Pesawat Tempur Rusia Terus Patroli di Suriah

Moskow, Jakartagreater.com – Pesawat Rusia melakukan 2 misi patroli di ruang udara Suriah dalam 24 jam terakhir, ujar Mayor Jenderal Yuri Borenkov, kepala pusat Rusia untuk rekonsiliasi pihak yang bertikai di Suriah, kepada wartawan pada hari Sabtu, dirilis TASS, 23-12-2019.

“Angkatan Udara telah melakukan 2 patroli di sepanjang rute Umm-Mial – Metras – Ayn Isa – gardu kekuatan Mabruka-Kamyshly dan di sepanjang rute Kamyshly – Tell al-Shur-Gharbi – gardu kekuatan Mabrouka – gardu kekuatan Mabrouka – Tell al-Shur -Gharbi – Kamyshly, “kata Borenkov.

Menurut sang Jenderal, polisi militer Rusia terus berpatroli di daerah perbatasan di wilayah Aleppo dan al-Hasakah. Borenkov menambahkan bahwa dalam 24 jam terakhir, pusat rekonsiliasi Rusia mendistribusikan bantuan kemanusiaan yang terdiri dari 500 set makanan, dengan berat total 2,93 ton, kepada penduduk setempat yang membutuhkan di Provinsi al-Hasakah.

Dua sampai Tiga Sorti per hari

Pasukan Aerospace Rusia saat ini melakukan rata-rata 2 atau 3 sorti per hari di Suriah untuk melakukan operasi pengintaian dan memberikan dukungan udara bagi tentara Suriah, ujar Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu pada sesi dewan kementerian yang diketuai oleh Presiden Rusia Vladimir Putin, dirilis TASS, 24-12-2019.

“Pasukan Aerospace Rusia saat ini melakukan 2 hingga 3 serangan per hari untuk melakukan operasi pengintaian dan memberikan dukungan udara bagi tentara Suriah untuk melenyapkan unit-unit teroris yang terisolasi,” kata Shoigu. Dia ingat bahwa selama operasi tempur 2015-2017, pesawat Rusia rata-rata melakukan 80 hingga 90 sorti per hari.

Menjaga Perbatasan Suriah

Pada 22 Oktober 2019, Presiden Rusia Vladimir Putin dan mitranya dari Turki Recep Tayyip Erdogan bertemu di Sochi untuk menyepakati sebuah memorandum tentang operasi bersama untuk menyelesaikan situasi di Suriah timur laut.

Di bawah perjanjian itu, polisi militer Rusia dan penjaga perbatasan Suriah pada siang hari tanggal 23 Oktober dikerahkan ke daerah-daerah yang berbatasan dengan zona keamanan Turki sepanjang 30 kilometer.

Satuan Kurdi telah menyelesaikan penarikan mundur pasukan mereka pada tanggal 29 Oktober 2019. Mulai dari 1 November 2019, pasukan Rusia dan Turki telah melakukan misi patroli di sebelah Timur Sungai Eufrat.

Pusat rekonsiliasi Rusia terus memenuhi tugas yang ditugaskan setelah selesainya kampanye militer di Suriah. Petugas pusat secara teratur berkeliling ke daerah-daerah yang dibebaskan negara itu untuk menilai situasi kemanusiaan. Upaya utama militer Rusia sekarang difokuskan pada bantuan kepada para pengungsi yang kembali ke rumah mereka dan evakuasi warga sipil dari zona de-eskalasi.

8 pemikiran pada “Pesawat Tempur Rusia Terus Patroli di Suriah”

Tinggalkan komentar