Feb 012015
 

gladi-hut-tni-3

Jakarta – Dalam rapat kerja Fraksi PKS DPR RI yang digelar hari ini, salah satu tema yang dibahas adalah pertahanan. Ketua komisi I yang juga politisi PKS Mahfudz Siddik, mengatakan pembahasan dalam forum tertutup itu mencuat agar FPKS mengusulkan RUU Bela Negara atau Wajib Militer (Wamil).

“Raker ini akan putuskan RUU mana yang akan jadi usul Fraksi PKS ke Baleg (Badan Legislasi), salah satunya misal tadi ada yang mengusulkan RUU Bela Negara atau Wajib Militer (Wamil),” kata Mahfudz Siddik di sela raker FPKS di Hotel Bidakara, Jakarta, Jumat (30/1/2015).

Mahfudz menilai ada urgensinya Indonesia menerapkan wajib militer. Perspektif yang digunakan tidak hanya soal pertahanan, tapi soal membangun bangsa yang disiplin, kuat dan berkarakter.

“Wamil bukan hanya perspektif ancaman milter, tapi program wamil itu orang diajari tentang kedisiplinan, karakter, solidaritas, tanggungjawab, dan lainnya di tengah maraknya individualisme,” terang Mahfudz.

“Kalau lihat praktek negara lain seperti Singapura, begitu lulus SMA dia ikut program wajib militer setahun, baru setelah itu ikut universitas,” imbuhnya.

Namun Mahfudz mengatakan usulan ini masih sebatas ide. Pun jika disepakati, perlu kepala dingin dalam mengkaji RUU ini. Selain itu, RUU ini mungkin bersinggungan dengan RUU lain di komisi I seperti RUU Komponen Cadangan (Komcad) dan RUU Keamanan Nasional (Kamnas).

Jika mendapat sambutan dari fraksi lain, maka PKS akan secara resmi mengusulkan kepada Badan Legislasi (Baleg) DPR agar dimasukkan dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas), yaitu daftar seluruh rancangan UU yang harus dibahas DPR dalam satu masa periode.

“Program bela negara atau wamil akan berdampak sangat kuat bagi banyak hal, terutama kesiapan warga negara ketika suatu waktu dimobilisasi untuk kepentingan pertahanan,” ucap ketua komisi I DPR dua periode itu. (Detik.com).

Bagikan Artikel :

  53 Responses to “PKS Usulkan RUU Wajib Militer”

  1. pertamax

    • Sebab utama wajib militer di Korea Selatan adalah karena status negaranya masih dalam kondisi perang dengan Korea Utara. Perang Korea hanya diakhiri dengan gencatan senjata dan pembentukan zona demiliterisasi, bukan perjanjian damai.

      Orang Korea Selatan memiliki kedisiplinan yang baik dan mampu bekerja keras. Kedisipllinan dan kerja keras yang menjadi ciri orang Korea Selatan sedikit banyak pasti dikarenakan mereka mengikuti wajib militer. Militer identik dengan disiplin dan keras.

      Di Korea Selatan wajib militer dilakukan selama dua tahun. Biasanya diambil setelah menyelesaikan kuliah dan bekerja. Selama saya di Korea Selatan, saya menyaksikan teman-teman yang sedang wajib militer hanya bekerja sampai jam 12 siang, sorenya mereka wajib militer.

      Biasanya mereka berganti seragam militer di workshop. Kadang isi wajib militer itu hanya baris berbaris saja di lingkungan pabrik tetapi ada juga latihan tempur. Saat saya bertanya senapan apa yang mereka pakai saat latihan. Kata mereka masih memakai M1.

      Menurut saya wajib militer bagus untuk membentuk karakter dan mental bangsa. Bangsa ini memerlukan perbaikan dalam hal kedisiplinan, kerja keras dan ketaatan kepada hukum. Itu bisa dibentuk salah satunya dengan wajib militer.

      Mengelola wajib militer di Indonesia tentunya tidak semudah di Korea Selatan karena jumlah penduduknya besar dan wilayahnya sangat luas. Tetapi kita juga memiliki modal karena TNI memiliki infrastruktur teritorial yang menjangkau sampai ke pelosok (Kodam, Kodim, Korem, Koramil). Itu bisa dimanfaatkan untuk memfasilitasi wajib militer ini.

      Yang tidak kalah penting adalah data kependudukan kita harus diperbaiki, dirapikan dan dimutakhirkan. Selama belum ada sing identity number, saya agak pesimis bahwa wajib militer bisa menjangkau semua warga negara Indonesia. Kalau KTP dan SIM bisa abal-abal, bukan hal mustahil jika ada wajib militer abal-abal.

      Salah satu konsep yang bisa dicoba adalah dengan mengikutsertakan ke dalam kurikulum pendidikan. Jika dulu ada Penataran P4 (tahun 96 saya masih kena Penataran P4 ini πŸ˜€ ) maka itu bisa diganti wajib militer saja. Penataran P4 dulu wajib diikuti oleh semua mahasiswa baru.

      Wajib militer isinya kan tidak hanya latihan fisik dan tempur saja, ada materi ideologi dan lain sebagainya. Jadi meminjam konsep Penataran P4 seperti jaman Orba mungkin ada gunanya. Tinggal materi ideologi dikurangi dan materi militernya ditambah.

      Saya yakin jika wajib militer menjadi kewajiban setiap warga negara, para pembaca JKGR dan MFB lainnya adalah yang pertama kali mendaftar.

      cmiiw

      • tiru singapura saja.. setelah lulus tingkat SLTA ikut Wamil,, nanti dapet sertifikat.. trus serftifikat itu sbg syarat nglamar kerja ato masuk kuliah. mau gak mau pasti terpaksa akan ikut Wamil :v ,,,, tp utk yang terlanjur tua saya ndak tau tuh πŸ˜€

  2. Wajib militer belum diperlukan saat ini. lebih baik fokus memperkuat TNI dan Polri supaya lebih Profesional. Jaga TNI dan Polri untuk tetap Netral dari partai dan jauh dari politik praktis. Supaya kasus BG tidak terulang lagi.

  3. premiun….

  4. diperhitungkan dan diertimbangkan dengan matang baik buruk nya dulu !!!

    • dulu RUU komcad di tolak sekarang malah mau buat RUU wamil.

      β€œKalau lihat praktek negara lain seperti Singapura, begitu lulus SMA dia ikut program wajib militer setahun, baru setelah itu ikut universitas,”

      masak disamakan dengan singapur, kalo disana jumlah tentara sangat terbatas makanya harus wamil kalo di indonesia tanpa wamil saja tiap tahun yang daftar jadi tentara segabrek

  5. Partai yang satu ini saya ragukan idenya.. bagi kader2 mereka di bawah, ngomong Pancasila merupakan sesuatu yg timbulkan alergi. Cek Materi, buletin, media pengkaderan2nya.

    • Betul bung, Selebaran apa tuh yang di taruh di masjid2 kami, mbokyo bikin mesjid sendiri. Alasanya solidaritas, tanggung jawab, ah masa sech.

      Di level atas, kelihatanya bagus2 saja, tp di level implementasi kita tau sendiri.

    • Kalau gagasannya bagus, ya kita ambil saja, dan tentunya kita juga waspada untuk tetap teliti dan telisik agar tidak ada lubang pada gagasan itu yang dapat disalahgunakan oleh oknum baik perseorangan mau pun lembaga (termasuk parpol).

  6. Sebenarnya baik juga ada wajib militer, tentu tujuannya untuk memupuk rasa patriotisme bagi generasi muda,..namun harus ada dasar hukumnya yang jelas biar tidak menjadi polemik dimasyarakat. Mungkin dengan mengintensifkan kegiatan PRAMUKA merupakan salah satu solusi untuk memberi pembekalan kewiraan dan rasa patriotisme pada generasi muda.

  7. Mohon maap bung, itu mahfudz suruh beresin dulu partainya biar jadi suri tauladan. Yang bikin tambah bobrok kelompok yang jual dalil buat dapat kekuasaan. Minusnya patriotisme dan nasionalisme solusinya bukan Wamil. Tapi karena busuknya birokrat, legislatif dan penegak hukum yg tidak bisa jadi suri tauladan. Ingat, ikan busuk dimulai dari kepala.

  8. wacana. wajib militer bagiku ngaa ada gunanya, menurutku pemerintah lebih baik optimalkan dan wujudkan wacana ” yg udah di canangkan semenjak Indonesia merdeka yg manfaatnya jelas” bermanfaat bagi seluruh rakyat, senangnya ngomong jgn serakah gitu, wacana ini macet wacana itu macet beresin dulu wacana” yg macet itu baru buat wacana lagi

  9. saya setuju utk perbaikan mental anak bangsa…. biar tangguh dan mandiri… apalagi klo ada bencana alam,, kita bisa sedikit lebih tau apa yg harus dilakukan pertama kali… bukankah menggelikan ( bagi saya ) melihat tentara kita yang gagah berani tiba2 harus masuk desa pegang cangkul dsb untuk ikut mbangun desa…

  10. Bagus kalau ada wajib militer…biar nasionalisme lebih meresap daripada ideologi nasionalis tapi praktiknya tdk nasionalis…

  11. setuju !! untuk mengurangi generasi alay menjadi garuda garuda Nusantara

  12. Penduduk 250jt wajib militer??? salah kapra ini…

  13. Jadi…… Kapan realisasinya? dulu pernah terdengar masalah RUU wajib militer, sampai sekarang gak jadi2. Dulu pernah terdengar kogabwilhan, sampai sekarang gak jadi2.dulu pernah terdengar ini itu, sekarang gak jadi2. ckckck….. Manusia memang penuh ketidakpastian

  14. Xixi..tiba tiba tanpa hujan angin ngomongin wajib militer dia..

    Biar bs jd lahan baru bwt cr dana kalii..
    Atauu bwt cari daun yg ranum dgn bunga harum mewangi..

  15. Perlu diperjelas..benarkah wamil mengarah konstruktif kpd nasionalisme??

    Apakah yg gk di wamil kurang nasionalis??

  16. wajib…?? yg sukarela z msh banyak yg mao ko.
    tingkatkan tni yg profesional, maximalkan pramuka, karangtaruna, pns, security & hidupkan lg menwa.
    jngn wajiblah… emang anggaran’a ada…??
    mending buat kesejahteraan prajurit & alutsista z.
    toh klo d serang, kita semua bakalan angkat senjata ko,siapin z SS2 & 6 magazin’a (Pertahanan Rakyat Semesta)…

  17. setuju ,,,smoga dgn wamil kecintaan n bela bangsa negeri ini bertambah,,,minimal bisa mmbentuk individu2 yg brjiwa patriot,,,mf lebay

  18. Kurang Nasionalis apa rakyat Indonesia? Mau bangun rasa cinta tanah air kenalkan kembali budaya dan jati diri bangsa yang tergerus oleh perilaku hedonis materialis dkk. kemana budaya gotong royong, kemana budaya tepo seliro / tenggang Rasa, kemana prinsip “sepi ing pamrih rame ing gawe”, kalau dipancing Isu SARA langsung Pake jurus bumi hangus! Saya prihatin mudahnya bangsa kita diprovokasi dengan isu2 SARA yang nota bene dimainkan kelompok2 tertentu. Lawan upaya penghancuran sendi2 persatuan dan kesatuan bangsa melalui isu2 SARA! Rakyat tidak butuh INDOKTRINASI tapi butuh ENDOG, TERI dan NASI! jangan ajari kami patriotisme kalau pejabat dan pimpinan malah berperilaku sebaliknya.

  19. Ya kan tujuannya untuk membentuk kedisiplinan, karakter, solidaritas, tanggungjawab, dan lainnya di tengah maraknya individualisme, Mungkin salah satu tujuannya untuk menghindari tawuran tsb.

  20. SETUJU dan SAYA DUKUNG… terlepas dari adanya kebutuhan atau tidak. Terlepas dari belum idealnya keadaan dan kondisi Angkatan bersenjata kita, terlepas dari Korupnya Partai dari politisi ini (walau tahun 2014 juara Korupnya Partai Bermoncong Putih, http://www.youtube.com/watch?v=p2n1BXCh5LA ), KITA HARUS MULAI membentuk kedisiplinan dan Jiwa Bela Negara secara NYATA,… tidak hanya dari textbook saja.

    Bayangkan jika langkah ini diambil sekarang. Akan begitu besarnya Kewibawaan bangsa ini.
    Kita akan disegani sebagai Negara dengan kesiapan Tempur yang baik.
    Belum lagi meningkatnya kedisiplinan para pemuda-pemudi kita yang tentunya akan berdampak lebih hebat lagi dalam Pembangunan Bangsa.

    Kita semua setuju kalau kedisiplinan dan mental kuat merupakan salah satu penunjang majunya suatu bangsa.

  21. Ente dulunya sma? Coba anda tanya sama anak stm/smk yg semi militer adakah dari mereka yg sering tawuran? Mungkin anda bisa lihat perbedaan antara anak sma/smk biasa dgn stm/smk yg semi militer
    Maaf kalau perkataan saya gk berkenan

  22. indonesia wajib militer gawat tuh pemuda pancasila trus satgas partai trus panca marga dll itu aja udah bikin kacau apalagi dilatih militer bisa perang nih negara urus tni vs polri aja repot, KPK vs polri aja rusuk apalagi tukang becak bawa AK 47 KIAMAT TUH

  23. Hati-hati Bung dengan wacana dari PKS ini. Saya pernah berhubungan intens dengan mereka di lapis bawah. Jika lapisan atas mereka menyebut-nyebut nasionalisme, saya meragukan sekali karena akar rumputnya tidak menampakkan hal itu. Mereka lebih solider kepada jaringan organisasi mereka di luar negeri. Jika mereka aktif dalam kegiatan bencana alam dengan kepanduannya, maka sayap kepanduan inilah yang perlu diwaspadai. Ini tidak lebih dari kamuflase karena dalam latihannya tidak sedikit yang berbau simulasi pegang senjata. Harap maklum, instrukturnya adalah alumni-alumni Afganistan, Bosnia, Ambon dan daerah konflik lainnya. Semakin tinggi jenjang pelatihannya, semakin mendekati pola pelatihan mujahidin. Bahkan ada semaca perjanjian untuk berani mati membela jamaah (partai). Jadi kalau mereka mewacanakan RUU wamil, saya kok curiga mereka pengin mendapat akses ke pelatihan TNI sebagaimana Banser. Hati-hati dengan strategi menggunting dalam lipatan mereka, karena apa pun bisa dicarikan dalilnya oleh amirnya. NKRI harga mati!!!

  24. Ane takut wamil disalahgunakan mengingat byknya tentara jadi pengamanan d club malam dll. (mereka sering ambil sidejobs kalau d luar, utk mdpt tmbhn)
    ini baru wacana kan. Harus dikaji secara mendalam.

  25. Saya kurang setuju dengan adanya wamil karena beberapa hal, seperti:
    – Masih ada cara lain untuk membina kedisiplinan, karakter, solidaritas, tanggungjawab dan nasionalisme semisal pramuka, resimen mahasiswa, dan pelatihan oleh TNI
    – Ada Pramuka dan Resimen Mahasiswa yang pada awalnya didirikan sebagai komponen cadangan
    – (yang terpenting) Kekhawatiran akan terjadi penyalahgunaan yang berujung merongrong kewibawaan negara (misal ISIS), karena paham radikalisme di Indonesia masih berkembang dan mengakar kuat.

    IMHO

  26. ahhh….idenya sudah lama,semenjak jaman sby,hanya karena yg ngangkat isunya pks aja pada paranoid

    memang adalah sangat berbahaya bila karakter building nasionalisme,patriotisme,bela negara isme,cinta tanah air isme lewat wajib militer itu sukses,mendarah daging dan menjadi karakter bangsa indonesia,mengisi jiwa jiwa pemuda republik ini.

    karena tentu comfort zone isme barat yg sejak lama dibangun,dinikmati dan diperjuangkan melalui proxy proxynya di indonesia akan berpotensi di dobrak sehingga akan sangat susah menguasai indonesia secara ideologi,politik,militer dan ekonomi

    revolusi mental dan doktrin kebangsaan lewat wajib militer harus dihentikan karena akan memperberat kerja komprador asing dan menyusahkan

  27. Salut PKS, gw seneng ma nih partai, satu satunya yg paling komit di segala hal, bagus banget idenya buat ngilangin alay dan laki jadi jadian yg marak dan laris di tv swasta….biar disiplin

  28. Si Vis Pacem Para Bellum….
    Sangat Setuju Sekali…

  29. ladang bisnis lagi de ….

 Leave a Reply