Oct 102017
 

Dirut PT Pindad Abraham Mose melakukan peletakan batu pertama, perluasan pabrik Pindad di Malang, Jawa Timur, 9/10/2017 (Pindad)

Malang – Jakartagreater.com. Direktur Utama PT Pindad (Persero), Abraham Mose melakukan peletakan batu pertama sebagai simbol perluasan pabrik Munisi Kaliber Kecil (MKK) pada 9 Oktober 2017 di Divisi Munisi PT Pindad (Persero), Turen, Malang, Jawa Timur, dirilis oleh Instagram PT Pindad.

Acara peletakan batu pertama disaksikan Bersama Asrenum Panglima TNI Laksda TNI Siwi Sukma Adji, Asrena Kasad Mayjen TNI Dominicus Agus Riyanto, Wakil Ketua Komisi I Hanafi Rais, petinggi TNI, Polri dan sejumlah undangan dari berbagai instansi.

Perluasan pabrik MKK ini melalui Penyertaan Modal Negara (PMN) dan akan meningkatkan kemampuan kapasitas produksi amunisi dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan domestik TNI, Polri, Kementerian Pertahanan serta Lembaga/institusi pemerintah pengguna munisi.

Direktur Utama PT Pindad (Persero), Abraham Mose melakukan peletakan batu pertama sebagai simbol perluasan pabrik Munisi Kaliber Kecil (MKK) pada 9 Oktober 2017 di Divisi Munisi PT Pindad (Persero), Turen, Malang. Acara peletakan batu pertama disaksikan Bersama Asrenum Panglima TNI Laksda TNI Siwi Sukma Adji, Asrena Kasad Mayjen TNI Dominicus Agus Riyanto, Wakil Ketua Komisi I Hanafi Rais, petinggi TNI, Polri dan sejumlah undangan dari berbagai instansi. Perluasan pabrik MKK ini melalui Penyertaan Modal Negara (PMN) dan akan meningkatkan kemampuan kapasitas produksi amunisi dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan domestik TNI, Polri, Kementerian Pertahanan serta Lembaga/institusi pemerintah pengguna munisi. #pindad #bumn #bumnis #bumnhadiruntuknegeri #ndhi

Sebuah kiriman dibagikan oleh Pindad (@pt_pindad) pada

Pada kesempatan yang sama, Pindad juga meluncurkan Senapan Penembak Runduk (Sniper) berkaliber .388 (8,6 mm), SPR4. Senapan ini dibuat untuk memenuhi kebutuhan operasional prajurit TNI yang memerlukan senapan dengan daya tembak sejauh 1.5 km.

Senjata Sniper SPR4 Pindad (photo : Pindad)

Kehadiran varian terbaru Sniper ini telah melengkapi jajaran senapan penembak runduk sebelumnya yang telah dikembangkan PT Pindad seperti SPR 3 (kaliber 7,62 mm) dan SPR 2 (kal 12,7 mm).

  2 Responses to “Pindad Perluas Pabrik Munisi Kaliber Kecil”

  1. prisa udara bisa untuk menjaga kedaulatan suatu negara dari invasi negara lain

  2. Banyak permintaan pembelian amunisi dr negara luar yg gak bs dipenuhi PT.PINDAD untuk dalam negri aja harus buat fasilitas baru, kedepan tingkatkan volume eksport untuk memenuhi pasar global pak!

 Leave a Reply