Jan 102019
 

Seorang prajurit Cina menembakkan senapan serbu yang juga mampu meluncurkan granat 20 milimeter. (cctv.com)

Pasukan khusus People’s Liberation Army (PLA) membangun tentara “super” yang memiliki kemampuan melawan musuh 1 banding 10 mampu untuk memenuhi persyaratan digitalisasi peperangan modern.

Pasukan khusus ini dilengkapi dengan senjata tempur individual futuristik seperti senapan serbu yang meluncurkan granat, pistol sudut tembak, dan senjata pisau.

Berbagai macam senjata canggih digunakan dalam pelatihan kompetitif internal oleh Brigade Operasi Khusus Xuefeng di bawah Tentara Kelompok ke-76 PLA, cctv.com melaporkan pada hari Senin.

Sistem pistol sudut tembak dapat digunakan sehingga moncong menunjuk ke arah yang berbeda di dinding, sementara prajurit mengarahkan senjata di balik dinding dengan bantuan monitor. Dalam peperangan kota yang berbahaya, sistem ini memungkinkan operator untuk menembak sasaran secara akurat tanpa memperlihatkan dirinya kepada para penyerang yang bermusuhan, kata laporan itu.

Pistol pisau menyembunyikan peluru di dalam apa yang tampaknya pisau, yang dapat ditembakkan dalam pertempuran jarak dekat, kata laporan itu.

Senapan peluncur granat, juga dikenal sebagai Sistem Operasi Komprehensif Individu QTS-11, mengintegrasikan fungsi peluncur senapan dan peluncur granat bersama dengan modul bertujuan canggih.

Seorang prajurit Cina membidik dengan sistem tembakan sudut di belakang tembok. (cctv.com)


Seorang analis militer yang berbasis di Beijing, Wei Dongxu, mengatakan kepada Global Times pada Selasa bahwa senjata-senjata ini menjadikan tentara “super” yang mampu melawan 10 musuh.

Jarang sekali senjata canggih Tiongkok ini muncul di tempat yang sama, kata cctv.com.

Wei mengatakan bahwa pelatihan menggunakan senjata “sci-fi” ini menunjukkan bahwa teknologi terkait sudah matang. “Senjata itu dibuat untuk pasukan khusus … Beberapa pasukan standar juga akan menggunakannya di masa depan,” katanya. Namun, senjata berteknologi tinggi ini akan tetap eksklusif untuk pasukan elit untuk sementara waktu karena biayanya yang lebih tinggi.

Pada 1990-an, Amerika Serikat (AS) mengembangkan senapan XM29 yang memiliki konsep serupa dengan QTS-11. Namun, terlalu mahal untuk memenangkan tawaran dari Angkatan Darat AS, lapor Science and Technology Daily.

QTS-11, dijuluki “senapan strategis” oleh pengamat militer Cina meskipun merupakan senjata taktis, mendapat julukan karena tidak hanya memiliki banyak fungsi dan memberikan daya tembak individu terkuat di dunia, tetapi juga sangat digital dengan sensor, sebuah sistem penentuan posisi dan sistem berbagi data, menjadikannya senjata taktis di atas senjata lainnya.

Sumber: en.people.cn

jakartagreater.com

  2 Responses to “PLA Latih Tentara Super dengan Senjata Futuristik”

  1.  

    1 banding 10 atau 1 prajurit melawan 10 prajurit hanya ada di film rambo atau expendable … kecuali 10 prajuritnta itu lagi tidur atau lagi maen ps4 .
    wakakaka .. China terlalu membesar besarkan kekuatan militernya .. tidak pernah teruji dalam perang modern bahkan di AARAM australia lun kalah dengan jepang apalagi dengan TNI kita ( dalam hal keterampilan menembak lho ya )

  2.  

    beuhh senjata pla udah pendek, bengkok lagi duhh krn blm khitan mungkin