Aug 012017
 

Sydney – Pemeriksaan penumpang dan bagasi dilakukan lebih ketat di bandara udara Australia, setelah Polisi menggagalkan dugaan rencana serangan bom terhadap pesawat, yang terilhami ISIS, ujar Menteri Imigrasi Australia, pada Senin 31 Juli 2017.

Pengamanan ketat dilaksanakan sesudah 4 orang ditangkap pada akhir minggu lalu dalam penggerebekan di beberapa tempat pinggiran kota Sydney.

Beberapa orang ditahan tanpa tuduhan sesuai aturan khusus penanggulangan terorisme. Polisi federal Australia belum merespon laporan media bahwa rencana tersebut diduga untuk meledakkan Bom atau berencana menyemprotkan gas beracun di dalam pesawat.

Penangkapan terjadi menyusul pengepungan pada bulan lalu di kota Melbourne, tempat dimana Polisi menembak mati seorang pria bersenjata, yang dikatakan mempunyai hubungan dengan ISIS.

Menteri Imigrasi Peter Dutton mengatakan kepada wartawan pada Senin 31 Juli 2017 di Melbourne bahwa dugaan rencana pemboman tersebut dapat mendorong perubahan keamanan bandara jangka panjang.

“Langkah pengamanan di bandara akan diberlakukan selama kami yakin bahwa mereka masih melaksanakannya (rencana Membom pesawat), jadi mungkin beberapa lama akan terus berlanjut,” ujar Peter Dutton.

“Mungkin kami perlu melihat pengaturan keamanan di bandara Australia, khususnya bandara domestik kami, secara terus-menerus,” ujar Menteri Imigrasi.

Pelancong antar negara dilakukan pengawasan jauh lebih longgar dari pada yang bepergian ke luar negeri, tanpa pemeriksaan identifikasi formal yang diperlukan untuk perjalanan domestik.

Penumpang di bandara utama Australia, termasuk Sydney, mengalami antrian yang lebih panjang dari biasanya pada perjalanan Senin 31 Juli 2017  pagi yang sibuk. Seorang saksi Reuters mengatakan bahwa antrian tidak ada lagi setelah makan siang di Bandara Sydney.

Perusahaan penerbangan dan bandar udara, diperintahkan oleh Pemerintah untuk meningkatkan pemeriksaan bagasi sebab adanya ancaman tersebut, dengan beberapa pemeriksaan bagasi sekarang dilaksanakan sewaktu penumpang antri untuk pemeriksaan tas mereka. Dirilis Antara/Reuters 31 Juli 2017.

Bagikan :

  7 Responses to “Polisi Australia Gagalkan Dugaan Rencana Bom Pesawat”

  1.  

    Kayak ada yang berubah tapi apa ya?

  2.  

    aaukahh!

  3.  

    Comment: gerak cepat jg si Ausie

  4.  

    selain ahli sadap menyadap negara lain kini australingus ahli nyadap telpon warga sendiri terlebih yang berbau islam. saya gak yakin klo ini hasil kerja keras dari agent intel polisi. pasti dari selular percakapan atau SMS heheheee

 Leave a Reply