Pesawat Tempur Su-57 Vs F-22 dalam Analisis Pakar

Pesawat tempur Su-57 Rusia (@UAC Russia)

JakartaGreater – Pesawat tempur generasi kelima Sukhoi Su-57 Rusia mengungguli saingannya AS dalam sistem senjata, robotika, radar dan peralatan perang elektronik, ujar pakar militer Alexei Leonkov kepada TASS pada hari Kamis, 21/10/2021, mengomentari beberapa klaim media Barat bahwa pesawat Rusia tertinggal di belakang pesawat F-22 dan F-35 Amerika Serikat.

“Su-57 mengungguli mereka sekarang dalam hal jumlah dan keragaman persenjataan. Selain itu, solusi terbaru, seperti pilot kedua sebagai sistem yang memfasilitasi kontrol pesawat dan operasi tempur, radar serba bisa berbentuk bola. yang ‘melihat’ segalanya dan sistem peperangan elektronik mutakhir di atas Su-57 meninggalkan saingan AS jauh di belakang,” ujar ahli itu menekankan.

Amerika Serikat menekankan afterburning supersonik, jejak inframerah yang rendah, kemampuan manuver, lepas landas pendek, avionik canggih, kemampuan multirole dan sentrisitas jaringan sebagai kriteria utama untuk pesawat generasi kelima, katanya.

“Untuk waktu yang lama, diyakini bahwa hanya pesawat F-22 dan F-35 yang dapat disebut sebagai generasi kelima tetapi pesawat ini tidak memiliki jejak radar yang rendah dan oleh karena itu dapat ditembak jatuh,” ahli menekankan.

“Barat ingin melihat kita tertinggal, tetapi ini tidak terjadi. Kemajuan yang jelas dapat dilihat di Rusia sehubungan dengan pesawat bermesin ganda dan bermesin tunggal,” bantah Leonkov.

Sukhoi Su-57 adalah pesawat tempur multiperan generasi kelima buatan Rusia yang dirancang untuk menghancurkan semua jenis target udara, darat, dan laut.

Jet tempur Su-57 menampilkan teknologi siluman dengan penggunaan material komposit secara luas.

Pesawat ini mampu mencapai kecepatan jelajah supersonik dan dilengkapi dengan peralatan radio-elektronik onboard paling canggih, termasuk komputer onboard yang kuat (yang disebut pilot kedua elektronik), dengan sistem radar yang tersebar di seluruh tubuhnya dan beberapa inovasi lainnya. , khususnya, persenjataan yang ditempatkan di dalam badan pesawatnya.

Angkatan Udara Rusia akan menerima 22 pesawat tempur Su-57 pada akhir 2024 dan jumlah mereka akan meningkat menjadi 76 pada tahun 2028. Pesawat tempur Su-57 pertama dikirim ke militer Rusia pada tahun 2020.

United Aircraft Corporation Rusia (bagian dari perusahaan teknologi negara Rostec) meluncurkan pesawat taktis ringan Checkmate mutakhir generasi kelima di pameran udara MAKS tahun ini. Pesawat tempur mutakhir Rusia terbaru diharapkan untuk bersaing dengan F-35A Lightning II Amerika dan JAS-39 Gripen Swedia.

Pesawat tempur Checkmate menggabungkan sistem terbaru, termasuk konfigurasi arsitektur terbuka untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dan teknologi kecerdasan buatan yang unik.

Pesawat tempur taktis ringan canggih ini diperkirakan akan terbang ke udara untuk pertama kalinya pada tahun 2023.

*Foto: Pesawat tempur Su-57 Rusia. (@UAC Russia)

Leave a Reply