Oct 282014
 

Pesawat Singapura dipaksa mendarat di Supadio, Metrotv/ Nasir Putra

Pesawat Singapura dipaksa mendarat di Supadio, Metrotv/ Nasir Putra

Metrotvnews.com, Pontianak: Sebuah pesawat komersil VH-PFK dipaksa mendarat di Pangkalan TNI Angkatan Udara Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (28/10/2014). Pesawat asal Singapura itu melintas tanpa izin di wilayah NKRI.

Dua pesawat tempur milik Komando Pertahanan Udara Nasional (Kohnudnas) memaksa pesawat dengan tiga kru itu mendarat di Supadio. Ketiga kru langsung digelandang ke Markas TNI AU Pontianak untuk menjalani pemeriksaan. Ketiganya yaitu pilot Tan Chin Kin, warga Singapura; Xiang Bohong asal China; Zheng Chen, asal China.

Komandan Pangkalan TNI AU Pontianak Kolonel Penerbang Tedi Rizalihadi mengatakan pesawat itu melintasi udara NKRI tanpa izin. Pesawat terbang dengan rute Sibu, Kuching, Malaysia menuju selatan Singapura. (news.metrotvnews.com)

 

============================================================================================

Sukhoi TNI AU Kembali Paksa Pesawat Asing Mendarat di Pontianak

 

 

Untuk kedua kalinya dalam seminggu pesawat tempur Sukhoi TNI AU paksa mendarat pesawat asing di Pontianak sebuah pesawat sipil Singapura jenis Beechcraft 9L dengan nomor ekor VH-PFK rute penerbangan Cebu (Filipina) ke Seletar (Singapura), pesawat tersebut disergap oleh dua pesawat Sukhoi 27/30 Flanker TNI AU diatas Laut Cina Selatan. Selasa (28/10). Pesawat yang dicurigai terbang di atas wilayah Indonesia tanpa ijin pemerintah RI ini terbang pada ketinggian 20-25 ribu kaki dengan kecepatan 250-350 kts.

Kosek Hanudnas I Halim di bawah pimpinan Pangkosekhanudnas I Marsma TNI Fahru Zaini saat itu tengah melaksanakan latihan Hanudnas Tutuka, sehingga segera dapat menangkap sasaran latihan dan pesawat tak dikenal yang lewat dan melakukan penyergapan dan dipaksa mendarat.

Penyergapan dimulai ketika pagi hari pukul 07.56, Popunas menerima informasi adanya pesawat tanpa flight clearance dari Posek I Halim yang dideteksi radar hanud rute Seletar-Cebu pada ketinggian 25 ribu dengang speed 214 kts yang dikendalikan oleh ATC Singapura. Segera  dua pesawat tempur Sukhoi dengan call sign Klewang Flight TS 3008 dengan pilot Letkol Tamboto/Kapt.Fauzi dan TS 2704 dengan penerbang Kapt.Gusti take off dari Batam menuju sasaran,  namun pesawat tidak terkejar karena jarak sudah jauh.

Pukul 11.36 WIB pesawat yang sama ditangkap kembali oleh radar Hanud Kosekhanudnas I pada posisi di utara Pontianak.  Kembali  Klewang terbang dari Batam menuju sasaran.

Pesawat berhasil ditemukan di tengah Laut di selatan Kepulauan Natuna yang kemudian diidentifikasi secara visual dan secara radio selama 15 menit sebelum bisa diminta mendarat secara paksa di Pontianak. Pesawat pelanggar wilayah mendarat pada pukul 13.23 WIB di Pontianak dan diinterogasi oleh personel Lanud Pontianak yang merupakan satuan dibawah Koopsau I yang meliputi Indonesia bagian barat.

Meskipun pesawat di bawah kendali otoritas penerbangan Singapura, namun karena ruang udara tersebut adalah wilayah kedaulatan Indonesia, maka semua penerbangan harus memiliki ijin penerbangan yang lengkap dari pemerintah RI.

Kohanudnas, Koopsau I dan II merupakan komando operasional TNI AU yang siaga senantiasa, baik dalam latihan atau situasi apapun, siap 24 jam menegakkan kedaulatan dan hukum di udara demi kepentingan dan keamanan nasional Indonesia. (tni-au.mil.id)

 Posted by on October 28, 2014

  107 Responses to “Pesawat Singapura Dipaksa Mendarat di Bandara Supadio Pontianak”

  1. Jempol buat TNI AU, abis ausie skrg singapura he he he..

    • Yang saya suka :
      …..”Meskipun pesawat di bawah kendali otoritas penerbangan Singapura, namun karena ruang udara tersebut adalah wilayah kedaulatan Indonesia, maka semua penerbangan harus memiliki ijin penerbangan yang lengkap dari pemerintah RI.”….

      Joss …… Mantaf

      • bung gue…. sejak kapan kohanudnas punya pesawat tempur….. shukoi lagi ?.

        • Berharap kohudnas punya pesawat yang khusus digunakan untuk intercept dan biaya operasional rendah dan teknologi terbaru, karena siapa tau nanti ada pesawat tempur negara tetangga yang nyelonong dan menjatuhkan muatan di kota kota Indonesia, karna yang early warning pertama kohudnas, ayo kita dukung kohudnas yang profesional dan kuat, sebagai garda terdepan penjaga kedaulatan udara Indonesia, salam

          • Lamanya proses intercept plus ssmpat lolos dulu ke malay….des kesimpulannya mendesak bangun pangkalan militer plus armada interceptor di paloh/ tj. Datu kab. Sambas Kalbar….

      • Mantaf, godain saja dng penerbangan2 pesawat cn235 kita, atau dng pesawat tempur kita,tanpa kasih tahu otoritas singaporn, kan terbang di wilayah sendiri.xixixi.
        Berikutnya ambil alih kembali kedaulatan udara natuna dari singaporn.
        Semoga kedaulatan udara Natuna bisa direbut kembali oleh pak RR dan pak TE.ngarep.com

      • Yg menjadi pertanyaan saya knapa peswat bisa hilang dari radar dan baru ditek lagi jam
        11.36.

      • Melanjuti komentar bung gue

        Gak kebayang gimana pihak intruder pada saat di intercept dgn para alpha diatas wilayah teritori NKRI walau saat ini masih dalam kontrol udara pihak SIN…

        Mungkin mereka merasa bahwa sudah berada dlm kontrol udara SIN sehingga merasa tdk akan di intercept ataupun disuruh force down oleh para alpha kita.

        Dan merupakan keputusan yang sangat tepat jika pihak kita menggunakan the flanker untuk mengintercept mereka karena meskipun menurut pandangan awam saya letak titik intercept tsb berdekatan dengan lanud Supadio sbg lokasi home base..untuk itu adalah tindakan yg sangat tepat jika kita mendeploy satu flight di lanud Supadio.secara teori dan fakta bahwa flanker kita mempunyai daya deterent lebih jika dibandingkan dengan barisan fighter SIN yg sebagian besar adalah F 16
        & F15, sehingga pihak SIN merasa segan jika terpaksa head on dlm peristiwa ini.

        Mohon maaf jika analisa ini banyak kekurangannya.

      • yakin SU kita latihan fi batam?
        hehe

    • Numpang lapak Bung Gue

      Semoga segera disiapkan pangkalan di natuna dan di isi oleh sukro 35,
      Biar wilayah udara Indonesia gak disusupi pesawat asing terus. Btw, akhir2 ini gahar bener nih TNI AU kita.

      Salam NKRI

    • Menganggap cemen ama TNI KHUSUNYA TNI AU jadi iso saenake dewe mondar mandir di wilayah NKRI BAIK LAUT, DARAT DAN UDARA …

      TNI AU sekali kali Realase missile AMRAAM ke pesawat musuh biar kapok … Well, semoga MEF II jadi akuisi Su 35S biar mikir entu musuh mau numpang lewat diwilayah udara NKRI …

    • kalau pesawat sipil suruh mendarat sambil ditoyor-toyor sambil bayar pajak, kalau pespur tetangga yg nakal ya kalau ga disambit buk minah ya eskawanatus ddan ga mungkin masuk berita resmi.

      radar kita sudah mumpuni, ga usah nunggu 2015 seharusnya sekarang FIR sudah miilik kita

    • Bung gue, mhn maaf. Kayaknya kita mulai “galak”. Apa jgn2 ini agenda kita utk merebut kembali FIR yg masih dikendalilan Singoporn????

      Maaf pertanyaan petani gunung…

  2. numpang bung gue..heeee

  3. Lanjutkan

  4. perlu segera su 35 tanpa bxk alasan lg itu mutlak….

  5. negara tetangga berturut2 mncba ksiapan tni. negara mna ya slanjutny?

  6. kohanudnas harus segera dilengkapi dgn radar yg super canggih dan SAM jarak tengah dan jauh

    kalo judulnya : ‘sukhoi indonesia tembak jatuh pesawat asing’ didengernya enak 😆

    atau dendanya dilipatgandakan biar kapok

  7. The BEST JOB TNI AU
    Lo perlu yg melanggar itu di tembak saja dgn RHAN 7777

  8. tooop markop buat TNI AU.
    mudah2an di pemerintahan pak jokowi jk .
    TNI AU akan di lengkapi psawat intercep yg mumpuni untuk menambah kekuatan yg ada..
    supaya tiada phk manapun meremehkan bangsa indonesia. khususnya negara tetangga yg suka usil..
    nkri harga mati

  9. Ada yg lg ngetes radar TNI neh. Percobaan berturut2 dari ausie n sinpore. Mudah2 TNI AU sudah menyiapkan diri bukan hanya utk radar pesawat komersil tp jg harus punya radar anti pesawat siluman kaya vietnam.

  10. hebat, lanjutkan …

    biar ga ada yang berani macam – macam lagi

    NKRI harga mati

  11. gile bener seminggu udah dua kali yg menerobos wlyh nkri, besok2 siape lagi nich??!

    • aku tak mengerti dunia. seluruh dunia menganggap Indonesia masih tidur. apalagi orang2 dan pemikir dari Blok barat melihat kelemahan Indonesia yg selalu tertidur dan bisa di INJAK-INJAK. Saya melihat kenyataan.

  12. gantian sonora yg ngetes …
    ngtes apa ya ..
    para sesepuh dtunggu babarannya nih

  13. mantap biar semua berpikir biar gak sembarangan lewat pagar tetangga….

  14. Mantap AURI, tegakkan kedaulatan kita.

  15. Lagi lagi …test, sepertinya pada penasaran…beneran ato boongan …nambah gigi alutsista nya….hehehee…..kena deh….

  16. kenapa sekarang TNI AU seakan lenih sigap?, jangan jangan Radar dari Inggris sudah dipasang, jadi lebih cepat mendeteksi , aiiiiiih

    • mungkin ini bisa menjawab bung@shu, bung @yayan dan bung@PS mohon ijinnya untuk copas…..
      Dengan penuh semangat dia menceritakan kesan-kesannya tentang SBY dan Indonesia. Pertemuan dengan SBY adalah sebuah anugerah yang tidak akan pernah terlupa. Di awal tahun 2007, dia mengendalikan perusahaan pembuat radar Thomson. Disaat itu pulalah, dia mengenal Indonesia yang berhasrat untuk memodernisir radar yang dimilikinya. Tak lama berselang, perusahaannya merger dengan Thales Perancis. Setelah merger, krisis ekonomi melanda Eropa dan Amerika. Perusahaannya nyaris kolaps, puluhan karyawan diberhentikan. Namun beruntung, disaat segalanya terasa menjadi kian tidak pasti, Indonesia bersedia s, mempercepat project modernisasi radar-radarnya.Disaat pengerjaan radar itulah, dia banyak memberikan masukan yang positif bagi para pengambil kebijakan di Indonesia. Bahkan ia menyebutnya terasa seperti sedang merenovasi rumah sendiri yang akan ditinggalinya. Segala kekurangan dan kebocoran yang ada, secara langsung disampaikannya pada kepala negara. Sebagai ahli radar terkemuka, master ilmu satelit dari university of Surey ini, tentu saja mampu mengkalkulasi kemampuan radar yang ada, dan mampu membuat estimasi atas kekurangan yang perlu segera dipenuhi. Sejak saat itu, perusahaannya bekerja sama dengan PT LEN untuk meredesign komposisi radar di Indonesia. Project ini telah memberi kepercayaan padanya untuk mengembangkan perusahaan di sektor bisnis lainnya.Sektor baru yang dia garap, tak lain adalah sistem perlindungan cyber dan forceshield..! Dia bersama teamnya berhasil memadupadankan seluruh teknologi pertahanan terbaik di Eropa. Sehingga dengan kemampuannya ini, sistem pertahanan udara terintegrasi yang berbasis Starstreak missile terbaik di dunia, berhasil dirilis. Indonesia menjadi client pertama di dunia yang mengadopsi sistem ini. Sebelumnya, Starstreak hanya dirancang sebagai single weapon..! Tak berhenti di situ, Indonesia juga terus memperketat pengawasan udaranya dengan berbagai piranti yang dicangkokkan ke dalam media drone maupun pesawat pengintai lainnya. Berbagai project yang dimulai dari 2008 hingga 2011, disebutnya sebagai project top secret, karena menyangkut nilai yang luar biasa besar dan peralatan sensitif yang rawan protes dari NGO Inggris. Project ini digolongkannya sebagai project jilid 1.

  17. Lanjutkan, jayalah TNI AU

  18. Seek and Destroy aja , ga’ mau runding hajaaar !!!

  19. Meskipun pesawat di bawah kendali otoritas penerbangan Singapura, namun karena ruang udara tersebut adalah wilayah kedaulatan Indonesia, maka semua penerbangan harus memiliki ijin penerbangan yang lengkap dari pemerintah RI. I Like it,,

  20. “Pesawat tempur milik Kohudnas?” :S

  21. Mantap apa nya mas mas..seharusnya prihatin ini kan pelecehan kedaulatan masih ada yang main main.. setelah kemarin Aus sekarang si Upil..

    ngapin capek capek nyergap dg biaya mahal dg SU cuma lawan pesawat cemen.. mending di peringati dari darat klo gak turut , SAM yg akan menurun kan nya.. beress

  22. Bagus tuh kalau ada tetangga yang coba-coba..itung-itung buat latihan dan ujicoba radar baru TNI AU..
    NKRI Harga Mati

  23. Gambar satu keren kali ya….gayanya bapak tentara baju biru yg ditengah itu…gayanya kayak di film SWAT yg juga mau nyetop pesawat waktu dijembatan,,,he,,,he,,,kereeeeeenn

  24. Sebenarnya perlu di kasih contoh 1 x saja, pas ada pesawat asing lewat tanpa ijin….kita salvo ajah sama SAM.

    Saya yakin berikut nya mereka mikir2 1000x kalo mau iseng lewat.

    • Maslahnya ini pesawat sipil tak bersenjata lagi.
      kalo misalnya yg masuk F-18 Ga perlu disamperin sukro segala, cukup minta keluar wilayah udara RI kl masih ngeyel langsung sundut pake SAM… SAH HUKUMNYA..

  25. Penyergapan dimulai ketika pagi hari pukul 07.56,namun pesawat tidak terkejar karena jarak sudah jauh.Pukul 11.36 WIB pesawat yang sama ditangkap kembali oleh radar Hanud Kosekhanudnas I.Pesawat pelanggar wilayah mendarat pada pukul 13.23 WIB di Pontianak.

    Coba tolong diperhatikan mulai dari waktu tertangkapnya pesawat di radar sampai dengan berhasilnya dipaksa mendarat. Gimana menurut sesepuh yg tau ilmunya dengan waktu reaksi dari TNI AU tersebut apakah udah cukup cepat atau masih perlu banyak perbaikan. Semoga waktu reaksi TNI AU tersebut salah ketik dari reporter.

  26. Seminggu 2 kali kyk ngapain aja..

    Hikkss gk ada yg komen klo penumpangnya dr tiongkok.,
    Kian bohong namanya.., sama temennya

  27. Terus terang Saya kurang memahami artikel ini.
    “Segera dua pesawat tempur Sukhoi
    dengan call sign Klewang Flight TS
    3008 dengan pilot Letkol Tamboto/
    Kapt.Fauzi dan TS 2704 dengan
    penerbang Kapt.Gusti take off dari
    Batam menuju sasaran, namun
    pesawat tidak terkejar karena jarak
    sudah jauh.”
    =>dikatakan pesawat terbang dari filipina ke singapura, berarti menuju barat. Sementara sukhoi datang dari batam, berarti menuju timur. Orang awam seperti saya akan berfikir ini misi penyergapan bukan pengejaran. Jadi kalau mengatakan pesawat tidak terkejar saya rasa salah. Lebih tepat kalau mengatakan pesawat tidak ditemukan
    “Pukul 11.36 WIB pesawat yang sama
    ditangkap kembali oleh radar Hanud
    Kosekhanudnas I pada posisi di utara
    Pontianak.”
    => dari yang saya tangkap ada beberapa kemungkinan :
    1. nih pesawat punya kemampuan stealth (Jangan2 proyek terbaru AS)
    2. nih pesawat keluar dari wilayah Indonesia (walaupun mungkin di radar masih kelihatan)
    3. radar kita tidak dapat menemukan nih pesawat
    At last, untuk mencegat pesawat baling2 membutuhkan waktu 5,5 jam merupakan prestasi tersendiri bagi negara sebesar Indonesia.
    rekan2 ada yang bersedia membantu, agar saya lebih memahami maksud artikel ini?

    • Iya bung yah , atau karna LaLu Lintas kita masih di atur singapur ampe ngaco gitu yah , atau sumber artikeLnya yang ngaco???

      • Kemungkinan itu memang tidak bisa dikesampingkan. tapi yang jelas, kemampuan kita dalam menangani black flight masih kurang.
        Perlu dilakukan penambahan alutsista agar kita lebih sigap dalam menghadapi black flight.

    • Mungkin begini bung pada pukul 07.56 pesawat terbang dari Seletar(Singapore?) arah Cebu (Pilipina). Hasilnya pesawat tidak terkejar (keluar dari wilayah RI). Baru pukul 11.36 pesawat ditemukan kembali. Mungkin arah balik dari Cebu ke Seletar. Maf kalo salah.

    • pesawatnya dari SIBU (Malaysia bagian Borneo) ke Singapura.
      Bukan CEBU (Filipina).

      Wartawannya bodrek seperti biasa…

      So arah penerbangan adalah Barat-Timur (rute Sin/Sibu), lantas balik lagi Timur-Barat (rute Sibu/Sin).

      Rute pertama yg Barat-Timur, tidak terkejar, keburu keluar dari wilayah udara RI sptnya.
      sementara rute baliknya Timur-Barat inilah yg dikejar dan dicegat.

      Sukhoi datang dari arah selatan Singapura, terbang menyongsong ke arah Timur.
      So kemungkinan bertemu di atas laut Cina selatan dengan posisi ada di selatan pulau Natuna Besar.
      Dari sana pesawat digiring menuju selatan ke arah Lanud Supadio PNK.

      btw lebih mudah dibaca sambil buka google map, spy jelas 🙂

  28. iki critane SLUMAN SLUMUN KETANGKAP 😀

  29. Ada yg punya video nya ? Sama yg di manado juga …

  30. Kok sepertinya orang asing disekitar Indonesia sengaja memprofokasi. Itu artinya meremehkan Indonesia/ngece mau main main.

  31. Kok lama bgt interceptnya….

  32. Ini membuktikan tni bersiap hadapi pesawat musuh masuk wilayah nkri kalau ada macam macam monggo di tembak atau perang aja

  33. Mangkanya perlu diperbanyak radar dan satuan intercept diperbatasan dan pengejaran pesawat sekelas beecraf gak perlu sukhoi krn mahal cukup pakai golden eagle atau maksimal sekelas f16, tyohoon, rafale, grippen. Tapi mungkin juga ini strategi TNI AU untuk show of force dgn alat gebuknya sukhoi

  34. harusnya intercep pesawat sipil pake pesawat workhorse. tugas armada hawk,falcon, ato gripen

  35. Salut buat kinerja TNI-AU, Wah kerja keras TNI-AU di uji dng 2 kejadian 1 minggu ini….tapi sayang nya masih banyak yg kurang menghargai kinerja TNI-AU ada yg bilang apa gak mahal bt mencegat pesawat sipil saja pake Sukhoi….ckckck HARGA DIRI BANGSA lebih Mahal dripada cost utk 1 flight Sukhoi
    Sekali lagi salut bt kinerja TNI-AU

  36. Ini adalah kutipan dari website Kohanudnas :
    “Kohanudnas kembali menangkap Lasa “X”
    Berita Kohanudnas 28 Oktober 2014
    Panglima Komando Pertahanan Udara Nasional (Pangkohanudnas) Marsekal Muda TNI Hadiyan Sumintaatmadja, Asops Kas Kohanudnas Kolonel Pnb Kustono, Asistel Kas Kohanudnas Kolonel Sus Eny Djuwartini dan Kapopunas Letkol Pnb Johny Sumarna memantau tangkapan radar Lasa “X” melalui monitor Popunas. Selasa 28/10.

    Pusat Operasi Pertahanan Udara Nasional (Popunas), pada pukul 11.37 WIB menerima informasi dari Kosekhanudnas I Jakarta, dari hasil deteksi Satrad 213 Tanjung Pinang dan Radar Sipil Tanjung Pinang, melihat adanya pesawat melintas di Wilayah udara Indonesia yang tidak memiliki FC (Flight Clearance). Pesawat tersebut adalah pesawat sipil milik negara Singapura dengan tipe pesawat Beechcraft King Air C90GTI, Route WBGS (Sibu/Malaysia) WSSL (seletar/Singapura), Callsign VH-PFK, Squawk No. 3/2062. Terbang di ketinggian 26.000 feet dengan kecepatan 240 kts. Dengan keberadaan pesawat tersebut, Pangkosekhanudnas I Jakarta segera memerintahkan dua pesawat Sukhoi dengan callsign Flanker Flight) TS-3007/Gusti Rizal dan TS-3011/Tamboto-Fauzi take off dari Batam menuju sasaran dengan perintah melaksanakan Force Down. Dua pesawat Sukhoi berhasil memerintahkan pendaratan pesawat milik Singapura dengan Call Sign VH-PFK, mendarat di Lanud Supadio pukul 13.24 WIB.

    Namun sebelumnya pada pukul 07.56 WIB Radar Satrad 213 Tpi dan Radar Sipil Tanjungpinang juga menangkap adanya Lasa “X” dengan pesawat sipil milik Singapura dengan Callsign VH-PFK, Typy BE9L Route (Selectar-Sibu) SQ 3/0172 dengan ketinggian 25.000 Feet dengan kecepatan 214 Kts.”

    Pkl 07.56 WIB Radar Satrad 213 Tpi dan Radar Sipil Tanjungpinang menangkap adanya Lasa “X”.
    Pkl 11.37 WIB Popunas menerima informasi dari Kosekhanudnas I Jakarta, dari hasil deteksi Satrad 213 Tanjung Pinang dan Radar Sipil Tanjung Pinang.
    Pkl 13.24 WIB dua pesawat Sukhoi berhasil memerintahkan pendaratan pesawat milik Singapura dengan Call Sign VH-PFK, mendarat di Lanud Supadio.

    Jadi bingung, ada gap selama 3,5 jam antara deteksi pertama dan kedua yg dilaporkan.atau sejarak 1500 km!!! Mestinya Lasa sdh mendarat di Singapur!! Teorinya kalau sdh terdeteksi, dengan GCI mestinya bisa di-intecept, apalagi peswat sipil, nggak ada yg lolos.
    Di blog lain katanya yg intercept adalah pswt Hawk, ternyata Flanker. Apakah sebagian Flanker sdh secara permanen ditempatkan di wilaya Barat?

    • sukhoi jenis apa yang di tempatkan di Batam..?? terus proses lama bingit..????????

    • yang sedikit mengelitik…apa sukhoy beli baru atau di ambil dari makassar 🙂 dan jika pinjem dari makasar untuk keperluan apa ya kok pas bingits gitu,mirip kasus f16 intercept penyusup di atas sumatra

      • Saya duga Lasa X sudah dekat sekali dengan S’por tapi dipaksa balik ke Supadio mendarat di sana, kalau ke Batam terlalu mencolok. Hayo tebak S’por berani protes nggak!

        • Numpang senyum bung antonov..hehe..:D. Yaah mungkin dibanyangkan ada maling habis nyuri trus balik kemarkas, sudah didepan pintu markasnya, sudah dicegat pasukan khusus. Lhah.. Krna yg nyegat didepan pintu pasukan khusus, trus bosnya didalam pasti tahu klw anak buahnya diciduk didepan markasnya, pas mau ngebantuin.. Ehh nge perr.. Krna kalah senjata. Jadi dibiarin saja.. Dari pada ikut mati konyol tembak2an sama pasukan khusus..hehe

  37. Izin koment Gan…….
    Maaf sebelumnya, Ane pikir yang koment mencegat pesawat sipil pake Shukoi kemahalan lah, salah lah, sayang lah, dsb. itu mungkin kurang mengerti akan arti Kedaulatan NKRI, Kedaulatan lebih mahal dan berharga dari Bensol atau avtur yang dipakai shukoi untuk mengintersep pesawat sipil ausie dan singapore tersebut, yang pasti Ane angkat Topi buat TNI AU, Bravo.

  38. ada maksud di balik udara.dua pesawat dipaksa mendarat darurat saya yakin ada sesuatu maksud di balik semua kejadaian. tni dan bangsa indonesia musti waspada. mungkin masih ingat kejadian wabah ulat bulu yang menyerang hamipir seluruh wilayah negara kita menyerang rumah tanaman produk pangan dan lain2. konspirasi BIOTERROR sangat berbahaya dan dapat menganggu ketahanan pangan.bioterror dapat dilakukan dengan cara melalui darat dan udara.sebaiknya tuh peaawat di tahan dan diperiksa dwngan detail.

  39. opini sy ada 2. yang pertama si SUkro kita bosan di kandang, jadi nunggu mainan di udara walaupun menunggu 3,5 jam dan kecil lagi. kedua Sdm pengawas langit nusantara bosan selama 68 tahun memplototin layar radar bergambar kecil tanpa aksi. bgm? ada yang menambahkan? silahkan…he…he…he…

  40. ya smoga dengan kejadian ini bisa jadi dorongan untuk percepatan modrenisasi radar tni au… juga penambahan squadron mutirole fighter supaya kejadian seperti ini tidak sering terjadi

  41. Terasa ada yang aneh….setelah ultah TNI yg gelegar membahenol….kok mulai ada yg selanang selonong..kyk wong mabok……

  42. Maaaf oot.Nomor Kontak Kabinet Kerja. Siapa tau suatu saat rekan2 perlukan. PIN BB msh diusahakan 😀

    Presiden RI : Joko Widodo 08122600960
    Wakil Presiden RI : M Jusuf Kalla
    0811 155644

    1. Praktino 0811283002
    2. Andrinof Chaniago 0811848554
    3. Indroyono
    Soesilo
    4. Ignasius Jonan 08172321111, 08112255880
    5. Susi Pudjiastuti 0811211365
    6. Arief Yahya
    7. Sudirman Said 08118890318
    8. Tedjo Edy Purdijatno 08123045014
    9. Tjahjo Kumolo 081510090000, 0811899899,
    10. Retno Lestari Priansari Marsudi 0817812586
    11. Ryamizard Ryacudu 08159718274
    12. Yasonna H Laoly 0811888719
    13. Rudiantara +62l818192021
    14. Yuddy Chrisnandi 0816796877
    15. Sofjan Djalil 0811854482
    16. Bambang Brodjonegoro 0816738254
    17. Rini M Soemarno 0816723690
    18. Anak Agung
    Gde Ngurah Puspayoga
    19. M Saleh Husin 0811900011
    20. Rachmat Gobel 08558881239
    21. Amran Sulaiman 081524076477
    22. Hanif Dhakiri 08118409041
    23. Basuki Hadi Muljono
    24. Siti Nurbaya 08121116061
    25. Ferry Mursyidan Baldan 26. Puan Maharani 08161822778
    27. Lukman Hakim Saefuddin 0818959469
    28. Nila F Moeloek 08161840948
    29. Khofifah Indar Parawansa
    30. Yohanan Yambise 085354792679
    31. Anies Baswedan 0811960520
    32. M. Nasir
    33. Imam Nahrawi 0811194972
    34. Marwan Ja’far 0811951713
    35. Syamsi (ade) 0817264483
    Kabinet sekarang harus bisa diakses 24 jam

  43. saya pikir sdh selayaknya pertahanan rudal di tempatkan di beberapa wilayah yg rentan disusupi pesawat asing…di bantu dgn radar yg canggih tentunya,klo bgni trus nggak ada efek menakutkan..tp klo mereka tahu nkri di kelilingi pertahanan rudal,saya yakin nggak ada yg mau berjudi melewatinya tanpa ijin…radar mendetect,rudal merespons,selamat jalan…

  44. mh-17 memiliki ijin lintas aja di tembak jatuh,apalagi ini tanpa ijin..

  45. black flight, tidak bisa asal tembak saja, ada prosedurnya misal bisa dilihat di FAA … termasuk approach dan protokol radionya,

  46. Aya aya wae …
    Mari kita rebut FIR …

  47. Coba skali2 peringatan keras di tembak saja…

  48. mngkin mksud.a sii cocor bebek yg nyegat….hehhe ngarepp

  49. Mungkin maksudnya mancing sukro mutan kita kali..masa kurang dari 1 minggu 2 pesawat kitir2 selinong boy masuk wilayah udara kita..hadeeeuh..:(

  50. …..semua pada testing the water koridor angkasa…..selatan dan utara sudah…tinggal ulah si upin yg belum dgn format sama pesawat kitiran ato pakai mesin jet.

    ….tinggal koridor laut (di permukaan dan didalam)…..jika benar terjadi di delapan penjuru…..ya maka bersiap-siaplah….

    semoga Bung PS berkenan berbagi info buat kita….biar adeem maknyesssss….sambil membakar nasionalisme…..

  51. sayank td gak sempet ambil gambar sukhoi waktu lwt supadio

  52. SitA pesawatnya buat negara

  53. Pertama si susi, kedua si sisi, mungkin selanjutnya si mali dan si nugi atau tante ami? “mungkin” mereka mau “testing the water” terhadap pemerintahan baru kita sekaligus nguji radar dan kesiapan TNI. Menggunakan pesawat sipil tentunya untuk mengurangi resiko, tinggal dikalkukasi aja jika menggunakan pesawat tempur. Dan yg menarik susi, sisi dan fino di sana tempat mangkalnya tante ami. Di sisi lain ini jg sangat bermanfaat bagi kita, khususnya TNI. Kalo ada yg ketiga, “bikin rame” aja Pak Presiden! #maafcuculancang

    Note: Mohon maaf jika ada nama yg mirip dengan perumpamaan di atas!

  54. agak bingung baca berita ni..su 27 sama su 30.udah di muter2 di langit batam dari hari senin..27/10/2014.
    kirain ada latihan..
    atau ada skenario lain ?
    mohon petunjuk sesepuh warjag..

  55. agak bingung baca berita ni..su 27 sama su 30.udah muter2 di langit batam dari hari senin..27/10/2014.
    kirain ada latihan..
    atau ada skenario lain ?
    mohon petunjuk sesepuh warjag..

  56. Berita kapan cong, udah trahun jebot tuh

  57. admin pilpres sudah selesai ,,mohon dibanned aja jika koment dari para warjager yang
    cenderung memecah belah…

  58. Setuju pendapat @bung ayoeng…ga usah pake SU 27/30 untuk intercept pesawat sipil asing pake saja t 50/f 16 sambil melakukan manufer dan mengunci tembak.

  59. Wah sayang sekali pada pengejaran pertama gagal. Andai yang masuk iti pesawat tempur gimana yah? Berarti harus ditambah radarnya, juga disetiap landasan udara harus diparkir pespur minimal 3 buah agar proses pengejaran lebih mudah dan tidak memakan waktu lama. Bisa juga ini adalah strategi negara tetangga yang telah mengetahui bahwa cadangan bbm bersubsidi kita sudah sangat tipis. Sehingga mereka berusaha bermain-main untuk memboroskan bahan bakar kita…. Hahaha analisa yang sembrono…

  60. Kita menggunakan sukhoi untuk mengintersep pesawat singapor supaya singapor tdk protes ama asu jika pesawat yg dipakai f16 dan jugamenggagalkan upaya militer singapur jika tdk terima.

  61. Bravo TNI AU, kali mereka coba-coba. Semoga penyebaran alutsista segera terwujud, sehingga waktu respon terhadap gangguan semakin cepat. Sangat luas wilayah yg harus dicover oleh para satria negeri ini….., sekali lagi selamat. Moga sehat2 slalu dan salam NKRI

  62. bung ikut komen ya,…ngga usahlah kita berpikir spt itu, kita berpikir positif saja, ini ujian utk pemerintahan baru sbg pengambil keputusan & TNI sbg penanggung jwb pertahanan, semoga TNI makin dewasa, makin kuat, makin wibawa & ditakuti negara2 lain dgn ketegasan..

  63. KITA APRESIASI SETINGGI2-NYA UTK TNI AU….pesan utk presiden kita Pak Jokowi, restra pembelian alutsista udah memdesak & ngga bisa ditundar2 lagi, segera pengadaan pespur tambahan dgn kualifikasi yg lebih canggih dr yg ada sekarang, pilihan TNI yg jatuh pada Sukhoi Su-35 SUDAH TEPAT !…segera ditindak lanjuti, 1 skuadron, 2 skuadron dst dilihat dr kemampuan anggaran..

  64. huh nyasar lagi ah ..
    tadinya komeng bwt no48
    hehehe kesel sih ..
    biar enak mah rela juga komeng ini dhapus juga bung sergio ..
    uuh jd kpingin malu ah

 Leave a Reply