Nov 232014
 
(Photo: Coconuts Kuala Lumpur).

(Photo: Coconuts Kuala Lumpur).

Kuala Lumpur – 21/11/2014 – Pihak berwenang Indonesia menahan 200 nelayan Malaysia kemarin, atas tuduhan illegal fishing di perairan negara itu. Penangkapan ini mengikuti peringatan keras dari presiden Indonesia Joko Widodo, yang telah mengarahkan penegak hukum setempat untuk bertindak tegas pada setiap kapal nelayan yang beroperasi secara ilegal.

“Tidak perlu untuk menahan mereka -.. cukup tenggelamkan kapal mereka 10 sampai 20 kapal di dasar laut akan membuat mereka berpikir dua kali. Namun ingat untuk menyelamatkan awak kapal,” kata Jokowi di Jakarta, kemarin, seperti dilansir Utusan Malaysia Saharuddin Musthafa.

Sekretaris Kabinet Indonesia Andi Widjajanto mengatakan kepada Reuters dalam sebuah wawancara bahwa membatasi penangkapan ikan ilegal itu penting untuk pemerintahannya, karena praktek ini telah merugikan Indonesia USD25 miliar setiap tahun.

“Presiden telah menegaskan bahwa sektor kelautan di Indonesia dalam keadaan darurat, dan langkah-langkah drastis harus diambil untuk perkara itu. Oleh karena itu, Indonesia mengutuk semua tindakan illegal fishing, dan tindakan tegas akan diambil pada pelaku.

“Kami berharap kami penegakan hukum akan mengirimkan pesan yang jelas kepada tetangga kita, seperti Malaysia dan China, bahwa tindakan ilegal fishing bukanlah tindakan yang benar, “kata Andi dalam wawancara.

Andi menambahkan bahwa dalam beberapa hari mendatang, ratusan nelayan diharapkan ditangkap atas tuduhan serupa. Duta besar Malaysia untuk Indonesia, Mohammed Hashim Zahrain, mengatakan bahwa stafnya akan memantau perkembangan kasus ini, dan berkomunikasi dengan Kementerian Luar Negeri Indonesia untuk menerima konfirmasi detail.

“Sampai saat ini, Kedutaan Malaysia di Jakarta sedang menunggu respon dari Kementerian Luar Negeri Indonesia pada tuduhan terkait dengan penangkapan, “katanya.

Zahrain menambahkan bahwa seharusnya pelanggaran dari 200 nelayan Malaysia yang ditahan harus dibuktikan. Stafnya akan turun tangan untuk menawarkan bantuan hukum dan konsultasi kepada terdakwa. (Coconuts Kuala Lumpur).

  39 Responses to “Poros Maritim Indonesia Bukan Omong Kosong”

  1.  

    tes

    •  

      Memang harus tegas terhadap mereka

    •  

      pencuri ikan ditangkap, diadili, ditahan, dan dihukum sesuai hukum yang berlaku,

      – kapal para pencuri ikan disita, dikumpulkan dalam 1 tahun dan terkumpul ratusan / ribuan kapal, baru dipreteli mesinnya, buat praktek adik adik SMU, dan bodinya lumayan dipakai untuk sasaran tembak TNI …. lumayan biar seru dan mak nyussssss…..

      •  

        pencuri ikan ditangkap, diadili, ditahan, dan dihukum sesuai hukum yang berlaku,

        – kapal para pencuri ikan disita, dikumpulkan dalam 1 tahun dan terkumpul ratusan / ribuan kapal, baru dipreteli mesinnya, buat praktek adik adik SMK, POLTEK, DLL dan bodinya lumayan dipakai untuk sasaran tembak TNI …. lumayan biar seru dan mak nyussssss…..

    •  

      Tindak tegas pencuri2 ikan dan kayu yg secara tdk langsung dibeking oleh negara asalnya. Aplg nelayan malaysia beserta negaranya yg bermental MALING itu. Dasar maling gk tau diri, sdh ketangkap masih minta kompromi lagi. Negara MAlAYSIA=Suka mencuri wilayah2 NKRI, Rakyat MALAYSIA=Suka mencuri ikan dan kayu. MALAYSIA=berjiwa dan bermental MALING

  2.  

    Kalo tkw/tki di malaysia berbuat salah aja langsung ditembak atau dipukuli lha kalo kapal ditenggelemin aja dah ribut setengah mati

  3.  

    lgsg tenggelamkan ja, pulang suruh berenang

  4.  

    Semoga istiqomah, tidak hangat hangat tahi ayam.

    Kerja bagus. Lanjutkan!!!!!!!!

  5.  

    tenang aja bung penjaga lautan indonesia mulai bersebaran para pencuri ikan mulai binggung dan takut la wong para penjaga laut negara sebelah aja mulai binggung….hhehehehe

  6.  

    These are the results after two days of competition:
    Rifle Match 1:
    – The Gold Medal taken by Rodney L Rizano (the
    Philippines).
    – The Silver Medal taken by Sugeng Widocdo
    (Indonesia ).
    – The Bronze Medal taken by Atthantowit
    Toonarsoon (Thailand).
    Carbine Match 1:
    – The Gold Medal taken by Hader DHammara (the
    Philippines).
    – The Silver Medal taken Asnawi Bin Ahmad
    (Malaysia).
    – The Bronze Medal taken by Suranto (Indonesia ).
    Men Pistol Match 1:
    – The Gold Medal taken by Suparjono (Indonesia ).
    – The Silver Medal taken by Passakhon Somyom
    (Thailand ).
    – The Bronze Medal taken by Safrin ( Indonesia ).
    Ladies Pistol Match 1:
    – The Gold Medal taken by Eva Triana ( Indonesia ).
    – The Silver Medal taken by Winarsih (Indonesia ).
    – The Bronze Medal taken by Pham Thi Ha (Vietnam).
    Machine Gun Match 1:
    – The Gold Medal taken by Tuyato and Samudin
    (Indonesia ).
    – The Silver Medal taken by Andarias Bede and
    Priyanta (Indonesia ).
    – The Bronze Medal taken by Mohamad Samsui Bin
    Sulong and Muhamad Erwan Bin Muhammad Himi
    (Brunei).

  7.  

    “Coconuts Kuala Lumpur” nih reinkarnasi dari Bung Yayan kah?

  8.  

    8 izin nyimak dulu

  9.  

    langkah yg bagus…bikin efek jera buat negri tetangga…

  10.  

    Maling dilawan koq pada ribut. Aneh.

  11.  

    nangkep maling kyak nangkep ikan dapetny banyak hehehe

    kykny perlu di bakar/ditenggelamkan.

    •  

      gk harus 10 atau 20 Bung, nyoba aja dibakar lima biji dulu..tapi dimasukin tv tujuh hari tujuh malem..nah tuh..live gtu..wah seru tuhh

      •  

        perlu sosialisasi/pemberitaan kapal yg dibakar/ditengglmkn lewat media baik tv atau media cetak dll…..(walaupun agak sadis) biar ga nyuri2 ikan lg.

        slmt mlm dan slm kenal bung lanudpespur…..

      •  

        sebaiknya jika kompak dan tegas, berapapun jumlahnya kapal kapal besar pencuri ikan yang tertangkap SEMUANYA dibakar hangus dan tenggelam ……….. jadi tidak hanya shock terapi, tapi kepastian hukum tetap …………… hmmm pasti nanti para saudagar rosok dari negeri Sakera akan banyak yang ijin menyelam untuk ambil besi tuanya ….. Harta Kapal Karammm ….

        pajak 50% …. xixixixixi …. pasti seru dach …..

  12.  

    Malingsial berapa banyak saudara kau siksa, tembak kami protes pemerintahmu diam dan tuli. Skrg warga situ maling ikan kami protes dasar negara ga tau diri…

  13.  

    Malasia Hanya dibakar kapal nya aja udah protes dan bicara ini itu trhdap Kita padahal udah salah tapi malah gak tau malu…kalian menyiksa saudara2 kami yg bekerja sbgai TKI kalian tutup mata

  14.  

    “JUST ACTION , NOT NECESARY LOT OF THINKING , NOT MANY TALK , THAN YOU PROVE IT TO US , WELL DONE PRESIDENT JKW AND VICE PRESIDENT JK”

  15.  

    kadang suka bingung , kok skrg orang2 malaysia selon2 bgt ya , kayanya bangsa indonesia negara paling kecil di asean ini !

  16.  

    Wah .sekarang ndanPS lagi blusukan di pasukan lontong sayur,nih bnyk yg lgi di analisis ama ndanPS perang strategi bawah laut di sonotan. Sonora utk rame permuka’an semua orang jg tahu. tapi sonotan hmm..?.begitu senyap tak bergelombang. mungkinkah?.?..(ditunggu hasil tapabrata nya)..bakar menyyan dulu ah!..

  17.  

    Malaysia sering maling ikan di laut wilayah indonesia banyak pelanggaran dan harus di tindak tegas dengan cara tembak pake rudal yakhont aja lah, saya tunggu aksi yakhont tuh

    •  

      Wah klo pkek yakoth itu ibarat belah batang korek api pakek kapak

    •  

      ya rugi boss….. 1 yakhont tuh 25 Milyard – 30 Milyard rupiah ……….

      jika hanya kapal nelayan tonase 100 GT – 200 GT cukuplah R-HAN 2 roket sudah amblessssss ……………

      tapi awak kapalnya diselamatkan dulu, kasian anak dan istrinya ……

      mereka ditangkap, ditahan, diadili, dan dihukum …….. kapalnya dipreteli mesinnya, buat praktek adik SMU, bodinya dipakai latihan sasaran tembak , roket, canon TNI …………

      bruutttt ….bruuttttt …… blug duarrrrrrrr….. klepek ….klepek……klepek ……..

  18.  

    sebaiknya jika kompak dan tegas, berapapun jumlahnya kapal kapal besar pencuri ikan yang tertangkap SEMUANYA dibakar hangus dan tenggelam ……….. jadi tidak hanya shock terapi, tapi kepastian hukum tetap …………… hmmm pasti nanti para saudagar rosok dari negeri Sakera akan banyak yang ijin menyelam untuk ambil besi tuanya ….. Harta Kapal Karammm ….

    pajak 50% …. xixixixixi …. pasti seru dach …..

  19.  

    setuju banget bung lare alit

  20.  

    Indonesia harus mengikuti rencana Australia untuk menangani illegal fishing . Kembali pada tahun 2004 lebih dari 367 kapal ilegal , sebagian besar kapal Indonesia , ditangkap secara ilegal menangkap ikan di perairan Australia . Pemerintah kemudian memperkenalkan hukum ketat yang mengurangi jumlah menjadi 71 pada tahun 2008 dan lebih jauh ke 20 pada tahun 2013 .

    Cara pemerintah Australia melakukan ini adalah untuk menempatkan orang-orang yang tertangkap secara ilegal memancing di penjara untuk jangka waktu yang wajar , 10-20 tahun dan membakar perahu . Indonesia harus membakar perahu yang secara ilegal menangkap ikan di perairan mereka .

  21.  

    Assalamualaikum wr.wb.
    terima kasih Big Red 🙂

  22.  

    Kalo dubes malon ngomong macam2, tendang saja dari jakarta, suruh pulang !!!

  23.  

    urun rembug.
    kalo emang ada perjanjian antara INDONESIA & malas ia mengenai nelayan yg tertangkap untuk di usir keluar, maka sebaiknya segera di revisi perjanjian trsebut, krn jelas merugikan INDONESIA. logikanya… sda laut INDONESIA banyak drpd malasia, shg jlas lebih menarik minat nelayan2 tetangga tuk cari2 ksempatan, drpd nelayan INDONESIA yg melanggar batas, krna hanya di usir keluar. logikanya … ngapain nelayan INDONESIA jauh2 ambil ikan kalo di daerah sendiri melimpah. mungkin ketidaktahuan nelayan INDONESIA sehingga melwati batas wilayah, jd perlu ada unsur edukasi untuk nelayan2 INDONESIA di perbatasan mengenai batas2 wilayah.saya setuju tindakan tegas dr pemerintah. tapi harus ada langkah berkelanjutan, (1).revisi perjanjian dg malas ia (2)edukasi nelayan INDONESIA (3)perkuat kekuatan TNI diperbatasan (4)lakukan sekarang juga. (5) dll

  24.  

    baru beberapa hari pemerintahan Jokowi-JK, rasanya kita baru merasa sdb negara sesungguhnya, keberanian, kewibawaan, menjaga kedaulatan wilayah, berpihak pd kepentingan bangsa dst…..yg kemaren2 rasanya jauh bgt..ngomong melulu, realisasi NOL BESAR

  25.  

    Menanti keberanian serta kerja nyata untuk kebesaran bangsa Indonesia dari para Menteri yang lain. Untuk Ibu Susi, saya salah satu rakyat kecil yg merindukan pejabat seperti anda, salam hormat saya dari sekian ratus juta anak2 anda.

 Leave a Reply