Aug 242014
 
image

Desain Pesawat N-219

Bandung – PT Dirgantara Indonesia (PTDI) optimistis merampungkan pembuatan dua unit pesawat N-219 dan akan menjadi kado istimewa pada HUT ke-70 RI tahun 2015. “Pesawat N-219 yang merupakan produk asli PTDI optimitis rampung pada Agustus 2015 dan menjadi kado bagi HUT ke-70 RI,” kata Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia Budi Santoso di sela acara HUT PTDI ke-38 di Bandung, Sabtu.

Setelah merampungkan prototype sebanyak dua unit, PTDI menargetkan untuk bisa memasarkan pesawat baling-baling tersebut pada 2015-2016.

Menurut Budi Santoso, pesawat yang rencananya membidik pasar penerbangan perintis itu merupakan hasil rancangan insinyur-insinyur PTDI yang dirancang dengan tingkat kehandalan yang bersaing di kelasnya.

“Kami ingin buktikan kepada calon pengguna keunggulan dari pesawat ini. Bila mendapat respon pasar PTDI memiliki kapasitas untuk bisa memproduksi 12 hingga 18 unit per tahun,” kata Budi Santoso.

Pesawat yang berkapasitas 19 penumpang itu, akan dirilis dengan harga 5 juta dolar AS. Harga sangat bersaing di kelasnya.

PTDI memiliki pengalaman bidang teknologi kedirgantaraan dan selama ini telah menjadi mitra sejajar dengan produsen pesawat dunia seperti Boeing, Eurocopter dan lainnya.

“Pesawat N-219 memiliki pasar potensial, keunggulannya bisa melayani penerbangan perintis dengan landasan pendaratan dan pacu yang pendek,” kata Budi.

Model Pesawat N-219 PTDI,  saat Pameran HUT BPPT di Jakarta (photo:Antara/Dhoni Setiawan)

Model Pesawat N-219 PTDI, saat Pameran HUT BPPT di Jakarta (photo:Antara/Dhoni Setiawan)

Pasar di dalam negeri cukup terbuka, yakni untuk melayani rute perintis di Kalimantan dan Papua yang saat ini dilayani oleh pesawat kecil yang dioperasikan oleh operator penerbangan perintis di kawasan itu. (Antara).

Pesawat N-219 merupakan pesawat multi fungsi bermesin dua yang dirancang oleh Dirgantara Indonesia dengan tujuan untuk dioperasikan di daerah-daerah terpencil. Pesawat ini terbuat dari logam dan dirancang untuk mengangkut penumpang maupun kargo.

Pesawat yang dibuat dengan memenuhi persyaratan FAR 23 ini dirancang memiliki volume kabin terbesar di kelasnya dan pintu fleksibel yang memastikan bahwa pesawat ini bisa dipakai untuk mengangkut penumpang dan juga kargo.

N-219 merupakan pengembangan dari NC-212 yang sudah diproduksi oleh PT DI di bawah lisensi CASA. Selain itu PTDI juga memiliki produk unggulan yakni CN-235 versi MPA dan sipil serta pemegang lisensi pemasaran pesawat N-295 di kawasan Asia Pasifik.

  35 Responses to “Pesawat N-219 Rampung 2015”

  1. maju terus PT DI…!

    • wih..12 sampai 18 unit pertahun..belum CN235 ama 295..belum helo..gede juga kapasitas produksi PT DI ya..mantap..!

    • calon pengganti nomad punya AL nih..

    • numpang comen ya bung akung
      hehe

      musuh N219 hanya 1
      orang2 yg gk suka dan akan menghancurkan proyek ini

      saya yakin PTDI pasti sudah siap dengan segala rencananya

      • Setuju bung, sebagaimana musuh N-250 kita dahulu.
        19 tahun yg lalu kita sudah mampu membuat pesawat tercanggih dikelasnya pada jaman itu. dan semua sirna karena orang-orang yg tidak ingin bangsa kita maju. Sampai menitikkan air mata saya melihat fil ” Habibie dan Ainun”.
        Orang-orang kita tidak percaya dengan buatan bangsa sendiri. sehingga mendukung penghentian proyek prestisius saat itu.
        Majulah bangsaku.

  2. Mantap. Numpang bung akung hehe

  3. Wuiihh hebat pt DI

  4. 5 besarrr

  5. Menunggu Ifx made in PT Di

  6. terus awasi di pemerintahan baru ini
    jangan sampai industri strategis semacam PTDI terhambat kinerjanya seperti saat pemerintahan IBU PRESIDEN

    • Apalgi PTDI sampai dijual…

    • ciyus ? hahaha…

      masa pemerintahan si mbok baru berselang 2-3 tahun dari dikucurkannya pinjaman IMF, PTDI dilarang IMF menerima alokasi dana pemerintah.

      yang perlu dipertanyakan adalah dibiarkan mangkraknya N-250 setelah pinjaman IMF lunas, sehingga garuda membeli ATR-72 untuk penerbangan ‘explore’nya…

    • bedalah bro…bargaining position kita thn 2001 dan skr beda…lebih bagusan skr…salah satu alasan saya jadi timses SBY thn 2004 krn alasan ini.(penjualan aset2 nasional;)….teryata gw g salah pilih SBY memenuhi janjinya utk bbrp item pengembangan industri strategis nasional..walau belum maksimal juga…kalo skr bedalah…PDIP..pernah dihukum 10 thn..kalah pilpres…mereka pasti sangat hati2..kalo dulu sih masa euforia berkuasa,,,pasti berbeda…saya yakin itu…

  7. mantap ayo tni beli tuk gantiin pswt tuir

  8. 10 besar..semangattt..

  9. lanjutkan

  10. 10 besar..

  11. Nah ini baru prestasi … salute untuk bung Andi A dan kawan-kawan di PTDI …

    Selain mengembangkan produk baru … tolong dong segera minta tambahan modal PMP ke pemerintah sebagai pemegang saham untuk memperbaharui perlatan dan sarana produksi yang sudah ketinggalan jaman saat ini …. Juga perlu dipikirkan untuk memindahkan fasilitas PTDI ke Kalijati Subang) untuk pengembangan ke depan sebab di sana ada +/- 1800 Ha tanah yang sudah dipersiapkan untuk PTDI … tetapi sekarang terlantar dan sudah diduduki oleh masyarakat setempat ….

    • Sabar bung PK nunggu kalau pesanan banyak dan kurang modal ,baru minta PMP. kalau Pemerintah mbulet yo do di Ogrok – ogrok ben duite ceblok…heheheheh

  12. katanya khazakstan juga tertarik

  13. Salute..buat PT DI….semoga indonesia dalam lindungan allah SWT…

  14. Dilengkapi auto pilot ga ya? Siapa tahu bisa dikembangin jadi drone.

  15. ….wujudkan jadi nyata…kuasai market share-nya…..aku bangga

  16. jos gandos…top markoto…

  17. terus berkarya PT DI…

  18. Bung yayan jadi order N-219 kah?, kemarin antusias banget dengan Pesawat ini.hehe

  19. Ayo semangat Bangsa ku … Inovasi dan inovasi terus dan jangan lupa kucuran modalnya.
    Plus dibantu pemasarannya …
    Mantap …

  20. Pengen liat n219 nanti yg versi militer. Kira2 bisa gk ya ni pesawt diconversi jadi pesawat coin biar bs mngcover super tucano. Klo bisa psti top bnget..

  21. pingin liat nih pengemabangan N219 versi Navy

  22. PT Dirgantara Indonesia (PTDI) optimistis merampungkan pembuatan dua unit pesawat N-219 dan akan menjadi kado istimewa pada HUT ke-70 RI tahun 2015. “Pesawat N-219 yang merupakan produk asli PTDI optimitis rampung pada Agustus 2015 dan menjadi kado bagi HUT ke-70 RI,” kata Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia Budi Santoso di sela acara HUT PTDI ke-38 di Bandung, Sabtu.

    Setelah merampungkan prototype sebanyak dua unit, PTDI menargetkan untuk bisa memasarkan pesawat baling-baling tersebut pada 2015-2016.

    Kalau kabar ini benar, berarti rencana ini mengalami kemajuan pesat dan berdampak maju sehingga PT. DI optimis mampu memasarkan ke konsumen pada tahun 2016 rencana lebih maju dari jadwal sebelumnya yaitu tahun 2017 baru selesai pembuatan dan akan dilanjutkan pengajuan untuk memperoleh sertifikat layak terbang dari kementerian perhubungan dan pemerintah terkait untuk dapat di pasarkan.

    Semoga ini akan menjadikan kita bangga akan produk-produk bangsa ini 😀

 Leave a Reply