Aug 232017
 

Dok. Penerbangan Perdana Pesawat N219, 16/8/2017. (Foto : Donny Hidayat (Peneliti Pusat Teknologi Penerbangan LAPAN)

Bandung – PT Dirgantara Indonesia kembali melakukan uji terbang pesawat N219 di landasan pacu Bandara Husein Sastanegara, Kota Bandung, Jawa Barat bersamaan dengan ulang tahun ke-41 perusahaan dirgantara tersebut.

Pesawat karya anak bangsa ini lepas landas Rabu 23-8-2017 sekitar pukul 09.15 WIB dari Bandara Husein Sastranegara, Bandung dan berputar-putar di langit di atas Bandung dan mendarat sekitar pukul 10.00 WIB.

Uji terbang ini, sebelumnya akan disaksikan langsung Menristekdikti, namun mendadak tidak hadir, karena harus menghadiri rapat bersama presiden Joko Widodo.

Kapten penerbang Esther Gayatri Saleh kembali menjadi Pilot utama dalam uji terbang tersebut didampingi Kopilot Kapten penerbang Adi Budi Atmoko.

Direktur PT DI, Budi Santoso, mengatakan keberhasilan uji terbang pesawat N219 sangat penting sebagai pembuktian bahwa bangsa Indonesia mampu melaksanakan rancang bangun, testing, sertifikasi, hingga produksi.

“Tidak ada technical Assistnce dari bangsa asing. Semua adalah hasil kerja keras olah pikir atau brainware bertahun-tahun dari para engineer Indonesia,” kata dia, Rabu, dirilis Antara, 23/8/2017.

Purwarupa pesawat ini, telah melaksanakan serangkaian pengujian dimulai dari wing static test, landing gear drop test, fungtional test engine off, medium speed taxi, high speed taxi, dan hopping.

Serangkaian tes, analisa, dan daya tahan tidak hanya sampai uji terbang saja, pesawat ini juga harus melewati uji kelelahan, yang membutuhkan 3.000 circle atau sejak mesin dihidupkan untuk terbang hingga mendarat dan kembali diparkirkan.

Sebelumnya, pada 16 Agustus 2017 pesawat N219 hasil pengembangan riset PT Dirgantara Indonesia (DI) dan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) telah diuji coba dan sukses dalam melaksanakan penerbangan pertamanya.

Tetapi, untuk sampai tahapan pemasaran, pesawat N219 harus melalui tahapan-tahapan uji sampai mendapatkan sertifikat kelaikan udara. Artinya pesawat N219 telah aman untuk mengudara.

  7 Responses to “Pesawat N219 Terbang di Kota Bandung”

  1. Selamat. semuga bulan depan mulai oroduksi masal amin.

  2. Tinggal pengembangan menjadi pesawat amphibi dan pesawat angkut berat.!!

  3. Tinggal meyusul N245 dan R80 uji terbang!

  4. maju terus py di,..jangan kalah sama pt pal….

  5. mantaf moga sukses produksinya

  6. Pengujian terbang nya hingga 300 jam, baru aman utk digunakan….berwrti sekali uji brp jam ya terbang nya? jd skr sisa brp jam lg?

 Leave a Reply