Pesawat N219 Terbang Perdana 20 Menit

21
17

Bandung – Prototype pesawat pertama N219 karya anak bangsa dari PT Dirgantara Indonesia melakukan uji coba penerbangan perdana (flight test) di landasan pacu Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, Rabu, 16/8/2017.

Uji coba penerbangan perdana pesawat ini dilakukan sekitar pukul 09.10 WIB, dan disaksikan langsung oleh Kepala LAPAN Thomas Djamaluddin, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Agus Santoso, Dirut PT Dirgantara Indonesia (DI) Budi Santoso, dan seluruh jajaran Direksi dan Dewan Komisaris PT DI.

Uji coba penerbangan dilakukan setelah purwarupa pesawat pertama N219 mendapatkan Certificate of Airworthiness dari Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasional Pesawat Udara, Kementerian Perhubungan.

Purwarupa pesawat pertama N219 diterbangkan oleh pilot Kapten Esther Gayatri Saleh dan co-pilot Kapten Adi Budi Atmoko.

Penerbangan perdana pesawat N219 ini ikut serta Ir Yustinus K yang bertindak sebagai Flight Test Engineer untuk memastikan setiap tahapan pengujian terbang dilaksanakan dengan baik dan benar serta terjamin unsur keselamatannya.

Lama penerbangan perdana prototype pesawat pertama N219 dilakukan sekitar 20 menit dengan rute di kawasan Batujajar dan Waduk Saguling.

Pesawat N219 kerjasama PT DI dan LAPAN

Untuk Penerbangan Perintis

Asisten Khusus Pengembangan Pesawat Terbang PT Dirgantara Indonesia Andi Alisjahbana mengatakan Pesawat N219 dirancang untuk melayani penerbangan perintis di Indonesia seperti kawasan Pulau Papua dan Kalimantan.

“Ini pesawat kecil untuk 19 penumpang dan dirancang untuk kebutuhan Indonesia di penerbangan perintis,” ujar Andi Alisjahbana, di sela-sela uji coba penerbangan perdana Purwarupa Pesawat N219, di PT DI Kota Bandung, Rabu, 16/8/2017.

Pesawat ini, juga dilengkapi dengan “avionic” canggih yang memiliki informasi navigsi yang banyak sehingga bisa terbang di pedalaman seperti Papua dan Kalimantan.

Ditargetkan Pesawat N219 untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri, khususnya bagi kebutuhan transportasi udara di pedalaman.

“Target utama konsumsi dalam negeri, kebutuhan bangsa Indonesia supaya lebih erat dan terjangkau,” kata Andi Alisjahbana, dirilis Antara, 16/b/2017.

Uji coba penerbangan pertama Purwarupa I Pesawat N219 menjadi tonggak sejarah bagi bangsa Indonesia.

“Jadi ini semacam, boleh kita katakan satu bangsa, bangsa yang bisa membuat dan merancang sendiri di Asia, mungkin hanya Jepang, Korea, China dan Indonesia. Jadi ini kemampuan luar biasa event di dunia yang penting bukan itu, tapi ini sejarah,” kata Andi Alisjahbana.

21 KOMENTAR