Jan 092019
 

Su-35 (foto : Wikipedia)

Angkatan Udara China baru saja diperkuat pesawat tempur Su-35 buatan Rusia.
Namun, karena Angkatan Udara China memiliki pesawat tempur generasi lima J-20 buatan China sendiri, beberapa pakar Cina mengkritik penggunaan pesawat tempur buatan Rusia tersebut.

Menanggapi tuduhan ini, pilot China mempertanyakan profesionalisme para analis dan mengatakan mereka tidak memiliki masalah dengan pesawat tempur Rusia, di samping menekankan bahwa para ahli tidak menyadari kemampuan teknis dari Su-35 atau misi yang bisa dilakukannya. .

Pilot menyatakan bahwa perbandingan antara Su-35 dan J-20 tidak valid, karena keduanya adalah pesawat tempur dari kelas yang berbeda dengan misi yang berbeda pula.

Sebuah artikel di Militer Cina menyoroti pendapat pilot China yang mengendarai Su-35. “Pilot Cina menganggap Su-35 sebagai raja pesawat tempur generasi keempat,” tulis media tersebut.

Karena karakteristiknya, Su-35 masuk dalam generasi 4+ dan dekat dengan pesawat tempur generasi kelima, kecuali untuk teknologi stealth dan radar Active electronically scanned array. Pesawat tempur Su-35 Rusia ini memenuhi sebagian besar persyaratan dari pesawat tempur generasi kelima.

Sputnik

jakartagreater.com

  11 Responses to “Pilot PLA Anggap Su-35 “Raja Generasi 4””

  1.  

    Su-35S dilengkapi kombinasi sensor aktif dan pasif tapi dengan level kecanggihan lebih tinggi, misal sensor aktif berupa radar jenis PESA yaitu N135 Irbis-E (Snow Leopard) buatanNIIP (Nauchno-Issledovatelsky Institut Priborostroyeniya / Scientific Research Institute of Instrument Design) Tikhomirov. Walaupun belum bertipe AESA bukan berarti NIIP Tikhomirov tidak serius mengembangkan radar yang merupakan peningkatan dari N011M Bars (Leopard) yang terpasang pada Su-30MK/MKI. Radar Irbis-E memiliki jangkauan deteksi maksimum hingga 400 km untuk target seukuran fighter (non stealth), sekilas tidak jauh beda dengan Bars, tapi Irbis-E memiliki sapuan dengan rentang frekuensi lebih lebar sehingga mempersulit upaya pengacakan elektronik oleh lawan…https://militerhebatdunia.blogspot.com/2016/07/sukhoi-su-35s-flanker-dinasti-flanker.html

  2.  

    Pilot nya lebih fair, Su35 memang membanggakan.
    .

  3.  

    Lho… kata jenderalnya J-10B lebih canggih dari Su-35 😀

  4.  

    Setuju, bukti nya f22 kabur saat disapa SU35

    😎

  5.  

    Hanya satu yang kurang yaitu radar aesa saja

  6.  

    Menurut sy , tukino lebih gahar dgn gigi2 nya yg mirip ikan hiu yang siap menyantap lawan2nya

  7.  

    KEKURANGAN SU35 ADALAH … TIDAK DATANG DATANG KE INDONESIA ITU AJA

  8.  

    lusiah setlong….

  9.  

    Rencana pemerintah membeli 10 unit pesawat tempur asal Rusia Sukhoi Su-35 belum menemukan titik terang. Pasalnya, bukan hanya karena Rusia belum dapat menentukan jenis komoditas yang akan dipilih. Namun, hal itu lantaran masih belum adanya pembelian dari pihak Kementerian Pertahanan.

    “Saya hanya melakukan imbal beli. 20 komoditas sudah ditawarkan tapi mereka (Rusia) belum respon. Nah mereka mau merespon kalau kita sudah beli,” kata Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri, Oke Nurwan di Kementerian Perdagangan, Jakarta, Senin (7/1).

    Klo seperti diatas ceritanya, maka siapakah yang bermental sontoloyo sekarang, pemerintah ataukah pejabat pertahanan?