Mar 082018
 

Airbus_A-400M Atlas (photo: Ronnie Macdonald via commons.wikimedia.org)

Jakarta – Jakartagreater.com – Untuk membantu tugas-tugas Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) dalam pendistribusian barang-barang di wilayah Indonesia Timur, TNI AU akan menyiapkan pilot dan teknisi.

Para pilot dan teknisi ini disiapkan untuk membantu Kementerian BUMN yang akan membeli pesawat angkut berat Airbus A-400 yang akan membawa barang kebutuhan masyarakat dari PT. PPI dalam rangka mendukung tugas pemerintah menekan disparitas harga antara wilayah barat dengan wilayah timur Indonesia.

Kesiapan TNI AU ini disampaikan Kepala Staf TNI AU (Kasau) Marsekal TNI Yuyu Sutisna S.E, M.M saat menerima kunjungan silaturahmi Direktur Utama PT. Perusahan Perdagangan Indonesia (PPI) Agus Andiyani di ruang kerja Kasau, Mabesau Cilangkap, Jakarta, Rabu, 7/3/2018, seperti dirilis situs TNI AU.

Kapada Kasau, Dirut PT. PPI Agus Andiyani menyampaikan Kementerian BUMN akan mengadakan dua unit pesawat Airbus A-400 M yang operasionalnya diawaki oleh para pilot dan teknisi TNI AU.

Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna menerima kunjungan Dirut PT. Perusahan Perdagangan Indonesia (PPI) Agus Andiyani di Mabesau Cilangkap, Jakarta, 7/3/2018. (TNI AU).

Dengan kehadiran pesawat Airbus A-400 M, PPI berharap proses distribusi barang-barang kebutuhan masyarakat di IndonesiaTimur lebih lancar.

Pada kesempatan ini Kasau didampingi Asisten Pengamanan (Aspam) Kasau Marsda TNI Dwi Fajariyanto, Asisten Operasi (Asops) Kasau Marsda Barhim, Kadispenau Marsma TNI Jemi Trisonjaya, M.Tr (Han), dan Sesdiskumau Kolonel Sus Agus Mulyadi, S.H., M.H.

Sementara Dirut PPI didampingi Direktur Perdagangan Dalam Negeri Anton Irianto, Staf Direksi Aming dan Corporate Secretary Syailendra.

Kemampuan Take-off dan Landing Airbus A-400M

Dalam catatan FlightGlobal, Airbus Defence & Space telah menyelesaikan sertifikasi penerbangan pesawat angkut berat A400M untuk kemampuan take-off dan landing di landasan rumput dan tanah.

Dilakukan selama periode tiga minggu terakhir di bulan Oktober 2015, A-400 melakukan sekitar 40 take-off dan pendaratan menggunakan landasan sepanjang 1,400 m di lapangan udara Écury-sur-Coole di Perancis. Sekitar enam penerbangan diantaranya dilakukan bagi otoritas sertifikasi.

“Kami ingin menunjukkan bahwa A-400 dapat beroperasi dari landasan tanah tanpa kerusakan apapun, bersertifikat dan berkualitas dengan kemampuan pengereman dan tenaga dorong maksimal saat take-off dan landing,” kata kepala tes penerbangan dan operasi Eric Isorce.

“A-400M menunjukkan kinerja yang sangat baik dalam berbagai manuver, seperti putaran balik U-turn, dan take-off dan landing di landasan darurat,” kata pihak Airbus.

Pilot uji Airbus Tony Flynn mengatakan pesawat uji MSN2 beberapa kali turun dilandasan tanah sepanjang 100 m, dengan berat penuh pesawat hingga 114 ton. Ini setara dengan pesawat saat mengangkut kendaraan lapis baja seberat 30 ton, katanya. Dan tes yang dilakukan masih dalam kondisi safe, ia menambahkan, “A-400 sebenarnya masih dapat mengangkut kargo lebih berat dari itu” .

Uji coba pendaratan pada landasan kerikil sebelumnya pernah dilakukan di Ablitas, Spanyol, Airbus Defence & Space akan melakukan uji coba serupa di tanah yang gembur dan berpasir pada tahun 2016.

Bagikan :

  43 Responses to “TNI AU Bersiap Operasikan Airbus A-400 M”

  1.  

    Cuma kedok, aslinya punya TNI AU juga

    •  

      Kalo di masyarakat sipil ada istilah pengusaha/pejabat beli mobil mewah atas nama pembantunya atau sopirnya demi menghindari pajak atau hasil tindakan korupsi. Maka di Militer beli alutsista pake duit dan atas nama BUMN, tujuannya utk peningkatan aset militer.
      Alasan pertama, secara teori, PT. PPI tidak membutuhkan pesawat sebesar A-400 M utk mendistribusikan barang-barang kebutuhan masyarakat di IndonesiaTimur dng alasan agar lancar.Karena tidak semua barang kebutuhan boleh diangkut melalui udara, terutama BBM. Sebagaimana kita ketahui wilayah Indonesia Timur landasan darurat yg mereka miliki sangat pendek dan daerah pegunungan, hanya mampu di darati pesawat kecil sekelas N219 atau maksimal sebesar C295. Itu untuk daerah2 terpencil disana.
      Yg kedua Jika memang membutuhkan pilot, lebih mudah merekrut pilot dari Pelita Air atau dari Merpati yg juga punya pengalaman mengoperasionalkan pesawat turboprof ketimbang harus mengambil dari tenaga militer. Ini menurut perkiraan saya…….xicixicixi

    •  

      Kedok apa. Klo gak punya ya udah terus terang gak punya kok. Yang beli kan bukan TNI. TNI hanya menyediakan pilot. Nha itu speknya kan buat Tentara. Jadinya airbush juga bingung, kan gak ada speknya yg buat sipil. Lagian TNIAU ketinggal jauh, masak pesawat angkut besar kagak punya. Malu deh ama tetangga.

    •  

      Eropa banned produk sawit kita..tapi Eropa mau duit kita dgn jual A400 atlas.
      Harusnya kita gunain cara beli SU35..
      Bayar sebagian pake produk sawit kita itu A400 atlas..
      Jgn mau duitnya Indonesia tp produk Indonesia di banned..

      Jaya NKRi

      •  

        tetangga sebelah juga sawitnya diblokir bung, padahal mau beli rafale…….

        ternyata senasib seperjuangan sama kaya kita.

        •  

          Indonesia distop expor alamnya dikarnakan tidak memenuhi syarat barang expor, & indonesia masih berharap expor alamnya laku dieropa barat dgn segala upaya mrk lakukan, tapi ini tidak akan berjalan lama, bisa jadi eropa barat menolak expor alam indonesia, mungkin baiknya indonesia putar haluan perdagangan ke russia

          Hahhaahaaaa

          •  

            Kalau pesawat angkut A400 itu bukan sepenuhnya cetakan franc, tapi masih ada komponennya dari amerika, jk keterlambatan pesanan jadi dikirim? Kemungkinan ada masalh dipembagian hasil atau ada unsur politik didalamnya

            Hahhaahaaaa

          •  

            Mustahil kalo di bilang export produk alam ga memenuhi syarat eropa barat, ne ada kutipan dr Mendag Enggartiasto..
            Seperti diketahui, beberapa waktu lalu Parlemen Uni Eropa mengeluarkan resolusi sawit dan melarang biodiesel berbasis kelapa sawit, salah satunya dari Indonesia. Alasannya, pekebunan kelapa sawit di Indonesia dinilai menciptakan deforestasi, korupsi, pekerja anak, sampai pelanggaran HAM.

            “Sekarang, bukan lagi negative campaign, tapi black campaign, dan apa yang dilakukan sudah lebih vulgar dan terbuka. Akan tetapi, kita tidak boleh membalas dengan vulgar lagi, tetap harus santun. Karena dalam teori marketing kita tidak boleh menuding orang, tapi kita harus tunjukkan produk kita sendiri,” ujar Enggartiasto saat ditemui di Kantor Kementerian Perdagangan Jakarta, Rabu (23/8/2017).

            Mantan Ketua Real Estate Indonesia ini menuturkan, Indonesia tidak akan pernah memberikan produk-produk ekspor yang tidak berkualitas. Minyak kelapa sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) Indonesia, menurut Enggartiasto, merupakan produk CPO terbaik di dunia.

            https://ekonomi.kompas.com/read/2017/08/23/162348626/mendag-kita-buktikan-cpo-indonesia-terbaik-di-dunia

          •  

            Justru seperti Prancis mereka berusaha membatasi import karena menyebabkan persaingan yang justru membuat bangkurt perusahaan2 eropa… sedangkan ketika eksport di kurangi jelas itu sangat mengganggu

          •  

            Untuk itu baiknya pindah haluan perdagangan, kalau tidak demikian? Perdagangan expor indonesia tidak akan berjalan panjang,
            Belum lg perang dagang antara eropa barat & amerika yg bisa berimbas ke perdagangan indonesia

            Hahhaahaaaa

          •  

            Jangan lupa juga negara panutan si Agato udah mulai War Trade dan Indonesia kena, lucunya Eropa juga kena War Trade besar2an meskipun ga sebesar efek dari War Trade USA vs China..

          •  

            mana ada yg namanya perang dagang kalau antar negara…..ini bisa bisa negara yg kalian sebut merasa tersinggung dgn ucapan kalian dan mengajukan protes….

            kata yg legal utk perdagangan adalah negara memberlakukan perdagangan bebas dan proteksionisme terhadap suatu negara.

          •  

            https://www.viva.co.id/berita/dunia/1014857-trump-bikin-tarif-impor-baru-china-siap-perang-dagang

            amrik buat uu tarif import (proteksionis) terhadap baja dan alumunium. yg bikin uu adalah amrik kenapa yg gerah malah cina ya ?
            hellow ini kenapa indonesia dibawa2 ya, emang kita eksport baja / alumunium ke amrik ?

            warjager pintar dikit napa ?
            kecewa deh gw.

          •  

            Sebagai baja & aluminium impor untuk amerika dari eropa, tidak tertutup kemungkinan indonesia kena imbasnya yg juga menaikkan tarif impor untuk eropa, dengan alasan mempertahankan produk lokal eropa barat.
            Klu sudah dipohon jgn lupa pisangmu broo

            Hahhaahaaaa

          •  

            bapak kamu sudah susah payah cari duit supaya kamu sukholah di google.
            kamunya malah blenger….oalah lee…leee…….xixi

          •  

            Berarti masih nyangkut digigimu yaa, sekali lg, impor baja & aluminium yg diterima pengusaha yg ada diamerika itu dari eropa barat

            Hahhaahaaaa

        •  

          Loe ajja yg kelamaan dipohon, perang dagang itu perang saling mencari keuntungan, siapa yg bertahan berarti dagangannya laku, yg tidak yaa rugi, itulah perang dagang yg sudah dimulai trump dengan menaikkan pajak impor tarif baja 25% & aluminium 10%, tidak tertutup kemungkinan indonesia kena imbasnya

          Hahhaahaaaa

          •  

            hellow baca lagi komen gw ya,,,,emang efek buruknya apa ya ?
            yg rugi kan cina bukan indonesia, ngapain lu bawa2 indonesia.

            udah ya mending lu cuci kaki aja terus tidur, besok pagi sukholah sama om google.

  2.  

    https://jakartagreater.com/tni-memilih-hercules-c130-j-ketimbang-airbus-a-400/

    Dipatenkan pula dengan link diatas hehe… Tapi ngomong-ngomong bukannya beli 5 ya?

  3.  

    Ane Tetap Pilih C-130J karena kita mitra Lockhead Martin dalam hal Pengadaan F-16 V 4+ & KFX/IFX

  4.  

    Kalau CN235 di bikin gede, pasti jadinya mirip A-400M.

  5.  

    Gue mengkhayal :

    PT Angkasa Pura beli Oerlikon Skyshield dan radar Smart-L varian darat untuk melindungi bandara.

    PT Pelabuhan Indonesia beli radar OTH dan sistem rudal pertahanan pantai untuk melindungi pelabuhan.

    Pertamina beli SAM untuk melindungi kilang2 minyak dan pengeboran lepas pantai.

    PGN beli midget untuk melindungi eksplorasi gas di ZEE RI.

    PTPN dan Kemenhut beli be-200 untuk mengatasi kebakaran hutan dan kebun.

    Pemprov beli Chinook dan Mi26 untuk transportasi alat berat dalam menanggulangi bencana.

    Polri beli Pandur, LVTP dan blackhawk buat apa aja asal aman.

    Bakamla dan Basarnas beli MH60R supaya lebih mantep cari pesawat yang jatuh di laut.

    KKP dan bakamla beli KT-1B Wong Bee biar cepet patrolinya.

    Garuda dan Lion hibah A330-200 untuk dijadikan MRTT.

    Bank Indonesia beli Terrex (untuk transport duit).

    Xixixixixi

    Mau dapat dana lebih banyak lagi untuk beli alutsista ? Bikin casino aja.

    Xixixixixixi

    Ngayalnya kebangetan.

  6.  

    Klo artikel ini gmn bung zain??? msh blg ga jd belikah?? …makanya jgn trlalu banyak bergaul sm agato dan tn phd,,,jd nya ga tau berita2 up to date dr bung joe.,..baca aja komentar2 bung joe, lbh nyata dan bermanfaat, drpd komen si agato dna tn phd yg selalu mendukung segala kebijakan as,…dan si agato jg sama, jual barang ga laku2 msh aja jualan dimari…bikin rusuh aja tu,..

  7.  

    yang antonop gak jadi yah…

 Leave a Reply