Oct 302016
 

Dua jet tempur Rusia menargetkan serangan terhadap suatu wilayah di Provinsi Hama, Suriah, yang dikuasai oleh kelompok pemberontak moderat dan didukung oleh Amerika Serikat. (Reuters)

Dua jet tempur Rusia menargetkan serangan terhadap suatu wilayah di Provinsi Hama, Suriah, yang dikuasai oleh kelompok pemberontak moderat dan didukung oleh Amerika Serikat. (Reuters)


Pesawat tempur Amerika Serikat dan Rusia masih menghadapi risiko saling bertabrakan di atas langit Suriah. Baru-baru ini, insiden tabrakan hampir menimpa pesawat tempur dari dua negara itu.

Pejabat Angkatan Udara Amerika Serikat, Letnan Jenderal Jeff Harrigan, mengatakan bahwa jet tempur Rusia mendekati pesawat tempur Amerika Serikat di wilayah Suriah timur pada tanggal 17 Oktober lalu.

“Jet Rusia yang sedang mengawal sebuah pesawat mata-mata itu bermanuver di sekitar pesawat perang Amerika dalam jarak setengah mil,” ujar Harrigan, dilansir dari republika.co.id pada Minggu (30/10).

Harrigan menjelaskan bahwa turbulensi bisa dirasakan pilot pesawat tempur Amerika Serikat, akibat manuver tersebut. Menurutnya, pilot Amerika Serikat juga gagal menghubungi pilot jet Rusia melalui saluran radio.

Keesokan harinya ketika militer Amerika Serikat mencoba mengonfirmasi manuver, pilot Rusia mengaku tidak melihat ada pesawat lain. Kemungkinan besar jet Rusia itu tidak melihat keberadaan pesawat tempur Amerika Serikat karena pesawat terbang tanpa lampu.

Sementara itu, Juru Bicara pasukan koalisi Amerika Serikat di Baghdad, Kolonel John Dorrian, mengatakan bahwa komando militer Amerika Serikat dan Rusia sepakat untuk tidak membuka insiden tersebut ke publik.

Menurut Dorrian, pembicaraan ini ditujukan untuk kepentingan tertutup karena tidak ingin menjadikan isu ini menjadi lebih besar. “Sangat penting untuk meredakan ketegangan antara kami dan Rusia di pertarungan udara yang padat dan membingungkan ini,” ujar Dorrian.

Manuver yang menimbulkan risiko tabrakan antar pesawat semakin meningkat di wilayah udara Suriah. Jet Rusia tercatat berada didekat pesawat tempur Amerika Serikat sedikitnya satu kali setiap 10 hari.

Sumber: republika.co.id dan metrotvnews.com

Berbagi

  28 Responses to “Pesawat Tempur Amerika Serikat dan Rusia Hampir Tabrakan di Langit Suriah”

  1.  

    avtur

  2.  

    hampir saja!!!!

  3.  

    Langsung aja sikat.

  4.  

    wong ada radar kok masa ga tau, yg jelas sama” ngeyel..

  5.  

    kata nx terbang ga pake lampu ,,,gya,gya..,bisa aja ni
    PAKAI PERTOMAX .hajar asu,,

  6.  

    ada yg ugal2an biasa gang pespur yg lagi mabuk air comberan hakhakhakhak

  7.  

    Pakai pesawat siluman F-99999 kali makanya nggak keliatan xixixi

  8.  

    Kenapa ga suriah saja yg menghajar pesawat asu pakai s400 nya si beruang..

  9.  

    Emangnya lampu seberapa ngaruh ya? Haha kaya mobil aja kok jadinya? Jgn” pesawat Rusia bodong (ga pake radar) .

  10.  

    tes tes tes emang sdg hujan

  11.  

    bung xlay @
    pilotnya nggk bawa stnk n sim jadinya ugal2lan hi…hi…hi….

  12.  

    Ane kagak percaya asu setelah lihat pesawat asu di cat kaya punya rusia siapa tahu akal2 sendiri kambing hitam selalu rusia next pesawat isroil dicat rusia tembak pesawat asu jadi heboh beneran

  13.  

    Alasan amerika dan pilotnya karena takut kalo sewaktu2 di ajak dogfight sama Russia di langsit suriah..

    Kalo bahasa sederhananya amerika lebih banyak omong di banding russia..

  14.  

    Pak Polantasnya kemana…?

  15.  

    Comnent ku gak bisa nongol….hoa..hoa

  16.  

    Jika mau menembak , pespur rusia akan jatuh lagi seperti di tembak pespur turki

  17.  

    masa gak keliatan , akan masing masing pesawat pnya mata ghoib

  18.  

    saking stealth nya teknologi pesawat kaleng si negara carin, pilot rusia sampai tidak melihat ada pesawat lain wwkkwkw

  19.  

    atau memang pesawat rusia tidak ada radar? jd hanya mengandalkan RADAR MOTO?????pantesan pilotnya bilang karena pesawat terbang tanpa lampu.

  20.  

    Saya tidak melihat pesawat Usa.cukup cerdas.

 Leave a Reply