PESAWAT SUKHOI TNI AU FORCEDOWN PESAWAT ASING

194
121
Kapopunas Letkol Pnb Jhonny Sumaryana di dampingi Pabandya Sops Kohanudnas Letkol Pnb Ucok Enrico Hutajulu dan Kapen Kohanudnas Letkol Sus Taibur Rahman serta perwira terkait saat memantau pergerakan lasa x melalui Radar Thales dan Radar TDAS di ruang Yudha Popunas Halim Perdanakusuma, Jakarta 03 November 2014.

Pusat Operasi Pertahanan Udara Nasional (POPUNAS) kembali menangkap lasa x, menurut Kapopunas Letkol Pnb Jhonny Sumaryana didampingi Letkol PNb Ucok Enrico Hutajulu Pabandya Sops Kohanudnas kali ini pesawat yang melintas wilayah udara Indonesia tanpa memiliki FC (Flight Clerance) adalah milik maskapai penerbangan Royal Saudi Air Force.

Berselang enam hari setelah pesawat tempur Sukhoi 27/30 milik TNI AU memaksa turun pesawat sipil milik Singapura di Pangkalan udara Supadio Pontianak, Kalimantan Barat, karena tidak memiliki izin terbang melintas wilayah udara Indonesia ( FC ), pada tanggal 28 Oktober 2014. Kini hal yang sama terulang kembali pesawat sipil milik penerbangan Royal Saudi Air Force jenis pesawat Grulfsream IV dengan Colsain HZ 103 terbang melintas wilayah udara Indonesia dengan tidak memiliki (FC) terbang dari Singapura menuju Australia.

http://cdn.metrotvnews.com/dynamic/content/2014/11/03/313569/pAMazDOlXw.jpg?w=668

Panglima Komando Sektor Pertahanan Udara Nasional II (Pangkosekhanudnas II) Marsekal Pertama TNI Tatan Herliansyah memerintahkan dua pesawat Sukhoi untuk melakukan intecept diantaranya pesawat Sukhoi TS 3006 dengan Penerbang Letkol Pnb Vincent dan Mayor Pnb Wanda untuk pesawat Sukhoi TS 3011 Penerbang Letkol Pnb Tamboto dan Mayor Pnb Ali kedua pesawt Sukhoi milik TNI AU ini berhasil memaksa mendarat pesawat Gulfstream IV milik Royal Saudi Air Force pada pukul 14.23 Wita di pangkalan udara Eltari Kupang dibawah pengawasan Kohanudnas dan Kosekhanudnas II. (tni-au.mil.id)

194 KOMENTAR

    • @johntitor, sudah jelas mas mereka berkelit soal radio , biasanya ditegur sama radio dahulu, masih tak peduli , disuruh pindah koordinat , ngeyel masuk juga, baru di intercept, dengan Visual range untuk memaksa turun , kalau nekat , baru diancam ditembak diatas ,
      biasanya tahap segini sudah ndak ada yang ngeyel lagi ….

      silakan dicari artikel intercept di Eltari ,yang mana pilot F-18 di lock sama Hawk kita , akhirnya kontak visual terjadi sesama pespur , Si pilot F-18 angkat tangan dengan alasan tidak bersenjata , kepada pilot hawk Indonesia .

      @John thebroer – saya setuju dengan analisa anda …

      @Lain -lain , tak usah pakai kalimat berdebat yang biasa memicu potensi “rusuh” , harap di ingat forum ini pun juga di pantengin intelejen asing , maupun antek-2 asing .
      mereka suka bila sampai ramai dan timbul perpecahan ,
      yang rugi kita , hendaknya tetap sopan santun dan jaga masing-2 kalimat ,
      sebelum di send baca ulang -ulang dengan baik , saran/tulisan anda .
      seperti anda mengirim email kolega , sebelum press send anda baca ulang khan

      Sayang nantinya Forum JKGR ini ditinggal penggemar hanya masalah beginian

  1. Sepertinya waktu interceptnya masih lama…masuk dri singapora trus skitar natuna menuju sonotan tpi di paksa turun di kupang…itu sudah jauh bingit jar..kalau membaca tentang pesawat rusia yg di cegat f22 asu..itukan masih 50 mil dari wilayah asu artinya masih di udara internasinal sudah di cegat..tpi kita..itu pesawat sudah masuk jauh kdalam bru d cegat..kalau seandainya itu pesawat bwa rudal d dlmnya..sudah bisa di tembakannya ke sasaran di dlam wilayah kita..cmiiw..
    Mohon pencerahannya dri yg lebih tau
    salam nkri

    • Skenario yang memungkinkan:
      1. Belum masuk udah di cegat blm terbukti melanggar, nah kalo udah masuk jauh lalu di cegat berarti ketangkep basah beserta barbuk.
      2. mau masuk sudah terdeteksi radar di diamkan sampai masuk jauh karena terdeteksi hanya pesawat sipil, sudah jauh baru di cegat seolah2 radar TNI emang bolong2 (ini baru cerdik)

      Ada skenario lain?

  2. Menarik dari pencegatan pesawat black fight ini adalah betapa pentingnya radar buat pertahanan kita. Ada dua motif utk kejadian2 ini yaitu karena memang mereka sdh tahu wilayah blank spot kita dulu atau memang mereka sengaja utk menguji pertahanan wilayah udara kita.

    Saya ambil alasan positif kenapa TNI AU memakai sukhoi utk intercept black fight tsb yaitu pesawat black fight tsb sdh akan meninggalkan wilayah indonesia shg perlu diintercept sukhoi yg memiliki kecepatan dan daya jangkau yg sgt mendukung utk itu. Penggunaan sukhoi utk intercept mrpkan pilihan yg tepat bagi TNI menurut saya jika dilihat dari sisi keamanan. Kalau utk sekedar penjaga dan pengawas udara kita bisa digunakan F16 kita.

  3. jgn terlalu di permasalahkan klo pesawat arab yg masuk mah,yg penting wasalamualaikum walaikumsalam aja…
    Apa nggak takut kuota haji indonesia dipangkas sm raja saudi jd tinggal 10rb atau malah nggak dpt sm sekali…yg udeh ngantri 15 th bertambah jd 150 th,keburu ko’it hehehe

  4. saya minta refensi kawan kawan yg bilang biaya operasional su sekali terbang 500 juta , kecuali yg keluar dari mulut Pak Moeldoko.

    saya pernah dapat penjelasan dari perkiraan bung Antonov tentang biaya operasional sukhoi . dan ini yg lebih masuk akal menurut saya.
    mungkin bung Antonov bisa jabarkan lagi , saya lupa thread yg dimana. atau mungkin lebih baik Bung Diego bisa jadikan thread baru. terimakasih.

    • @andam dwi : “saya minta refensi kawan kawan yg bilang biaya operasional su sekali terbang 500 juta , kecuali yg keluar dari mulut Pak Moeldoko” mungkin kata2 nya bisa diperhalus dikit bung, secara Beliau kan orang yang berwibawa. bukan bermaksud menggurui, maaf klo ada salah kata.

      trims

  5. Sdahlah kawan..gasah trlalu mkirin ongkos sukhoi..kita orang sipil gakan lbih tau/pintar dari mreka/Tni AU..biarlah mreka bekerja dgn caranya..prcyakan spnuhnya..mreka lbih mngrti bgmna menjaga mngurus langit kita…bgi sya ongkos sukhoi sgitu sangatlah murahh meriah…

  6. Ngejar pake sukhoi, trus cuma di suru turun kyaknya ga ada efek getarnya tu.. klo sdh keluar kandang tu sukhoi yg dikejar harusnya jatuh di tembak jatuh, baru sukhoi di bilang punya efek getar..
    SENGGOL BACOK.., biar ga diremehin terus…

    • Iya, Kalau Komandan Skuadron 11 dulunya mantan Preman Priok…., Bisa Jadi bang πŸ™‚
      Untung, sekali gertak, mereka tiarap, kalau kabur trus nolak Force down, bisa jadi law enforcement lanjutan, mungkin tembak kakinya dulu kali ya?, minimal sayapnya…dikiiittt …Dikiit Aza,… Pake R-73… trus nembaknya pelan2.. πŸ™‚ hallaahh πŸ™‚

  7. @yogise… opa sangat setuju dengan anda, dari pada pakai sukhoi untuk ngejar dan ngabisi 500 jt lebih baik pelan pelan beli s300/ 400 untuk ganti kinerja sukhoi, tapi untuk pendapat- pendapat yang menyatakan untuk tembak jatuh opa kurang setuju dengan pendapat itu, semua ada prosedurnya, diingatkan, suruh pindah koodinat baru opsi terakhir kalo masih ngeyel baru di burndown.opa harap di masa yang akan datang jenderal lebih jeli dalam membeli alutista …..

    salam damai.
    jangan ada perpecahan di antara sesama warjager.
    perbedaan pendapat boleh tapi tidak harus dengan kata kasar,
    SALAM KOMANDO.

  8. sistem denda selanjutnya dilakukan setelah pendaratan, jadi tidak adalagi shutdown

    semisal, jika melanggar area terbang maka perusahaan penerbangan tersebut akan dikenakan denda blabla bla ..

    dengan syarat dan ketentuan berlaku,
    seperti identifikasi pesawat dan kontak diatas ,
    jika tidak bayar denda, dan melakukan pelanggaran selanjutnya pesawat ditahan dan dikenakan denda 10 kali lipat

  9. pertemuan Presiden Jokowi & Presiden Vladimir Putin mendesak, utk membahas tambahan alutsista bagi Indonesia, terutama matra udara nelihat gelagat belakangan ini, mungkin ada pengecualian oleh Putin utk Indonesia memperoleh Su-35 dipercepat mengingat Indonesia & Rusia sangat dekat & harmonis.

  10. Komen bung wawan dan bung jhon nmer 45 bkanlah suatu yg tdak mngkin..andaikaTa seumpama goyangan sukhoi adalah bgian dri strategi merbut fir bgmna..?? Ingat statmen bhwa kita akan mrebut fir dgn cara apapun..jika fir sdah kmbali ke kta brapa duit yg kita dpat dlam shari sbulan staun sratus taun..?? Bndingkan dgn ongkos sukhoi..gada entut2nya..muraaaah sekali tuh ongkos sukhoi..

  11. Peristiwa ini semakin menunjukkan bahwa Indonesia sangat kekurangan pesawat tempur, seandainya di Kupang atau Mataram atau Bali ditempatkan 1 skadron pesawat tempur tentu cerita akan lain, tidak perlu terlalu lama untuk mengintersep pesawat tersebut

    TNI AU harus diapresiasi, amatlah sulit menjaga angkasa seluas eropa hanya dengan mengandalkan 8 skadron tempur …….. hiks

  12. frns semakin jelas ente ga suka islam. memang kenapa kalau keburu koit duluan? ga masalah yg penting sudah ada niat berhaji dan itu sudah dicatat malaikat sebagai 1 kebaikan. haji bukan bisnis kalaupun biaya yg dikeluarkan mahal itu karna masalah ongkos, biaya inap,makan dll, disana ga sebentar lho frans. coba ente keluar negeri coba habis berapa juta? apalagi kalau lama. frans ane mau nanya soal 10% ini bisnis juga bukan?