Picatinny Arsenal Tingkatkan Jangkauan Howitzer M777

Para insinyur di Picatinny Arsenal telah mengalami kemajuan pada pekerjaan Howitzer M777 Extended Range (ER) mereka, berdasarkan pada sistem artileri derek M777 155 mm, dan berharap untuk segera menguji senjata tersebut dengan amunisi baru.

Howitzer ER M777A2 sedang menjalani pemeriksaan ulang penembakan dan perawatan pencegahan selama pengujian. (© Picatinny Arsenal)

“Uji tembak di bulan November 2016 telah membantu dalam memajukan program M777ER dan para pejabat berharap dapat membuat howitzer M777 mampu menembakkan amunisi hingga lebih dari 70 km”, menurut Picatinny Arsenal dalam sebuah siaran pers pada 27 Februari 2017.

Modifikasi dengan menambah 2,4 m panjang pada laras meriam, namun secara keseluruhan penambahan berat dibatasi hanya 454 kg.

“Panjang total tabung mampu meningkatkan volume ruang serta jangkauan tembakan”, kata Picatinny. “Itu, dikombinasikan dengan peningkatan tambahan pada propelan warisan, sehingga mampu meningkatkan jangkauan hingga beberapa kilometer”.

M777ER merupakan bagian dari proyek Extended Range Cannon Artillery (ERCA) untuk mengembangkan teknologi yang dapat memperpanjang jangkauan semua jenis artileri 155 mm. Ini termasuk proyektil meriam XM907 serta proyektil dipandu roket XM1113, proyektil supercharge XM654, autoloader, dan sistem pengendalian tembakan baru.

Pejabat Program menyebut tes berikutnya dari howitzer M777ER adalah untuk menentukan apakah dapat menangani daya dari amunisi baru karena kami bermaksud meningkatkan jangkauan antara 7 – 40 km. Jika tes tersebut berhasil, maka dapat digunakan sebagai evaluasi pengguna atau diperlukan modifikasi lainnya.

“Pengujian akan dilakukan pada bulan Juli 2017 dengan menggunakan “beberapa prototipe howitzer dan amunisi baru untuk membangun kepercayaan seperti yang kami dapatkan dari tes bulan November 2016, akan tetapi bukan merupakan upgrade lengkap untuk sistem baru tersebut”, menurut David Bound, kepala tim M777ER kepada IHS Jane.

Selanjutnya, sekitar bulan Juli 2018, Bound mengharapkan demonstrasi akhir akan sepenuhnya ditingkatkan dengan semua perangkat keras terbaru yang dimiliki Angkatan Bersenjata.

“Kami sedang berusaha untuk mendapatkan demonstran ini agar menjadi seperti howitzer yang diinginkan, dan memenuhi syarat untuk digunakan dilapangan seperti yang kita mau”, katanya.

IHS Jane

Leave a Reply