Apr 222019
 

Mock-up F-21 (foto:TheWeek)

Maryland, AS, Jakrtagreater.com  –  Pabrik pertahanan yang bermarkas di Maryland mengklaim bahwa pesawat tempur baru yang disediakannya untuk India akan memiliki kemampuan yang mengesankan, daya tahan yang lebih besar dengan konsumsi bahan bakar yang lebih rendah dan kemampuan menghubungkan data jaringan canggih di semua platform, dirilis Sputniknews.com pada Rabu 17-4-2019.

Pabrik pertahanan AS Lockheed Martin mengatakan, pesawat tempur multi-peran F-21 yang diproduksi pribumi untuk India akan memenuhi persyaratan mendesak Angkatan Udara negara itu, selain memberikannya “keunggulan signifikan”.

Pesawat tempur F-21 akan memperkuat integrasi Angkatan Udara India (IAF) ke dalam jaringan teknologi pesawat tempur canggih di seluruh dunia, sebuah laporan dalam Economic Times mengutip perkataan perusahaan yang berpusat di Maryland itu.

Jet F-21 untuk India diluncurkan oleh Lockheed Martin pada acara Aero India di kota Bengaluru di India Selatan pada bulan Februari 2019. Lockheed Martin dan Tata Advanced Systems akan memproduksi pesawat di India.

Meskipun tidak semestinys bagi kami untuk membandingkan kemampuan tertentu, F-21 akan memberikan India keunggulan signifikan dengan kemampuan kebuntuan yang lebih besar, daya tahan yang lebih besar dengan penggunaan bahan bakar yang lebih sedikit, dan kemampuan menghubungkan data jaringan di semua platform.

F-21 akan menemukan semua persyaratan kinerja, kemampuan, dan teknologi canggih India – persyaratan yang sama yang ditawarkan semua pesaing generasi ke-4. Saat kami mengejar teknologi mutakhir untuk F-21, beberapa kemampuan dapat dievaluasi sebagai fungsi terpisah dan terintegrasi, “Vivek Lall, wakil presiden Strategi dan Pengembangan Bisnis di Lockheed, mengatakan kepada Economic Times.

Pesawat akan menampilkan radar Advanced AESA Advanced APG-83 Active Elektronically Scaned (AESA), yang memiliki jangkauan deteksi hampir 2 kali lipat dari radar Array yang dipindai secara mekanis sebelumnya dan kemampuan untuk melacak dan menyerang lebih banyak target dengan presisi lebih tinggi.

Selain itu, Sistem Advanced Electronic Warfare (EW), yang dikembangkan secara unik untuk India, akan meningkatkan daya tahan terhadap ancaman darat dan udara.

Teknologi Penelusuran dan Pelacakan Infra Merah Jarak Jauh akan memungkinkan pilot untuk mendeteksi ancaman dengan lebih akurat, sementara Triple Launcher Rudal Adaptor (TMLA) akan memungkinkan F-21 untuk membawa 40 persen lebih banyak senjata udara-ke-udara, Lall ditentukan. India memulai proses pembelian 114 Jet tempur di bawah program kemitraan strategis pada 2018.

Enam perusahaan asing menanggapi permintaan informasi. Pabriksenjata ternama Boeing dan Lockheed Martin dari Amerika Serikat, Dassault Aviation of France, konsorsium Eropa Eurofighter, Saab dari Swedia dan United Aircraft Corporation of Russia mengajukan tanggapan mereka pada Juli 2018, sementara Mikoyan kemudian bergabung dengan lomba dengan MiG-35.

  6 Responses to “Pesawat Tempur F-21 Akan Memberikan Hal Penting Bagi India”

  1.  

    RASANYA GAK PERCAYA SEKELAS ASU MELEPASKAN TEKHNOLOGY HEBAT……… MALAHAN DI BANGGAKAN SEKALI OLEH ASU BILA INDIA SUKSES MEMILIKI F21……….. HAHAHAHAAA
    KNAPA GAK DI JUAL KE JEPANG ATAU TAIWAN YG BUTUH BANGET PESPUR HEBAT

    •  

      Upaya USA untuk menggeser lini produksi F-16 yang ditahun mendatang justru menjadi beban daripada menjadi lumbung uang… dimana USA sendiri sudah berusaha merubah pandangan meninggalkan pespur gen 4… Dan India diharapkan mampu menjadi jalan untuk proses itu sekaligus India akan berusaha mencari konsumen sendiri bagi mereka, dan pada dasarnya pangsa pasar India yang butuh armada tempur udara besar benar2 menggiurkan…

      Tapi kendala utama adalah Pakistan memiliki F-16, sesuatu yang sangat tidak disukai India…

      •  

        ya itu mas bro…………. kan ada F35 maksud ane………… F.21 si england saja pikir” 100x memploduksi nya mas bro……….. india di iming” sorga oleh USA…………hahahaaa

        •  

          USA ngiler sama proyek Su-30 MKM broo… 200 pesawat lebih, dan berpeluang bertambah, karena menjaga lini produksi tetap ada dalam sistem lisensi itu… makanya USA berharap minimal ada 100 pesawat dibuat, lini produksi bisa dipindah sehingga beban pemeliharaan pabrik jadi pindah ke India dan itu seperti mesin uang bagi USA… disamping mereka bisa menghilangkan beban biaya pabrik yang tidak lagi berprospek, karena USA fokus ke F-35

    •  

      Kok Jepang?….Jepang sdh ada pabrikan F16 bos. Mitsubishi F2. …..

  2.  

    Kog Namannya dari f16 lalu langsung lompat ke f21.beranti pesawat f21 adiknya f22 dan kakak nya f18 dan 15 dong.

    kenapa ga f17 hayoooo.