Polandia Ingin Dapatkan Kapal Selam Bekas Swedia

JakartaGreater.com, Polandia – Kementerian pertahanan Polandia dilaporkan berencana akan mengakuisisi dua kapal selam Sodermanland class bekas dari Swedia untuk mengganti kapal selam Kobben class yang sudah ketinggalan zaman.

Kesepakatan yang direncanakan, kemungkinan akan dibahas selama kunjungan Wakil Menteri Pertahanan Polandia Pawel Wozny ke Swedia, sebagaimana dirilis oleh Defence24.pl.

Akuisisi kapal selam Sodermanland class bekas terkait dengan rencana angkatan laut Swedia yang ingin mengganti kapal selam Sodermanland class dengan kapal selam baru, yakni kapal selam Blekinge class yang dikembangkan oleh Saab Kockums, lansir Defensenews.

Tahun lalu Kementerian Pertahanan Polandia mendapat tiga penawaran untuk mendapatkan tiga kapal selam baru di bawah program Orka (Orca). Grup Naval Prancis menawarkan kapal selam Scorpene class yang dipersenjatai dengan rudal jelajah MBDA (naval cruise missiles – NCM), ThyssenKrupp Marine Systems Jerman menawarkan kapal selam Type 212 class, dan Saab Kockum menawarkan kapal selam A26 class.

Pengiriman kapal selam baru dijadwalkan akan selesai pada tahun 2026. Kontrak yang direncanakan diperkirakan bernilai sekitar US$ 2,6 miliar, menurut data dari kementerian pertahanan.

Sementara itu untuk tetap mempertahankan kapasitas operasionalnya di Laut Baltik, Warsawa telah memutuskan untuk merombak dan tetap mengoperasikan kapal selam Kobben class.

5 pemikiran pada “Polandia Ingin Dapatkan Kapal Selam Bekas Swedia”

      • SAAB-Kockums A-26, punya kelebihan diantara kapal selam tempur konvensional lain seperti Soryu (Jepang) , Type 218 (Singapura) dan S26T (China) yaitu:

        1. Konstruksi modular yang bisa di ekspansi

        Sistem konstruksi ini dapat memudahkan pembuat/pemilik untuk melakukan pemeliharaan dan perawatan pada bagian spesifik yang perlu diperbaiki, karena dengan pendekatan modul besar, kapal selam tersebut dapat diharwat dengan fleksibel dan efisien.

        Selain itu, pemilik kapal selam dapat memperpanjang ukuran dengan menambah modul tambahan dengan sistem tersebut.

        2. Air Independent Propulsion

        Kapal selam tentu membutuhkan sistem udara dalam ruang bertekanan untuk menjaga keberlangsungan kapal dalam melakukan operasi, sehingga diperlukan closed-cycle oxygen treatment system, Nah AIP inilah yang melakukan sistem itu.

Tinggalkan komentar