Pesawat Tempur Amerika Serikat dan Rusia Hampir Tabrakan di Langit Suriah

28
6

Dua jet tempur Rusia menargetkan serangan terhadap suatu wilayah di Provinsi Hama, Suriah, yang dikuasai oleh kelompok pemberontak moderat dan didukung oleh Amerika Serikat. (Reuters)
Dua jet tempur Rusia menargetkan serangan terhadap suatu wilayah di Provinsi Hama, Suriah, yang dikuasai oleh kelompok pemberontak moderat dan didukung oleh Amerika Serikat. (Reuters)

Pesawat tempur Amerika Serikat dan Rusia masih menghadapi risiko saling bertabrakan di atas langit Suriah. Baru-baru ini, insiden tabrakan hampir menimpa pesawat tempur dari dua negara itu.

Pejabat Angkatan Udara Amerika Serikat, Letnan Jenderal Jeff Harrigan, mengatakan bahwa jet tempur Rusia mendekati pesawat tempur Amerika Serikat di wilayah Suriah timur pada tanggal 17 Oktober lalu.

“Jet Rusia yang sedang mengawal sebuah pesawat mata-mata itu bermanuver di sekitar pesawat perang Amerika dalam jarak setengah mil,” ujar Harrigan, dilansir dari republika.co.id pada Minggu (30/10).

Harrigan menjelaskan bahwa turbulensi bisa dirasakan pilot pesawat tempur Amerika Serikat, akibat manuver tersebut. Menurutnya, pilot Amerika Serikat juga gagal menghubungi pilot jet Rusia melalui saluran radio.

Keesokan harinya ketika militer Amerika Serikat mencoba mengonfirmasi manuver, pilot Rusia mengaku tidak melihat ada pesawat lain. Kemungkinan besar jet Rusia itu tidak melihat keberadaan pesawat tempur Amerika Serikat karena pesawat terbang tanpa lampu.

Sementara itu, Juru Bicara pasukan koalisi Amerika Serikat di Baghdad, Kolonel John Dorrian, mengatakan bahwa komando militer Amerika Serikat dan Rusia sepakat untuk tidak membuka insiden tersebut ke publik.

Menurut Dorrian, pembicaraan ini ditujukan untuk kepentingan tertutup karena tidak ingin menjadikan isu ini menjadi lebih besar. “Sangat penting untuk meredakan ketegangan antara kami dan Rusia di pertarungan udara yang padat dan membingungkan ini,” ujar Dorrian.

Manuver yang menimbulkan risiko tabrakan antar pesawat semakin meningkat di wilayah udara Suriah. Jet Rusia tercatat berada didekat pesawat tempur Amerika Serikat sedikitnya satu kali setiap 10 hari.

Sumber: republika.co.id dan metrotvnews.com

28 COMMENTS

LEAVE A REPLY