Jul 042017
 

Gedung Polda Metro Jaya (commons.wikimedia.org)

Jakarta – Petugas Polda Metro Jaya memburu pelaku yang memasang atribut berupa bendera “ISIS” dan sehelai kertas bertuliskan ancaman terhadap Polri dan TNI di depan Markas Polsek Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

“Tentu ini bagian dari kepolisian mengungkap sebenarnya siapa yang memasang,” ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono di Jakarta, dilansir Antara, Selasa, 4/7/2017.

Kombes Pol Argo mengaku telah menerima informasi dari Polsek Kebayoran Lama yang mendengar suara sepeda motor mencurigakan berhenti di depan markas polsek usai sholat subuh pada Selasa (4/7/2017) pagi.

Petugas mencoba mendekati namun pengemudi sepeda motor bergegas meninggalkan lokasi dan ditemukan bendera ISIS.

Kombes Pol AArgo menyatakan petugas berupaya mengidentifikasi identitas dan jumlah pelaku yang diduga akan memasang atribut ISIS tersebut.

Saat ini, polisi memeriksa sejumlah saksi di sekitar lokasi, termasuk anggota kepolisian yang pertama menemukan atribut dan kertas berisi ancaman tersebut.

Selain itu, polisi menganalisa kamera tersembunyi yang merekam peristiwa itu di lokasi kejadian.

Bagikan:

  9 Responses to “Polda Metro Buru Pemasang Bendera “ISIS””

  1.  

    indonesia dalam status waspada isis ..

  2.  

    Segera tangkap dan tembak di tempat.

  3.  

    habisi dan gempur sampai habis basis teroris yang tersembunyi…

  4.  

    Burung Hantu-nya dilepasin pak polisi

  5.  

    hmmmmmm …………

    Rahayu …. rahayu…. rahayu …….

    leluhur kita mengajarkan akhlak budhi pekerti yang luhur, ….

  6.  

    kmrn yg koar2 tentang komunis ,,,utk mewaspadai komunis di Indonesia,,, ttg chinaisasi,, ttg tenaga kerja china,,, ttg j*kowi tdk nasionalis,,,, j*kowi hanya antek asing & aseng
    Koar2 atas nama Nasionalisme…
    tapi koq ttg gerakan ISIS di Indonesia pada diem ya tu orang2…????
    Sekarang ini (belakangan ini..)komunis belum terbukti makan korban jiwa satupun di Indonesia…. sedangkan gerakan ISIS belakangan ini sdh makan berapa korban jiwa di Indonesia ????

  7.  

    Mulai berlagak jagoan! Tangkap pak, saya maunya tembak ditempat! Saya tidak ingin paham radikal merusak bhineka Indonesia !
    Sudah cukup hinaan dan cacian kepada polisi dan korban bom yang dihina sebagai “PENGALIHAN ISU”!

 Leave a Reply