Posisinya Terdeteksi, Abu Sayyaf Kerap Berpindah Tempat

10
2997

TNI berhasil melacak keberadaan tujuh orang WNI yang disandera kelompok bersenjata Abu Sayyaf. Menteri Pertahanan Ryamirzad Ryacudu mengatakan, saat ini posisi tujuh orang WNI berada di sekitar Panadao. “Sudah, kita tahu, dari atas itu dia ke Pa, jadi kan laut Zulu kemarin di utara kemudian dia ke selatan Panadao. Dia sudah bergeser ke selatan, tiga empat hari terpantau itu,” ujarnya di Jakrta, Jumat (1/7/2016).

Pemerintah Indonesia terus melakukan komunikasi dengan intelejen Filipina untuk memantau pergerakan kelompok Abu Sayyaf yang membawa sandera. “Kalau mereka bergerak lagi intelijen ada di sana, pasti saya diinformasikan. Karena saya selalu kontak-kontakan dengan Menhan sana,” tambahnya.

Sementara itu Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo menegaskan, TNI tidak akan masuk ke Filipina untuk melakukan operasi militer, karena Pemerintah Filipina belum memberikan izin. “Saat ini saya pastikan, TNI tidak masuk ke Filipina,” tegas Gatot di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (30/6/2016).

10 COMMENTS

  1. pake satelit nih n satuan intelijen di kita musti cermat n tepat…
    dan jng sampe TNI segampang itu masuk”terbuka”di wilayah Pinoy secara ini adl bagian “tik tak” yg kemungkinan sedang dimainkan oleh kepentingan tertentu…
    Drama yg terlihat sejauh ini,begitu di LCS ada insiden tak lama pun ada pemberitaan penyanderaan abu Sayyaf dan perlahan si Santosa Cs “seperti” lumer dr segi pergerakan!
    dan pemerintah RI dlm hal ini,seharusnya ikut andil memperhatikan kepentingan perusahaan swasta dr segi keamanan jalur pengiriman…sy kok mempunyai tanda tanya kecil.
    Semoga sj… pengawasan perairan perbatasan Indonesia Malaysia dan Philippina ini lbih serius Krn itu sangat penting utk kepentingan TNI AL guna lbih terbantukan dlm hal pengawasan jalur ALKI dr “gangguan” pihak asing yg suka selonong boy di zona tsb.
    imho

LEAVE A REPLY