Pilot AS Tewas Dalam Kecelakaan Su-27UB Ukraina

Jet tempur Su-27UB Angkata Udara Ukraina © David Tanecek via Global Look Press

JakartaGreater.com – Seorang pilot Angkatan Udara AS berada diantara dua awak yang tewas dalam kecelakaan jet tempur Su-27 Angkatan Udara Ukraina saat penerbangan latihan pada hari Selasa, menurut keterangan Angkatan Udara AS.

Jet tempur Su-27UB berkursi tandem jatuh pada saat simulasi penerbangan tempur. Staf Angkatan Udara Ukraina pada awalnya mengeluarkan pernyataan itu melalui Facebook yang menyebutkan status kewarganegaraan dari dua pilot.

“Kami menyesal untuk menginformasikan bahwa menurut tim penyelamat, mayat kedua pilot telah ditemukan, satu adalah penerbang Angkatan Udara Ukraina, yang lain adalah penerbang Garda Nasional AS”, katanya.

Kiev telah bungkam mengenai kecelakaan itu, hampir tidak ada rincian tentang insiden tersebut, sebagai upaya nyata untuk menghindari skandal internasional. Pesan pertama yang diterbitkan mengenai kecelakaan yang menewaskan pilot AS itu kemudian dihapus oleh jaksa militer Ukraina.

Angkatan Udara AS, telah mengkonfirmasi bahwa personel layanan mereka turut dalam insiden tersebut dan sekarang sedang menyelidiki penyebak kecelakaan itu.

“Kami memahami ada pilot Amerika di kursi belakang pesawat”, menurut pernyataan Angkatan Udara AS untuk Eropa-Afrika.

Sementara itu, pihak kepolisian Ukraina memperingatkan bahwa jet tempur yang jatuh itu mungkin membawa sejumlah amunisi yang masih bisa meledak, kata laporan kantor berita lokal UNN.

“Ini adalah pesawat militer. Mungkin ada amunisi pada pesawat tempur yang bisa meledak”, kata polisi kepada UNN, menjelaskan mengapa petugas polisi harus menutup lokasi kecelakaan dan melarang wartawan untuk mendekati daerah itu.

Seorang saksi mata kecelakaan mengatakan kepada situs web 20 Khvilin bahwa Su-27 sedang berputar saat itu ketika jatuh. “Itu mulai berputar-putar ketika terbang di atas pemukiman. Para pilot berusaha membawa pesawat itu jauh dari pemukiman”, katanya.

Jet tempur Su-27 tersebut ambil bagian dalam Clear Sky 2018, latihan militer bersama dengan anggota NATO yang berlangsung 8 – 19 Oktober di Ukraina Barat. Peserta lain termasuk AS, Belgia, Inggris, Denmark, Polandia, Estonia, Belanda, Polandia dan Rumania.

Tinggalkan komentar