Nov 292013
 
Pesawat Hercules C-130 Hibah dari Australia (photo : RAAF)

Pesawat Hercules C-130 Hibah dari Australia (photo : RAAF)

Dua pilot Angkatan Udara Indonesia ditahan di Darwin karena diduga mencoba menyelundupkan burung Nuri Australia di dalam salah satu dari sembilan pesawat Hercules C-130 RAAF yang akan diserahkan ke Jakarta.

Dua kru pesawat itu bagian dari kelompok yang dilatih di Royal Australian Air Force Base Richmond, untuk menerbangkan Hercules, yang diserahkan kepada Indonesia meski ketegangan diplomatik terjadi disebabkan tindakan Australia memantau telepon Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

The Australian Customs and Border Protection Service (ACBPS) mengeluarkan pernyataan, hanya dua warga negara Indonesia yang diinvestigasi dalam kaitannya dengan dugaan penyelundupan satwa liar.

“Karena ini masih proses investigasi, ACBPS tidak akan mengeluarkan komentar lebih lanjut,”ujar ACBPS .

“Australia memiliki hukum yang sangat kuat untuk melindungi satwa liar terhadap aktivitas ilegal dan ACBPS mengambil tindakan terhadap setiap upaya pelanggaran hukum.”

Pesawat Hercules C-130 Hibah dari Australia (photo : RAAF)

Pesawat Hercules C-130 Hibah dari Australia (photo : RAAF)

Pesawat pertama dari sembilan Hercules C-130 telah diserahkan (was handed over) meskipun Indonesia menghentikan kerjasama militer dan keamanan dengan Australia, pasca kasus skandal mata-mata meletus .

Australia memahami Indonesia telah membayar $ 30 juta untuk pesawat dan angkatan udara Indonesia sangat membutuhkannya untuk membawa peralatan dan personil di kepulauan Indonesia yang luas.

Hercules pertama dari pesawat C-130H model lama telah diperbaharui dan dicat dengan warna Indonesia .

Sembilan pesawat tersebut telah bertahun-tahun terlibat tugas berat aktifitas RAAF di Irak dan Afghanistan. Pesawat angkut ini telah diganti dengan Hercules model lebih baru, serta pesawat angkut raksasa C- 17 Globemaster ll, untuk Royal Australian Airforce . (theaustralian.com.au).

  28 Responses to “Pilot TNI AU Ditahan Australia, Hercules Tetap Dikirim”

  1. Jujur aja, I’m not a big fan of martabak, precisely karena alasan2 seperti ini…

    Teriak2 ‘martabak’ eh ujung2nya begini (pilot C-130 TNI-AU umumnya pamen ‘kan?).

    (apa kata dunia?)

  2. sure…??sebegitu lalai kah pilot kita mengambil resiko hanya untuk sekedar burung nuri…??
    curiga dikit boleh kan untuk berita ini.

    • Hmmm…habitnya gak berubah (kalo case ini beneran loh ya) soale sejak jaman operasi di Timor-timur penyelundupan hewan entah itu kakak tua, nuri, dan cucak rowo sangat lumrah terjadi memanfaatkan moment serpas maka pasukan yang balik kandang pasti bawa hewan/burung. Entah diselundupkan via kapal laut atau via hercules di bandara comoro tapi kalo ke luar negeri habit ini juga dibawa….
      wah wah wah….TER….LA…LU kata bang haji.

    • Saya juga lama di Papua dan gak kaget lagi denger berita seperti ini…
      (walau tetap presumption of innocence)

      http://www.radartimika.com/index.php?mib=berita.detail&id=11128

      • iya pembuktian harus ada.soalnya momentnya pas bgt..
        otomatis orang yang dikirim keluar bukan orang yang sembarangan.dan mereka tau aturan dinegara itu.
        tp tdk menutup kemungkinan kelalaian,pribadi seseorang nggak yang tau jg

  3. Saya Ngak Percaya Cerita ini…………………

    1. Pilot TNI-AU sama sekali tidak menguasai medan
    2. Pilot TNI-AU sama sekali tidak ada teman (Link/Channel) yang memuluskan rencana itu
    3. Pilot TNI-AU tentunya sudah ditraining sebelum ke Aussie dan tidak gegebah / konyol

    Kemungkinan yang terjadi :

    1. Pemberian/kenang-kenang-an antar pilot, atau bahkan antar komandan, namun ada yang lapor
    2. Jebak-an, mumpung ada kasus ini (penyadapan), sehingga ada senjata untuk menjelekkan Indonesia
    3. Cerita reka-an / isu yang ngak jelas asalnya, namun sudah terlanjur ke media

    • Burung yang dipermasalahkan adalah Australian Parrot.

      A wide variety of parrot species are available as pet birds in Australia. Pets shops are very good places for you to buy budgerigars, canaries and peach faces.
      http://birdhealth.com.au/petbirds/species/parrots/parrots_as_pets.html

      Kalaupun itu dibeli di pet shop, masih panjang prosedurnya untuk membawa keluar negara (karantina dsb).
      Apakah prosedur ini dijalani, kalau tidak ya melanggar aturan/hukum .

      Kata yang digunakan pada berita aslinya ‘smuggle’, salah satu definisinya ‘to bring or take secretly, as against the law or rules’.

      Tapi setuju untuk mengandaikan ybs tidak bersalah, presumption of innocence, beban pembuktian berada pada pihak yang menuduh…

  4. cerita aneh……darimana dia dapet burung nuri?? masa ada Perwira Militer keluyuran nyari2 pasar burung di negara lain waktu dinas…konyol sekali

  5. situasi begini bisa saja jebakan, tapi jika salah ya dihukum saja. jika mereka tidak mau memberi muka ..kita juga jangan memberi muka. remisi Corby dicabut saja, mana ada kasus narkocon dapet remisi presiden? cuma SBY pada napi Australia.

  6. Burung nuri itu hinggap di badan pesawat karena ndak betah hidup sama orang penjajah macam orang Aussie mangkanya dia mau ikut bergabung ke indonesia

  7. Mending itu burung nuri….. Dulu ada kelasi Angkatan Laut kita yang membawa cewek dari Eropa Timur. Ceweknya dimasukin ke dalam peti sambil diguyurin air untuk mengurangi panasnya dan kulitnya pada ngelupas. Dan akhirnya nyampe juga di Surabaya dengan selamat dan dinikahilah cewek itu. Kejadiannya tahun 60an kalo enggak salah. Kayaknya Bung SATRIO ini yang bisa cerita lebih detil tentang kisah ini….

    • Seruuu ! ini juga memenuhi syarat untuk dibuat film, romantis sekali, so sweet…

      (Terus dibikinkan KTP, pakai nama apa, Tugirah?)

    • Iya dari Polandia cewekx…wajarlah cantik dan bahenol….mereka jatuh cinta ketika training di Polandia…gw rahu cerita ini 20 thn yang lalu…kalo g salah tarunax asal batak…

    • yaa bener mbah bejo ada salah satu kelasi angkatan laut kita pada tahun 60an menyelundupkan pacarnya warga negara asli polandia untuk dibawa ke surabaya.
      Pacarnya itu diselundupkan ditaruh didalam peti dan diberi makan dari ransum kelasi tersebut.selama puluhan hari didalam kapal yang berlayar dari polandia menuju surabaya dan akhirnya mereka menikah dan hidup bahagia disurabaya dan mempunyai beberapa anak.

      DULU pas ane lihat foto keluarga mereka agak tersenyum lha wong ceweknya tinggi sedangkan cowoknya berkumis dan tingginya sepundak dari ceweknya…hehehe
      Tapi ane bangga dengan cerita romantika tersebut.,.,
      From polandia with love,,

  8. Sudah ada klarifikasi di salah satu situs formil popular bahwa yang membawa adalah Kru Pesawat (Bukan Pilot) dan pilot hanya mendampingi saja berikut petikannya :

    “….Ok rekan2 sy klarifikasi, betul crew sy ada yg beli burung, namun sdh di serahkn di secpol Raaf base Richmond, shg tidak terjadi pelanggaran, sblm brkt memang kt sdh disampaikn akn ada Tanya jawab dr pihak custom darwin, perihal pembelian burung tersebut. Sy menemani interview tsb, dn tdk ada masalah, sekali lg kt tdk ditahan. Mereka hanya minta info beli dimana, brp harganya dn apkh ada penjelasan dr penjual terkait peraturan membawa hewan keluar dr Aussie. Demikian rekan2 mhn bantu utk menerangkn dgn baik kpd yg lain…”

    Demikian buat updatenya….

    Satu lagi… sepertinya Australia lebih memilih pengadaan C-27 Spartan daripada C-130 baru, so Hibahan dan penjualan C-130 ini beserta alat simulasinya sepertinya memang masuk dalam program “phase out” nya C-130 di australi… (mohon maaf kalo salah update)

    • Terima Kasih update-nya jhie_oeng

    • “Hibahan dan penjualan C-130 ini beserta alat simulasinya sepertinya memang masuk dalam program “phase out” nya C-130 di australi… ”

      maksudnya gimana ya bro?
      apa berarti memang inisiatifnya datang dari australi berhubung mau dapat ganti dengan pesawat baru, so yg lama pasti ‘dilepas/dibagi2ikan’ atau gimana?

    • Di running text Metro tv sore tadi:

      Kadispenau: 2 pilot selundupkan burung di Australia akan diberi sanksi.

      Kalau memang pilot, perlu diberi sanksi tambahan karena ada upaya untuk mengorbankan/ menimpakan kesalahan pada anak buah / crew;

      …betul crew sy ada yg beli burung…

  9. Dua pilot TNI AU telah dilepaskan dan diberikan peringatan setelah diduga mencoba menyelundupkan burung Nuri Australia ke dalam salah satu dari sembilan pesawat angkut Hercules C-130 RAAF, yang telah diserahkan ke Jakarta.

    theaustralian.com.au telah meng-up date beritanya: LINK

  10. happy ending .., sort of

  11. Australia to gift Hercules aircraft to Indonesia despite cooperation freeze
    abc.net.au / Fri 29 Nov 2013, 12:51 am

    The aircraft flew over Darwin this afternoon and has had its Australian markings removed.
    The Hercules has been repainted with flags and symbols of the TNI – the Indonesian military.

    Link

  12. Emang 9 unit udah diserahkan semua..?

  13. waah mantep.. dirumah sdh punya ni burung.. apa lebih bagus ya kalo punya oz.. mau upgrade aja daah.. he..3x

  14. AUSIE PASTI NYINDIR”ALAHHHH NGAMUK NGAMUK DIKIRIM BARANG…DOYAN JUGA,…KENAPA GAK BERANI NGAMUK USA?TAKUT APACHE BATAL???….HIHI….

  15. Hiba pesawat yg tidak seberapa. Malunya dgn anak cucu hingga 7 turunan. Dasar pengemis…!!!

  16. Mantap .. pembelian 9 Hercules tetap jalan terus ..

  17. wach kalao berita ini udah gk heran,,
    dari malaysia yg d bw ke indonesia itu jg banyak,,
    cb masukin aja ke buah semangka yg udh dikelupas isinya,,trus di kasih sdikit lubang..
    Pastilah aman..itu cara aman dan terbaik,,buat sekedar info slundup burung.. 😀

 Leave a Reply