Polisi Buru Penusuk Anggota Kopassus

848

TNI dan Polri terus bekerja sama dalam menuntaskan kasus tewasnya seorang anggota Komando Pasukan Khusus (Kopassus) di Bandung, Jawa barat.

Kepala Bareskrim Polri Inspektur Jenderal Ari Dono Sukmanto mengatakan pihaknya masih memburu para pelaku penusukan.

“Kami sudah koordinasi dengan TNI atas kejadian itu. Kelompok pelaku masih dicari,” kata Inspektur Jenderal Ari di Mabes Polri, Jakarta, Rabu, 8 Juni 2016.

Hingga saat ini, kepolisian sudah memeriksa lima saksi dalam kasus tersebut.

“Saksi yang diperiksa baru lima orang,” pungkasnya.

Pratu Galang Tewas dengan Luka Tusuk
Pratu Galang Tewas dengan Luka Tusuk

Sebelumnya, pada minggu dini hari (5/06), Pratu Galang tewas setelah dianiaya dan ditusuk sekelompok pengendara sepeda motor di perbatasan wilayah Kota Cimahi dan Bandung (kawasan Jalan Rajawali), Jawa Barat.

Pratu galang Saat itu baru kembali melaksanakan kegiatan bersama teman-temannya di Jalan Asia Afrika. Dalam perjalanan kembali ke kesatuannya, korban diberhentikan sekelompok orang dan kemudian dipukuli dan ditusuk lalu ditinggal di jalan.

Pratu Galang sempat dibawa ke RS Rajawali oleh beberapa warga dan selanjutnya dipindahkan ke Rumah Sakit Dustira, Kota Cimahi.

Nyawa pratu Galang tidak bisa diselamatkan meski sudah dilakukan tindakan operasi di RS Dustira.

57 KOMENTAR

    • Sebenarnya bukan menebar kebencian Bung. Saya yakin mereka melihat sisi kemanusiaan kok. Teman2 melihat dan berpikir jika kejadian tersebut menimpa saudara atau sahabat2 nya. Saya anggap ini suatu kewajaran. Lain ceritanya jikalau sahabat2 jkgr menghasut untuk membenci warga Bandung. Dan saya yakin, warga Bandung pun merasa benci dan tidak suka akan kejadian seperti ini. Dan saya yakin, bila Kopassus turun tangan Bandung akan sepi akan kegiatan onar seperti ini. Paling tidak membuat efek jera. In Shaa Alloh, Bandung akan lebih damai. Cayooo orang Bandung.. 🙂

    • Selama ini kita sering lihat tayangan di TV ulah para geng motor yg meresahkan warga & sprtinya langgeng, tdk kapok walau sering dirazia Polisi.

      Mungkin ini momen yg pas utk Kopassus membantu Polisi utk memberikan rasa aman & nyaman utk Rakyat.

      Sekalian berantas PENJAHAT & PREMAN yg menyamar jd pengamen, pedagang asongan & pembaca puisi di angkutan umum.

      Ayo Kopassus anda bersama kami…Rakyat yg ingin rasa aman & nyaman.

      Yg mrsa tdk bersalah silahkan duduk manis sambil menunggu adzan maghrib.

  1. Bro beritanya slah ni yg ditusuk bukan anggota kopassus tapi dri kesatuan kodam siliwangi.
    Klo emang yg ditusuk itu kopassus pasti dah rame bgt di media tv sekarang apalgi danjen nya!!

    Patahin aja kaki nya satu2..! Dalang nya di BinaSakan aja

  2. Utk bertarung Katanya satu anggota kopassus berbanding 7 tentara biasa, lah yg saya heran kenapa begitu mudahnya seorang personil kopassus dilumpuhkan oleh orang orang biasa, apalagi mereka kalangan dari orang orang biasa.

  3. Kasian anggota kopassus ini. Sudah susah menjadi anggota kopassus malah tewas di tangan geng. Kalo saya jadi anggota kopassus di berhentikan di tengah jalan. Udah duluan reflek bela dirinya dan meletupkan pistol ke arah geng sialan tsb. Biar mereka tau bahwa mereka tdk sedang berhadapan dgn seorang banci. tapi seorang ksatria. Saya ngk peduli walau saya harus di tahan di makmil.

  4. Kini saatnya geng motor di berantas habis,g ada untungnya geng motor bagi masyarakat…!!!!! Bila perlu kopassus yg turun.peduli amat sama HAM…..!!!!:toh tahun lalu sadara2 kami yg tidak berdosa di keroyok dan di tusuk oleh geng motor HAM g ada tuh bahkan polisi menyerahkan kepada maayarakat penanganannya. Miris sekarang terjadi sama kesatria?2 nusantara….babat abis geng motor jangan sama polisi,langsung kopassus yg bertindaak…..!!!!!! .

  5. Jangan dihukum tuh geng motor,lebih baik dikumpulin semua lantas kirim ke palestina buat merangi israel kan jadi bermanfaat,kalo ga mau tobat ya kirim ke suriah/irak biar gabung isis lantas habisin rame rame pake nuklir kan lumayan buat latihan tempur tentara seluruh dunia. Hihihihi…

  6. Geng motor lagi…apa ndak ada kegiatan yang lain yang berguna, mana alim ulama kok diam aja selama ini untuk menyadarkan mereka. Kalau sudah begini, tahu sendiri, pasti teman anggota Kopassus yang lain akan menuntut balas. Guna pencegahan agar tidak terulang lagi, jalan satu-satunya bubarkan saja !, kalau ada yang melawan, tembak saja kakinya.

  7. klo kita mengagung2kan kopassus bhw kopassus pasukan terhebat d dunia jg ga btul slama yg namanya manusia pasti ada kelemahnnya, hrsnya wkt d kroyok bs menang tp dr kasus d ats tetep aj ga bs menang yg namanya keroyokn, yg jago silatpun klo d keroyok rame2 tetep pd klenger, tuk geng motor ya hrs d bubarkn krn bnyk geng cenderung melakukn kriminalitas, ga ada d dunia yg hebat, yg hebat hny TUHAN, slm klo tentara tu mnusia ya sm aj suatu saat tdk bs menghindar dr nasib naas, brarti kematian lbh hebat dr smua pasukn khusus d dunia