Mar 132014
 

F-35A – gambar: australianaviation

Australia telah berkomitmen dalam pengadaan 14 unit pesawat F-35A, direncanakan untuk ditempatkan pangkalan RAAF Williamtown. Hingga lebih dari 58 unit F-35A (dari total 72 unit) adalah bagian dari Tahap 2A/2B untuk mengisi total tiga skuadron operasional, dua di Lanud Williamtown, satu di Tindal dan satu skuadron pelatihan Williamtown. Tahap 2C akan mempertimbangkan tambahan skuadron operasional keempat untuk Lanud RAAF di Amberley, hingga total akan berjumlah sekitar 100 unit F-35A.

Nama dua pilot Australia pertama yang dipilih untuk menjalani pelatihan F-35A Lightning II di Amerika Serikat diumumkan oleh Wakil Kepala Angkatan Udara Australia, Marsda Gavin Davies.

AVM (Air Vice Marshal) Davies mengatakan bahwa pelatihan ini mewakili tonggak penting menuju pengoperasian F-35A dalam RAAF.

“Sejarah kita itu penting, dan dua orang pilot kita akan mencatat sejarah sebagai pilot pertama Australia yang terbang dengan pesawat tempur generasi kelima. Mereka tidak hanya wakil bagi masa depan RAAF, mereka juga akan mengisi peran kepemimpinan  dan pelatihan sebagai calon instruktur untuk F-35A,” kata AVM Davies.

Pemimpin Skuadron Andrew Jackson dan David Bell, saat ini berbasis di Pangkalan RAAF Williamtown, NSW, dipilih karena keterampilan kemampuan terbang mereka, pengalaman yang luas dan kepemimpinan. Mereka adalah di antara yang terbaik dalam bidang mereka. Mereka akan segera melakukan perjalanan ke Amerika Serikat untuk memulai pelatihan. Dua unit pertama F-35A bagi RAAF dijadwalkan selesai pada pertengahan tahun 2014 ini.

PROFIL

Pemimpin Skuadron Andrew JacksonPemimpin Skuadron Jackson saat ini merupakan Executive Officer No 2 Satuan Konversi Operasional (Operational Conversion Unit/OCU) di pangkalan RAAF Williamtown, NSW.  Merupakan lulusan Australian Defence Force Academy pada tahun 1997 dengan gelar Bachelor of Technology (Aero). Dia mulai menerbangkan FA-18 Hornet pada bulan Desember 2000 dan mempunyai kualifikasi sebagai Instruktur pesawat tempur. Dia akan berangkat ke AS untuk memulai pelatihan F-35A pada awal 2015 di Elgin Air Force Base (AFB). Setelah itu dia akan pindah ke pangkalan udara Luke untuk terbang dalam pelatihan skuadron USAF yang akan mencakup F-35A Australia.

Pemimpin Skuadron David Bell. Pemimpin Skuadron Bell saat ini adalah Staf Perwira Perencanaan di Markas Air Combat Group, di RAAF Williamtown, NSW. Ia menyelesaikan gelar Bachelor of Aviation di University of New South Wales pada tahun 2000 dan kemudian bekerja sebagai instruktur terbang dan jasa pilot penerbangan komersial sebelum bergabung dengan RAAF pada tahun 2002. Dia mempunyai kualifikasi sebagai Test Pilot dan bertugas di Satuan Penelitian dan Pengembangan Pesawat RAAF. Saat ini dia ditugaskan sebagai Test Pilot F-35A Persemakmuran dan dalam perencanaan masa depan Air Combat Group. Dia akan berangkat ke AS untuk memulai pelatihan F-35 pada pertengahan 2015. (defence.gov.au, airforce.gov.au)

  116 Responses to “Pilot Australia Memulai Pelatihan F-35A”

  1. TEST……
    TNI AU juga giat melatih pilot tempur sebanyak2nya mulai pake grop trus loncat ke T-50i……. entar lg langsung loncat ke su-35 he he he …… just kidding

    • ngak nyambung om….
      yang benar T 50 loncat ke f 16 c/d atau block 52/60..yang bakal dibeli mef 2

      • @ angel……, coba baca komentar komandan lanud iswahyudi marsma TNI yuyu sutisna, bahwa pesawat T-50i yg TNI AU untuk beralih ke pesawat generasi 4 dan 4,5.
        lebih lanjut menurut kasiops skuadron udara 15, bahwa pesawat T-50i yg dibeli oleh Indonesia ini sebenarnya adl jenis FA-50 yaitu T-50 yg dirancang untuk pertempuran udara dan penyerangan thd sasaran darat, kekurangannya cuma satu yaitu blm ada Radar Udara (klo tahun depan dibelikan sudah lengkap kemampuannya mjd FA-50).
        Belum dilengkapi, krn sementara TNI – AU prioritasnya mencetak penerbang2 baru yg handal untuk nantinya bisa menerbangkan pesawat gen 4 dan gen 4,5.
        T-50 membawa 4,5 ton persenjataan.
        Thanks

        • klo soal su-35 khan …. just kidding he he he, tapi tahun depan udah kontrak koq he he he
          IMHO

        • met pagi.. om GK
          oh ………ia om…
          jadi kurang radar yah om….hmmm
          jadi tambah lagi nih calon tagihannya 5 s/d 10 jt us dolar/pesawat.

          su 35 ..1 skwadron dulu saja yah om…pengiriman seperti biasa yah om..nyicil dan ompong dulu yah..? saya catat yah om…
          bayarnya pakai apa nih om..? pakai kartu kridit apa tunai..?
          kalau pakai CK kebetulan alat geseknya lg rusak nih om….jadi agar maklum adanya..(senyum)

          • non angel , T-50i sudah mulai dilibatkan dlm latihan “Elang Gesit” tahun 2014

            Dlm latihan tsb unsur satuan tugas tempur diberangkatkan dua F-16 sebagai sweeper, dua T-50i Golden Eagle dan dua pesawat F-16 lainnya sebagai striker serta dua pesawat F-5 Tiger sebagai escort yang dilengkapi dengan senjata dan amunisi lengkap, melaksanakan Operasi Serangan Udara strategis (OSUS), menghancurkan target-target musuh yang telah ditentukan.
            Nah dari sini kita melihat skuadron udara 15 IWJ sudah menugaskan/mempercayakan T-50i sebagai Striker mendampingi F-16.
            Non angel sudah paham khan…… katanya penerbang F-16 dgn call sign angel eyes ………………..

          • kata siapa siapa…fitnah itu…jangan di percaya mas..
            wowww……mimpi kali yah…..jadi penerbang f 16…lah main jetcoster di dufan saja pusing2…
            kasihan t 50 nya kalau di ajak nanti mesinnya ngadat kayak di semarang padahal masih baru……,dan saya tidak paham……cemberut.com

      • tahu aja si eneng ini….

    • T50i itu batu loncatan ke F18 hornet dan keluarganya, pesawat latih untuk Su-35 adalah yak-130

      • sama aja mbak moel, malah menurut keterangan dari TNI AU khususnya skuadron 15, kenapa pesawat T-50i dipilih krn lebih unggul dibanding yak – 130, T-50i mempunyai avionik dan performanya canggih di kelasnya jadi pesawat ini batu loncatan menuju pesawat tempur gen 4 dan gen 4,5.

        T-50i dibanding yak-130 rivalnya, T-50i memiliki keunggulan dari segi kecepatan terbang dan kemampuan bawa muatan senjata.
        T-50i supersonik dan muat 4,5 ton senjata, Yak-130 subsonik dan muat senjata 3 ton.

        coba baca ulasannya di angkasa.

  2. Pertamax …

  3. Persemakmuran dan air combat group?
    Kata kata yg menggelitik
    Monggo para sepuh

    • maaf jika terjemahannya agak cheesy, ini kalimat aslinya: He is currently employed as the F-35A Commonwealth Test Pilot and in future planning for Air Combat Group.

      • Bung now
        Maaf bung,jadi ngerepotin
        Yg saya maksud bukan artinya,membaca kata2 tadi yg terlintas dipikiran saya negara persemakmuran membentuk air combat grup dgn pespur f-35Anya
        Jadi tergelitik aja,kenapa ga dari dulu
        Salam bung

  4. SU-35 lawan seimbang…

  5. F35 siluman yg banyak masalah,..tdk takut !!

  6. Apa yang di lakukan tni setelah australia sukses dalam pelatihannya?

  7. hore udara indonesia terancam…bs2 f35 terbang diatas jakarta tanpa terlacak radar. melompati pagar untuk menghajar china di lcs…radar apa yg bs dipake ya? #s300/su35/pakfa–deterjen yg bagus untuk basmi kotoran

  8. F35 vs sukro 35 ……… Tentunya sukro jagonya Bung !!! ….. pilihlah russia

  9. Mmmm…..kira kira antisipasi indonesia seperti apa ya?, monggo pendapatnya para warjager

    • Su-35, radar dan pertahanan udara medium

    • Saya pernah ngobrol dengan salah satu ahli strategi TNI, saya menanyakan masalah F-35 negeri kanguru ini. Dan bapak itu mengatakan nanti lihat kalau sudah ketuk palu bakalan rame tuh negara kanguru…

      Saya tanya maksudnya? bapaknya tersenyum sambil ngomong “Gak usah takut, kita bisa tidur nyenyak kok,” (tergantung ketuk palunya)

      • ketuk palu di kita kali bung?

      • Ketuk Palu, di Sulawesi Tengah ? 😀

      • Kalau pensil jarak sedang bagus gak bung nowy. Apalagi pensil itu dipasang oleh negara papa beruang…

        Jangan di Sulawesi tengah, nanti santoso dan kawan2nya ngamuk, Hehehehehe. Just UUT

        Hehehehehe, -IMHO

        • si mbok e? sepertinya yg itu kl produk Russia dan medium

          • berharap si mbok sekalia es teler nya lah bung, gak afdol lah jika kedua bersaudara tuh dipisah hehe

        • Kalau jarak sedang cocok nya di Sumatera, untuk ngebredeli punya Singapore. Kalau di Jawa, Kalimantan, Papua dan Sulawesi, ya mau nya diutamakan Long Range dululah bung Jalo.IMHO

          • Jadi gini bung, negara kita perlu ToT dengan negara lain untuk pembuatan pensil jarak sedang. Kenapa? saat ini Lapan juga banyak mengembangkan roket jarak jauh.

            Nah jika nantinya pencilnya sudah diijinin ToT, dan anak bangsa sudah bisa membuat sendiri tinggal kita kembangankan ke Pencil jarak jauh.

            Seperti Kapal selam, kenapa kita tidak membeli aja yang kapal selam akula, kenapa harus chabogo. jawaban sama seperti diatas.

            negara kita ini punya banyak desain, cuman masalahnya pemerintah kita itu gak berani gambling. Untuk memenuhi itu, cara yang kita pakai sekarang adalah ToT.

            Tunggu MoU antara Lapan dengan TNI AU, bakal ada kabar gembira buat kita… -IMHO

        • Ok, bung Jalo. Thanks

          Saya berpendapat dengan melihat prioritas pengadaan SAM berdasarkan jarak jangkau sesuai dengan tantangan yang berasal dari F-35. Masalah pengadaan dan ToT nya dari mana, itu terserah pemegang otoritas, hanya saja sebaik nya jarak sedang dan jauh dibeli dalam waktu yang bersamaan dan ditempatkan dititik2 yg dianggap paling krusial, dan sisa nya dipenuhi dr dalam negeri sesuai yang bung jelaskan diatas. IMHO

      • Pertanyaan yg perlu dikejar
        Ketuk palu untuk alutsista jenis apa bung sampe si kanguru bakalan rame? Radar kah atau SAM Killer seprti bung nowy bilang? Hehehe atau sepaket lengkap?

        • Itu yg bikin bingung sampai sekarang bung, pertanyaan saya dijawab dengan santai.

          Kayaknya bapak2 TNI kita sudah membaca suhu politik dengan tetangga dan siap mengantisipasinya. Buktinya dengan strategi pembentukan kogabwilhan…

          Saya kira pada MEF kedua akan menjawab tantangan provokasi tetangga selatan ini. Semoga tercapai

      • bung jalo perkiraan sy untuk mef 2 ini paling tidak jauh dari mef 1 pembiayaannya maksimal naik 50%, untuk tni au sekitar 3 milyar dollars, tni al 3 milyar dollars dan tni ad 2 milyar milyar dollars, kecuali ada tambahan dana on top.
        dari 3 milyar dollars apa yg dapat diraih?
        misal tni au mungkin listnya:
        paling dapat 1 skuadron su-35 lengkap persenjataannya, 2 jet tanker, 4 pesawat peringatan dini, 6 baterei pertahanan udara medium, 6 radar aktif+pasif, pembelian radar udara untuk 16 T-50i, tambahan pesawat grob, tambahan batch 2 c295 genap 1 skuadron.
        medium fighter baru masuk klo ada tambahan dari dana on top.

        Itu perkiraan, IMHO

      • mungkin maksudnya ketok palu alias sign contract sekaligus pembayaran ya?

      • Ketuk palu mungkin seperti yg pernah saya tanyakan ke pimpinan tni.

        Pensil jarak pendek, udah banyak macam.

        Pensil jarak sedang, yg Rusia dan china (masih proses). -100 km

        Untuk jarak jauh (+100 km) menggunakan plengker (nih pesawat masih dalam proses) dan pensil jarak jauhnya.

        Ditambah 3 pesawat peringatan dini. Yg sekarang sdng di ajukan kontraknya.

        -Imho

        • jika jarak jauh hanya mengandalkan flanker, radar peringatan dini harus yang punya jangkauan jauh dan tersebar merata.

          Dan pemerintah juga harus mempertimbangkan jika suatu saat ancaman datang dari China juga, mereka punya persenjataan supersonik bahkan hypersonic. flanker ga bakal sempat bereaksi mencegat, dan perlindungan udara hanya mengandalkan payung udara jarak sedang dan dekat.

          • Nah, bener bung nowy, China ini yg berbahaya.

            Mudah2an sudah ada kajian pencegahannya.

          • Yg patut diwaspadai kalau sampai modelnya menjadi perang hibrida. Kita tahu china punya segalanya untuk melancarkan metode perang seperti ini.

          • itu gampang…..kajian pencegahannya…china kita hadapkan dengan padang.

            perang dagang mereka saja sudah lama berlangsung sejak lama.
            di tanah abang, jkt…seru sekali

            xixixixi (joke)

          • Maksut Perang Hibrida itu perang cyber
            bukan perang dagang.

            Sudah diantisipasi membuat- Grand Desigen Cyber Defence, ada di dalam Strategic Defence Review (SDR) yang telah dilakukan sejak Tahun 2012

          • @ pak satrio..

            sama saja….china harus di hadapkan dengan padang …
            dalam segala hal….xixixi (senyum mode on)
            bakmie vs rendang….mereka juga perang di usa khususnya L.A. dan sanfansisco

        • @jalo : sudah ada clue nya kah bung mengenai jenis pesawat apa2 yang digadang2 akan menjadi pesawat peringatan dini untuk TNI Au nanti? salam

    • Radar vostok E versi mobile untuk mentracking,untuk penindakannya pake BUK M1 combined S 350 antey..

  10. Gawat

  11. kebetulan Su-35 jadi favourite nih…
    mau tanya..
    apa seluruh control manuver, sensor, dan segala aktivitas pespur Su-35 sudah berbasis digital..??
    yg artinya setiap joki melakukan interaksi dgn pespurnya maka yg terjadi adalah :
    perintah Analog – Digital -Analog.

    atau hanya analog – analog dan sebagian digital (display HUD z) .??

    • Dijawab dengan gambar saja ya

      • Jangan gambar bung satrio…

        HUD boleh digital tapi ini yg dimaksud adalah menerjemaahkan printah2 dari interaksi joki, jika memang berbasis digital, selangkah lagi Su-35 memungkinkan dikembangkan jadi Unmaned,

        a.(menggunakan Hub) Ground control – satelite / Aew&C – Su-35
        b.(Peer to peer ) Ground control – Su-35

        • saya ga tau bung @donnie, tapi kalo ga salah system digital, tapi masih ada anolognya juga. yg analog entah bagian dari sistem atau backup saya lupa. helm lenjutan juga dihentikan pengembangannya, padahal biaya pengembangan hanya butuh 45 jt usd. pokoknya banyak sekali downgrade f35 jika dibanding rencana awal. yg akhirnya disetuju pentagon dan senat adalah f-35 yg lebih berat, lamban dan bodoh 😀

          kasus Australia memang simalakama, serba salah. TNI akan mendatangkan Su35. lagipula mereka dibawah tekanan politik US untuk terus mendukung program JSF. tanpa tekanan politik mungkin mereka akan memelih growler yg jauh lebih merupakan pilihan aman

          • tapi gue curiga banyak teknologi yg belum terungkap dari F-35 ini, atau informasi yg ada sekedar disinformasi, bung nowyou.. who knows.
            nunggu dicerahkan z dah …xixixi
            😀

      • * Jika Su-35s dijadikan combo Ucav-cav *
        * full control antara Unmaned dan Maned

        secara teori dasar :
        mengontrol platform (wireless) sama saja dengan teknologi uav/ucav lainnya dimana command control dialirkan melalui komunikasi data dgn pita bandwith tertentu.

        kemungkinan hal2 yg perlu ditambahkan :
        – menambahkan Top hirarki processor + cms software di pespur dan ground control (GC)
        – menambahkan Satelite Militer sebagai HUb, selain pola peer to peer GC-Cav.
        Dlm hal :
        a.untuk komunikasi Data (radar,inteligen,target,dst)
        b.Komunikasi pict, voice dan video
        c.Komunikasi Controlling (Full, share, observer)
        d.Komunikasi2 lainnya

        tiap channel komunikasi sebaiknya memiliki bandwith terpisah. Satelite memiliki kemampuan all Band komunikasi data, all imaging, all radar band dan Pernika (jamming/anti jamming).
        – Su-35s diawaki oleh min 2 crew, 1 onboard pespur dan 1 atau lebih onboard GC, dgn switching Pilot or co-pilot, tergantung Missi dan status.
        – Crew onboard GC, berperan memasok supply data, baik dari all satelite (militer dan civil) atau
        aneka type ground radar, radar platform alutsisa lainnya jika CAV tidak bisa melakukan komunikasi peer to peer dgn alutsia adds-on lainnya maka supply data dialirkan oleh Crew GC mengambil data radar alutsista lain lalu merelay ke hub.untuk diteruskan ke Cav.
        – Equipt + Crew GC su-35s sendiri adalah bagian dari sistem terpadu militer dlm Ground controll base.

        a.skema Peer to peer :
        – GC ucav/cav su-35s
        – alutsista lain/ground radar ucav/cav su-35s
        – Satelite Militer ucav/cav su-35s
        b.skema ring :
        alutsista lain Ground Control satelite ucav/cav alutsista lain (aliran data melingkar)
        c.skema kombinasi ring + peer to peer

        # maaf kesulitan memberikan pic ilustrasi nya.

        keuntungannya :
        1.Keunggulan yg sudah dimilik su-35s secara spesifikasi teknis hardware akan semakin superior dlm menghadapi berbagai pespur lain, tidak perduli itu Stealth atau bukan.
        2.Crew GC bisa membantu maksimal dlm hal targeting, supply data, juga keselamatan bagi si Pilot onboard pespur.
        3.dgn assistensi satelit sebagai hub.yg cukup, crew GC bisa membawa pulang pespur sekalipun pilot pespurnya pingsan akibat tekanan gravitasi berlebih dlm manuver eksrtem.
        4.Memberikan pilihan lebih dlm hal misi Manned atau Unmaned dgn tetap memiliki keunggulan Perfomance dari Su-35s dibanding kemampuan trend Ucav hari ini atau Qf-16 nya Asu (F-16 yg dirubah menjadi uvac)

        # Ini hanya wacana z

  12. Nasib.negara terbsr di kawasan tp pnya alutsista rongsokan,hya sukhoi yg pnya deternce itupun dah kalah ma f35 APA yg do bnggakn Dari f16 usang,…kapan indon pnya tni kuat sprti era Sukarno,mga kdpn presidennya Dari kalangn militer APA jdnya jika presidennya gau tau militer,bakaln berantakn mef yg dah tersusun

    • Saya ragu kalau ente WNI bung Bagus.dimas.wahyudi. tapi yang perlu anda ingat adalah : TNI saat sekarang mempunyai masa depan cerah, jauh lebih baik dibanding tahun 2003 ketika tetangga yang ngaku serumpun ternyata menusuk dari belakang. TNI sedang menunggu beberapa mainan baru yang telah dipesan (1-3 tahun udah pada nangkring di Indonesia) dan untuk 5-10 tahun kedepan, TNI akan jauh meninggalkan TDM.

      • Wah!!!, kenapa harus bandingan sama malaysia? kenapa tidak vietnam, singapore, thailand juga sekali? yang pas untuk dibandingan kekuatan TNI itu seperti negara Jepun, India, Turki, Pakistan dan lainx2 dgn keluasan negara serta jumlah penduduknya. baru betul. cuba bandingan kekuatan TNI dgn negarax2 yg diatas tadi.

    • maaf bung baguz.dimas.wahyudi , saya protes klo indonesia, di singkat indon,,
      Karena Indon itu sama artinya dengan jongos atau budak (belian)
      http://www.whooila.com/2010/08/inilah-arti-indon-julukan-malaysia-ke.html

    • bung dimas@ tidak usah kmentar disini jika anda menyebut kata ind0n,saya tidak suka,

    • Sebaiknya di ban saja yang menuliskan “indon” dan “indo” . Apakah begitu menguras keringat dan waktu untuk menuliskan Indonesia ? Apalagi sebagai forum militer yang mengaku cinta negeri . Maaf nyampah , sudah sebal dengan penulisan yang tidak lengkap .

    • …mga kdpn presidennya Dari kalangn militer APA jdnya jika presidennya gau tau militer,bakaln berantakn mef yg dah tersusun…

      tidak beralasan, Megawati adalah ibu rumah tangga yang tidak gesit dan bertele2 (‘krisis Risma’ yang kemarin sempat marak adalah bukti tidak lincah / leletnya crisis management) sekalipun demikian ybs tetap tercatat sebagai pembeli pertama Sukhoi dan Mi-35…

      apalagi kalau road map MEF sudh tersusun…

      • 14 maret 2014 – ini tanggal cukup luarbiasa yang pantas diabadikan di jagat maya:

        kemarin malam (23:00 wib), seluruh bursa saham utama eropa (UK, Fr, Ger) ditutup turun tajam karena kekuatiran atas krisis Ukraina
        kekuatiran merembet, tadi subuh bursa saham AS (dow jones) ditutup minus, -1.41%

        sore ini mayoritas bursa asia ditutup turun tajam, yang paling jeblok jepang -3.3% dan oz -1.51%.

        siang (15:00 wib) sebelum bursa asia tutup, bursa eropa telah buka lagi, dan lagi2 turun, rata2 -0.5%.

        yang perkasa sedunia adalah bursa RI, IHSG ditutup +3.22% ! ! !
        sementara rp (sempat) menguat ke level 11,300/$.
        yang berperan mengangkat index kita adalah para pialang / investor asing yang bermodal lebih kuat (mereka ini yang selalu membuat gonjang ganjing bursa kita).

        ini terkait diumumkannya capres dari suatu partai tertentu

        artinya asing percaya RI bisa jauh lebih perkasa jika dipimpin orang yang tepat (rakyat RI-pun lebih tahu, seperti tercermin pada elektabilitas tokoh ybs selama ini)

        diumumkan hari ini tentu tidak ada hubungannya dengan sentilan lelet di atas..
        😀 😀 😀

        • bung danu kasih inisialnya aja siapa yg dimaksud sampai isvestor asing begitu percaya he he he he

        • bagi gue, malah indikasi sebaliknya bung @danu,
          menjelaskan siapa2 sosok background dibalik sosok itu.

          mereka bilang “that’s my boy… ”

          just my instinct…

          • harus dibedakan antara pialang yang swasta murni dan profit oriented dengan politisi negara mereka (yang berpikir “that’s our guy”)

            money has no fatherland / money knows no border, uang siapapun akan mengalir ke perekonomian yang aman, tumbuh sehat dan akan memberi return tinggi…

            begitu defisit neraca transaksi berjalan RI membengkak (=ekonomi melemah, impor bbm besar dan dijual dengan subsidi), modal asing cabut, Rp terjun bebas, gak peduli SBY pernah bilang ‘I love the United States, with all its faults. I consider it my second country’…

    • Yang komen melecehkan dengan ‘kata yang bukan turunan Indonesia’ sudah jelas bukan warga NKRI. Jadi tak perlu dipertanyakan lagi pastilah penyusup dari negeri maling.

  13. Baguz sang pejabat MAS airlines yang di lemparin botol di china trus die nyasar di mari … Apa na di baling jga si baguz (malon) di warjag ini ?

  14. wow… makin gahar nih tetangga sebelah….!!!

  15. Pantes montor mabor cap sukro larang regane,ternyata enek tipine limo…
    Just kidding… 😀 😛

  16. Bukanya urusin kapal yg ilang tuh si baguz malah masuk kesini..ngomong apa lu tonk nyebut “INDON” koplax loe..!!

  17. F35 gak semenakutkan yg dibayangkan…ama Su-35 aja masih lebih greget su-35 dalam hal manuver :v

  18. Sory bro ane salh ,ane Indonesia asli Dari pesisir selatan jawa,sekali lagi ane mint a maaf ,ane pecinta&pngkut setia warjag…
    Ane benci malingsial JD jgn samakn dgn malingsial…

  19. Waduh. Kena buli deh kabur dulu ahhhhjhj

  20. Ud bakar aja tuch si baguz.dimas.wahyudi, itu malon anj*ng….ud bakar aja sekalian…
    itu namanya ud merendahkan Indonesia….

  21. I N D O N E S I A….
    I N D O N E S I A….
    INDONESIA!!!!
    Saya juga benci NEGARAKU disebut Indon. (Maaf biar lega) B*NG*T MALINGSIA..!!!

    Tp utk Warjager… Si Tole, Si Kacung Bagus.Dimas.Wahyudi udah minta maaf tuh. Anggap saja dia khilaf. Dia jg udah negasin anak negeri yg sama2 Cinta Tanah Air Indonesia. So, stop bully…

    Bung Satrio, Bung Diego, Bung Now & lainnya: Sprti biasa DITUNGGU info A1nya…

    • bung sabar…..sabar….sabar…

      apa perlu manggil mak angel eyes buat nengangin ente…..

      toh dia juga udah klarifikasi…..kalau dia orang indonesia…

      kasih teguran aja……

      kalaupun dia emang dari malay ya bersyukur berarti nih forum…..jadi forum tampan di negeri jiran 😀

      @bung diego

      silahkan dibanned bila ada yang komen dengan menggunakan kata indon….

      cuma ngelus dada
      maaf cucu lancang

  22. sabar aja, sukhoi SU-35 kita nanti juga dateng kok 😀

  23. coba dgn cara iran untuk mendeteksi drone canggih AS, RQ-170 dan Scan Eagle serta pesawat siluman, Iran mengakuisisi radar NEBo diintegrasikan dengan Jammer Elektronik.
    NEBo bisa dikoneksikan dgn S-300 series

    silahkan google

  24. *// Jika Su-35 + Su-30MK2/27 + Su-34 Vs F-22 + F-35 + F-18 + F-15 //*

    A. Berdasarkan Penjelasan Sesepuh warjag (artikel2 lama).
    Keberadaan F-35/F-22 akan dgn mudah terdeteksi oleh radar pasif (anti stealth), maksudnya mungkin merujuk ke Ground Radar yg terintegrasi di seluruh wilayah Indonesia (kalo sudah terpasang), lalu radar ini memberikan data nya kepada Flanker untuk mengeksekusi F-22/F-35. tapi ini jika sekenario defence.

    B. Nah bagaimana jika posisi battle combat ada di atas laut diluar jangkauan Ground radar, masih kata sesepuh, tetap bisa di handle dgn asistensi pesawat Aew&C yg menggendong radar anti stealth.

    C.Bagaimana dgn kondisi tidak menggunakan assistensi Aew&c ataupun ground radar ???
    Sesepuh tetap berfatwa 😀 ,
    tetaplah su-35 lebih unggunl dgn jaungkauan radar/rudalnya disertai keunggulan manuver yg sangat baik dari su-35.

    D. Bagaimana dgn skenario offens diatas udara oz ??
    dengan kombinasi pola deploy ground radar + satelite + aew&c milik oz yg sangat baik, kill ratio keluarga F-22/F-35 lebih unggul, dgn asumsi Assistensi Aew&C Indonesia kesulitan memasuki ruang udara oz yg dikawal rapat, sekalipun dgn kawalan pespur keluarga flanker atau lainnya pada pes.aew&c indonesia.

    apakah satelite militer bisa menghandle CELAH ini. untuk memenangkan air superiority ???
    kita tanya lagi para sesepuh disini (Narayana, Satrio, KRI, Diego, WH, Danu, Melektech. dexter, dan para suhu lainnya,)

    • adds-on,

      Dengan menambah gen-5 su-pak fa dlm flanker Indonesia juga ada rekayasa teknologi seperti koment no.11 diatas, Kill ratio flanker pun akan meningkat.

      catatan :
      – kemampuan assistensi radar adds-on kedua belah pihak setara

      • @ donie..

        maafff bung donie..

        banyak orang berkata “HARGA PESAWAT TAK BISA DIBOHONGIN TERUTAMA KUALITASNYA.”.benar apa ngak sih..? cuma nanya nih..?.

        • gue sih lebih cenderung ke variable spesifikasi teknis dan hasil simulasi/real combat, kalo masalah harga mungkin variable urusan belanja 😀

          Ibarat kata Hammer lebih mahal dari Evo-X, coba kita balapan.
          siapa tau malah menang evo-x.
          imho.

    • * Sebelum kita merasa lega… *

      Kita mesti CURIGA, kenapa ASu tetap ngotot dalam project JSF-35 dan F-22 dgn memproyeksikan sebagai andalannya, tentu ada beberapa atau lebih teknologi yg tidak diketahui publik, sekalipun gembar gembor diatas kertas, Su-35 dan Pak fa adalah superior, mencurigakan emanx…

      • too big to be fail bung. sepenuhnya politik dan ekonomi. kerugian jika mundur akan lebih besar daripada maju. Saat ini walau semua mengurangi jumlah pemesanan, tapi tetap saja pesawat tidak akan bisa menghemat karena biaya yg sudah dikeluarkan (dan harus diganti dari penjualan) sudah sangat besar.F-35 membuat hubungan Pentagon dan Lockheed memburuk. bahkan menurut sumber anonim dalam hearing senat dikatakan terpaksa terus dilanjutkan karena memang tidak ada opsi lain.

        ini karena US enggan berbagi teknologi F-22. Jika ada seorang chef dengan menu andalan masakan tertentu disuruh membuat makanan serupa tapi dengan resep dan bahan berbeda tentu hasilnya juga tidak akan sama. laporan kontraktor, pengamat bahkan laporan senat mengindikasikan F-35 adalah pesawat yang kemahalan.

        Apa US punya senjata andalanh rahasia? pasti. tapi bukan F-35

        • Tak kasih clue bung Now sebelum jalan jalan sore
          Sabar aja yaa Negeri anggur sudah memasukan proposal perbaikan “TOP MARKOTOP”: berkaitan dengan pengadaan pespur medium dambaan ane dan bung wie dan bung bung lainnya

          Semoga full TOT nya mengalahkan semua yg pernah ditawarkan,dan bisa dipilih,oleh petinggi kita,ne pespur sanggup melawan sukhoi family dan F 35
          dan yang penting bisa mendukung IFX
          hehehehe

        • yups pernah baca2 tuh,katanya udah terlalu banyak ongkos, masa iya batal, hebat nya…pada mau nurut z ya 😀

    • kalau satelitnya memiliki kemampuan ‘wide area recon’ (seluruh wilayah oz + zee-nya terpantau real time, sehingga penggelaran tiap unit senjata ketiga matra diketahui) mungkin celah tsb cepat diketahui dan diterobos.
      dengan ‘wide area recon’ reaksi unit2 lawan atas feint/diversionary attack yang kita lancarkan akan mudah diketahui, demikian juga area yang kurang terjaga akan terpantau dan dapat dimanfaatkan untuk jalur serangan yang sebenarnya.
      cuma satelit jenis ini masih taraf proyek darpa (teknologinya sangat jauh dari jangkauan kita dengan dana riset cuma 0.07% GDP), Membrane Optical Imager for Real-Time Exploitation (MOIRE).

      MOIRE program redesigns the traditional glass telescope into an orbital telescope that’s bigger and lighter than previous imaging satellites, making it easier to spy on larger areas and for longer periods of time.
      Launched as a tightly packed cluster of petals 20 feet in diameter, MOIRE stretches to 68 feet across once it reaches 22,000 miles above the earth (= ketinggian orbit satelit geostasioner, 35,000km, jauh di atas orbit KH-12 yang hanya 200 mil).
      From orbit, MOIRE could view approximately 40 percent of the earth’s surface at once while recording high resolution images and video, making it the ultimate spying satellite.

      perbandingan lensa moire dengan hubble dll;

      • thanx mr.Danu… info yg ditunggu.

      • penampilan moire yang ‘eksotis’

      • @Bung Danu..

        sekalian pencerahan jika air combat di atas udara oz…know how-nya, monggo…(penasaran nih..) masih ada trick lain ?

        • misal oz punya opsi untuk pesan hingga 7 pocket awacs ‘wedgetail’, radar mesa-nya punya range 200 nm.
          tergantung, jika 7 terbang semua itu akan memagari oz dari perth hingga cairns tanpa celah, sebetulnya pespur kan tidak ingin dogfight tapi ingin menghancurkan suatu obvit tertentu.
          kalau hanya 5 terbang, satelit macam moire dapat menemukan ‘blindside’ untuk dimanfaatkan pakfa 🙂
          dan juga untuk menentukan route kembali yang berbeda, karena posisi ke 5 wedgetail sudah bergeser.
          kalau 7 terbang mungkin pespur perlu terbang rendah melambung/flanking di atas laut, misal Tu-160 yang long range bomber, menggotong ss-n-12 bazalt dengan range 500km 😀

          diatas langit ada langit, di atas wedgetail ada moire, yang terlalu mengawang2 bagi RI…

  25. Mkin Seru aja dc..menyimak lg akh mpe ngopie tertumpah dkit..Silient lg ky F 35…

  26. weeeeee…….su 35,f 22,kapal selam,destroyers,pasukan khusus, missile, s 300..dll kecilll
    pada ngumpet itu senjata dan tak ada artinya,…yang baca pada nambah kopinya dan pisang gorengnya….”bila warjak mulai mengulas satelit,laser,nuklir…(teknologi militer) jempol.com”
    membaca rusia ingin meratakan eropa.gara2 ukraina…abis deh urusan tentara,tank,pesawat,KS..DLL
    hebat weeee….mari kita sambut perang dunia ke 3.. (sedih)

 Leave a Reply