Jul 122018
 

Su-35 Rusia latihan penyergapan pesawat penyusup asing. (photo : facebook MoD Russia).

Madiun – Kolonel Tek Bambang Triono dari Dinas Aeronautika Angkatan Udara (Disaeroau) dan rombongan meninjau kesiapan Lanud Iswahjudi terutama bidang Personel, Operasi dan Logistik, Selasa, 10-7-2018, dirilis situs TNI AU. Setiap panitia memaparkan kesiapan bidang masing masing seperti Operasi diwakili oleh Mayor Pnb Ferrel dan bidang Logistik diwakili Mayor Tek Tobing.

Kedatangan rombongan dari Disaeroau diterima langsung oleh Marsma TNI Samsul Rizal. S.IP, M.Tr (Han) di ruang kerja Komandan Lanud Iswahjudi. Selanjutnya setelah menerima paparan rombongan dari Disaeroau melanjutkan peninjauan tempat yang akan digunakan sebagai hanggar pesawat Sukhoi SU-35.

“Kita berharap pada Tahun 2019, kita sudah mempunyai 8 pesawat Sukhoi SU- 35 “full combat” harapnya. Dan nantinya secara bertahap mulai bulan Agustus 2019 akan datang secara bertahap. “Bagi TNI AU kesiapan bidang personel akan dimulai dengan segera mengirim para pilot dan teknisi untuk belajar ke negara Rusia untuk alih teknologi, terutama terkait Hardware dan software Sukhoi SU-35. “ ujar Kol Tek Bambang Triono.

Pembelian pesawat tempur Sukhoi SU-35 ini untuk menggantikan pesawat F-5 dan meningkatkan pertahanan dan keamanan di dalam negeri. Kesepakatan imbal beli itu telah diteken oleh Indonesia dan Rusia pada 10 Agustus 2017 lalu.

Pada saat terjadi kesepakatan Menteri Perdagangan Enggartiasto akan melanjutkan, Rostec akan membeli lebih dari satu komoditas ekspor milik Indonesia. Daftar pilihan komoditas ekspor itu ialah CPO dan turunannya, mesin, kopi dan turunannya, kakao dan turunannya, tekstil, teh, alas kaki, ikan olahan, furnitur, kopra, plastik dan turunannya, resin, kertas, rempah-rempah, produk industri pertahanan, dan produk lainnya.

Berbagi

  5 Responses to “Pilot dan Teknisi TNI AU Segera ke Rusia Pelajari Su-35”

  1.  

    Tahun 2018 undur Lg Tahun 2019, Undur Lg Tahun Depan Keburu IFX Mulai Produksi

  2.  

    Boro2 beli SU-57, untuk SU-35 aja njelimet negonya.he3

  3.  

    ( Agustus tahun ini datang 3 unit )

    “Kita berharap pada Tahun 2019, kita sudah mempunyai 8 pesawat Sukhoi SU- 35 “full combat” harapnya.

    ( Sebelum Agustus 8 unit )

    Sudah 11 unit

    Dan nantinya secara bertahap mulai bulan Agustus 2019 akan datang secara bertahap. “

    Setelah Agustus 2019 datang secara bertahap,,

    Jadi yg di beli sebenarnya berapa unit yaaah,,,???

  4.  

    Yang jadi nggak fokus saya itu, salah satunya komoditas ekspor mesin… kira-kira mesin apa ya… setahu saya rusia mbahnya mesin malah…

  5.  

    Akan terjadi perdebatan yg sangat serius jika indo jadi membeli su35..

    Akan sangat indah bila indo bersama cina memproduksi j31..

 Leave a Reply