-7 turbojet. China berencana mengekspor pesawat tempur baru ini ke luar negeri dengan harga yang kompetitif.

Karena sebagian besar pembeli potensial China di Asia Tenggara, Afrika dan Amerika Latin tidak memiliki kapal induk, maka kait pendaratan akan dihapus dari FTC-2000G, sekaligus membantu mengurangi berat. Dengan demikian FTC-2000G dapat membawa lebih banyak bahan bakar dan payload, kata Guancha Syndicate. Di masa depan kemungkinan akan dilengkapi dengan mesin WS-13 yang memiliki ukuran sama dengan RD-93 Rusia.

by. ANDRI CAHYADI

sumber : wantchinatimes.com

Bagikan Artikel :

  31 Responses to “Pesawat Latih Tempur Multiperan China Siap Diekspor”

  1. izin absen pagi

  2. waaah mbah bowo demen bgt nihh

  3. Saingan T5O golden eagle nih

  4. weehhhh mantebb…

  5. body nya mirip mig-21…….kecuali hidungnya dimancungin

  6. mirip BAE Hawk

    General characteristics JL9 (mungkin bersaing di harga yan lebih murah dari T50)

    Crew: 2
    Length: 14.555 m (47 ft 9 in)
    Wingspan: 8.32 m (27 ft 3.5 in)
    Height: 4.105 m (13 ft 5.5 in)
    Powerplant: 1 × Guizhou Liyang WP-13F(C) afterburning turbojet
    Dry thrust: 43.15 kN (9,914 lb)
    Thrust with afterburner: 63.25 kN (14,650 lb)

    Performance

    Maximum speed: Mach 1.5
    Cruise speed: 1100km/h (594kt)
    Range: 1600 km (863 nm)
    Service ceiling: 16,000 m (52500 ft)

    Armament

    Guns: 1×Type 23-1 23 mm cannon
    Hardpoints: 5
    Missiles:
    Air-to-air: various short and possibly medium-ranged air-to-air missiles
    Air-to-ground: various
    Bombs: various guided and unguided bombs and rockets

    Avionics
    FIAR Grifo S7 pulse-doppler radar

    Saingan KAI Golden Eagle: (menang armamen dan avionics)

    Crew: 2
    Length: 13.14 m (43.1 ft)
    Wingspan: 9.45 m (31 ft) (with wingtip missiles)
    Height: 4.94 m (16.2 ft)
    Powerplant: 1× General Electric F404 (built under license by Samsung Techwin[16]) afterburning turbofan
    Dry thrust: 53.07 kN (11,925 lbf)
    Thrust with afterburner: 78.7 kN (17,700 lbf)

    Performance

    Maximum speed: 1,770 km/h, 1,100 mph at 3,000 m or 10,000 ft (Mach 1.5[39][109])
    Range: 1,851 km (1,150 mi)
    Service ceiling: 14,630 m (48,000 ft)
    Rate of climb: 11,887 m/min (39,000 ft/min)
    Thrust/weight: 0.96
    Max g limit: -3 g / +8 g[39]

    Armament

    Guns: 1× 20 mm (0.787 in) General Dynamics A-50 3-barrel rotary cannon
    Hardpoints: Total of 7 with x4 underwing x2 wingtip and one under fuselage; holding up to 8,250 lbs (3,740 kg) of payload
    Rockets:
    Hydra 70
    LOGIR
    Missiles:
    Air-to-air:
    AIM-9 Sidewinder
    AIM-120 AMRAAM[65]
    Air-to-ground:
    AGM-65 Maverick
    Bombs:
    Mk 82
    Mk 83
    CBU-97/105 Sensor Fuzed Weapon
    Spice-equipped bombs
    JDAM-equipped bombs
    WCMD

    Avionics

    AN/APG-67 (T-50)
    EL/M-2032 (TA-50 and FA-50)
    Lockheed Martin Advanced Avionics

  7. LCS mendidih adalah cara marketing menjual peralatan tempur. semakin panas semakin laris alutsista. seperti “saya akan ciptakan virus”, dan pasti antivirus saya akan di borong untuk memprotec data dan komputernya.

    • Betul bung .. itu cuman strategi penjualan alat alat perang saja .. mengorbankan beberapa ribu nyawa dan senjata laku , dimana skrg USA dan eropa udah mundur dari irak dan afghanistan .. ga ada lagi ancaman perang besar maka dimunculkan ISIS dan LCS … hehehe Smart

  8. andai lapan depercaya untuk membuat project kapal latih tempur sekelas T 50 golden eagle. dan PT DI fokus pada jet fighter dalam Project KFX-IFX.

  9. INDONESIA pasti bisa

  10. mbah bowo setuju nih,,,klo menhan bisa hub mbah bowo bisa dpt diskon.,+ bonus amoy anciang..oo.

    • OMONG KOSONG, DIA PALSU DEK, JANGAN DI HIRAUKAN

      JANGAN PALSU NAMA SAYA ….

      INI BUKAN SAYA ………. MOHON ADMIN …. AGAR SEMUA DITERTIPKAN ……

      SEMUA YANG TIDAK PRO NKRI HARUS DI BLOCK …….

      FORUM JKGR INI KHUSUS YANG CINTA TANAH AIR,……

      BUKAN YANG PRO PLA …..

      SAMPAI KAPANPUN JIKA ADA YANG PRO PLA DI FORUM INI, PASTI AKAN DILAWAN KOMENTARNYA…….

      SIAPAPUN TAK ADA HAK UNTUK MENGHALANGI WARGA YANG PRO NKRI UNTUK MEMERANGI YANG PRO PLA..

      ############## PERINGATAN, JANGAN PAKAI NICK NAME ORANG LAIN ###############

  11. kebanyakan koleksi hardcore seehhh :mrgreen:

  12. Inikan jet tempur kesukaan saya nih 🙂

  13. Mendingan YAK130 kemana-mana dibanding FTC2000G.
    btw, china kalau jual alutsista versi ekspor pasti pake embel2 angka, kalau gak seceng pasti noceng. mgkn dianggap china biar nomor typenya keren di negara dunia ke tiga sprt afrika. cb yg ngerti alutsista dgn kode seceng dan noceng sdh jls versi monkey model. barang dgn kwalitas jauh dibawah standar utk yg dipakai china sendiri.

    :bingung: :bingung: :bingung:

  14. Jangan sampe beli tu pesawat china, nanti cepat jadi barang rongsokan; selama ini bisa dibilang semua barang buatan china cepat jadi sampah dan kalau dihitung-hitung tekor belu barang china dibandngkan buatan jepang dan korea. SILAHKAN BUKTIKAN……. ini sudah bukan rahasia umum lagi. Ingat peswat Merpati yang buatan China? Beresiko beli peralatan militer buatan china, belum teruji dalam medan tempur, kebanyakan CUMA ANALISA “NGEDABRUS PAKAR” yang sok tau…. Oleh kafrena itu, mungkin, untuk penguasaan rudal, RI tidak hanya beli-TOT C-705 (buatan china) tapi juga dengan SAAB dll…. BELAJAR DARI CHINA DALAM BANYAK HAL PENTING. Tapi justeru China (rakyatnya terutama) musti belajar dari RI bagaimana bisa hidup dengan “bebas – berdemokrasi” tidak takut “dikerangkeng/demo” kalau tidak puas sama pemerintahnya…

 Leave a Reply