Polisi Perairan Polda Sumatera Utara Tangkap Kapal Ikan Asing Berbendera Malaysia

19
2049
Kapal ikan asing berbendera Malaysia dengan nomor lambung PKFA 3378 yang ditangkap Polisi Perairan Polda Sumatera Utara sedang bertambat di dermaga Ditpolair Polda Sumatera Utara. (tobasatu.com/ lee)

Polisi Perairan Polda Sumatera Utara menangkap kapal nelayan berbendera Malaysia saat menjaring ikan di perairan kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Dalam penangkapan itu, polisi mengamankan seorang nahkoda berkewarganegaraan Thailand dan empat orang Anak Buah Kapal (ABK).

Mereka yang diamankan dalam penangkapan itu adalah Tepparak Insorn sebagai nahkoda kapal, Prasit Thumthong yang merupakan ABK warga negara Thailand, serta tiga orang ABK lainnya yang merupakan warga negara Kamboja, yaitu Phean Phul, Chak At dan Samon.

Direktur Polisi Perairan Polda Sumatera Utara, Kombes Sjamsul Badhar, mengatakan bahwa penangkapan kapal ikan asing dengan dengan nomor lambung PKFA 3378 itu dilakukan pada hari Selasa (12/7) kemarin. “Mereka tertangkap tangan sedang melakukan penangkapan ikan tanpa izin yang sah dengan menggunakan alat tangkap yang dilarang di wilayah perairan Indonesia, yakni pukat trawls,” ujarnya, Rabu (13/7).

Penangkapan kapal nelayan asing itu berawal ketika kapal Patroli KP Anis Kembang 4001 melakukan patroli rutin di perairan Pulau Berhala, Serdang Bedagai. Saat patroli, petugas melihat satu unit kapal sedang menjaring ikan menggunakan pukat trawls.

Petugas yang curiga langsung mendekati kapal tersebut dan memeriksa seluruh awak kapal beserta surat izinnya. Namun, ternyata, nahkoda kapal tidak mampu menunjukkan dokumen-dokumen resmi. Petugas pun langsung membawa kapal berikut awaknya ke Pangkalan Ditpolair Polda Sumatera Utara yang berada di Belawan. Dalam penangkapan itu, polisi menyita sekitar lima ton ikan basah jenis campur dan satu set alat tangkap jenis pukat trawls.

Sumber: Republika Online

19 COMMENTS

LEAVE A REPLY