Nov 092016
 

flypast sukhoi

Bandung – Target pembangunan postur kekuatan TNI khususnya Angkatan Udara diharapkan dapat tercapai pada tahun 2025 dengan kekuatan yang ideal, sesuai dengan perencanaan yang dilakukan tahun 2005-2009.

Hal ini disampaikan Direktur Jenderal Rencana Pertahanan Kementerian Pertahanan (Dirjen Renhan Kemhan) Marsda TNI M. Saugi yang mewakili Menteri Pertahanan, saat memberikan ceramah pembekalan kepada Perwira Siswa Seskoau Angkatan ke-53 Tahun Pelajaran 2016, (7/11/2016) di Lembang, Bandung, Jawa Barat.

Dirjen Renhan Kemhan memberikan ceramah pembekalan kepada sebanyak 129 Perwira Siswa Seskoau dengan tema “Rencana Pembangunan Pertahanan Negara”.

Dirjen Renhan menjelaskan, postur pertahanan negara merupakan wujud penampilan kekuatan pertahanan negara yang mencerminkan kekuatan kemampuan gelar pertahanan negara yang diarahkan untuk meningkatkan kemampuan pertahanan negara agar dapat menjawab kemungkinan semua tantangan dan ancaman yang potensial dan aktual.

“Postur pertahanan negara dikembangkan untuk mengintegrasikan pertahanan militer dan militer”, ujarnya.

Dalam perjalananannya pembangunan kekuatan pertahanan negara terjadi banyak perubahan, karena disesuikan dengan perkembangan lingkungan strategis. Selain itu, pembangunan juga disesuaikan dengan kemampuan keuangan negara. “Yang dilakukan pada Renstra pembangunan MEF tahap dua adalah untuk mendukung poros maritim dunia sesuai dengan visi dan misi pemerintah sekarang”, jelasnya.

Sumber : Kemhan.go.id

Bagikan:

  67 Responses to “Postur Ideal TNI AU Ditargetkan Tercapai 2025”

  1.  

    Pagii

  2.  

    Maju indonesiaku…

  3.  

    Oh postur ideal tni 2025 itu tak ada pake senjata cuma omong omong sahaja..

    Bagus bagus.

    Berita aneh
    Rugi baca tadi

  4.  

    Idealnya TNI-AU punya:

    160 Unit Heavy Fighter (Su-27/30/35/T-50)

    48 Unit Light Bomber (Su-34)

    80 Unit Medium Fighter (F-16/Gripen/Mig-35)

    80 Unit Pesawat Latih/Ringan (T-50/FA-50)

    48 Unit Pesawat Serang (Yak-130/Tucano)

    80 Unit Pesawat Angkut (C-130/AN-70/A400M/CN-295/SPARTAN/Il-76)

    16 Unit Pesawat MRTT (A330/Il-78)

    8 Unit Pesawat AEW&C/AWACS (GlobalEye/A-100/C-295)

    48 Unit Pesawat Patroli Maritim (CN-235)

    16 Unit Pesawat Amfibi (Be-200/US-2)

  5.  

    Bung@ganar bukannya tahun 2025 F16 hibah kita memasuki masa pensiun, apa mungkin akan ada pembelian F16 baru sehingga bung masukkan F16 dalam skema medium figther

  6.  

    sepi..?

  7.  

    dan 13 kpal selam pula..

  8.  

    satu unit LHD atau light carrier utk mendukung sebagai pangkalan mobile bagi angkatan udara..

  9.  

    Tuh kan ?

    Katanya MEF 1,2,3 sampai 2024 ?

    Kok 2025 tercapai postur kekuatan IDEAL ?
    Bukan MINIMUM lagi ya Pak ?

    Xixixixi

    Banyak warjager yang bingung.

    Xixixixi

    Itu artinya pengadaan alutsista MEF 2 dan 3 dipercepat sampai 2019 saja.

    Jadi 2019 di atas kertas (tanda tangan kontrak) alutsista MEF terpenuhi. Tapi barang belum datang. Datangnya 2020-2024.

    Sedang tahun 2020-2025 pengadaan alutsista Ideal dijalankan. Sehingga bisa dikatakan tahun 2025 postur kekuatan ideal terpenuhi (di atas kertas). Barang datang 2025-2029.

    Tahun 2025-2029 pengadaan alutsista postur Maksimum dijalan. 2029 di atas kertas terpenuhi. Barang datang sampai 2034.

    2034 – 2039 ? Tebak sendiri jadi apa.

    xixixixi

  10.  

    2019 200
    2024 200+ 100 = 300
    2029 300 + 100 = 400
    2034 400 + 100 = 500

    Coba tebak angka2 apa itu ?

    Xixixixixi

  11.  

    Ada postur minimal (MEF) ada postur ideal.. kalo postur ideal diharapkan tercapai di tahun 2025, mungkin kah saat ini kita telah mencapai postur minimal (MEF)?..
    Mudah2an tidak salah interpretasi..

  12.  

    itu yang buat saya bingung, apa postur minimum sudah tercapai? Kok langsung postur ideal…., jangan2 pemerintah pakai itung2anya @tukang ngitung phd (itu gelar phd dapet dari mana ya?)

  13.  

    Factanya koment anda telah berhasil menunjukan kepintaran MU

  14.  

    Maaf awam…
    Klo kita berkonflik dg boneka negara besar kira2 itu pesawat punya kesempatan terbang ngga ya ?? Krn kita kemungkinan akan dpt serangan jarak jauh dari “tuannya” utk melumpuhkan alutsista kita. Atokah kita sdh punya penangkalnya ??! Trims pencerahannya…

  15.  

    tes

  16.  

    ??? Ada masalah bung?

  17.  

    Pesawat hibah F16 dari AS itu perlu di check ulang sistem electronik dan data rekam nya serta perangkat software yang ada di dalamnya. Kawatirnya data penerbangan, komunikasi dgn Sukhoi tempur dan lokasi hangar bisa di akses dan di ketahui oleh AS lewat satelit militer mereka.

  18.  

    @patih pragoto

    Nyindir nih….singosari kan deket pacitan?

  19.  

    ?

  20.  

    dg budget setara 10 milyar dollar khusus buat beli pesawat maka AU kita akan memiliki peningkatan kemampuan luar biasa …
    bila kita hitung rata² @ 50 jt per pswt, akan ada tambah an 200 unit.
    berupa kombinasi fighter/FB plus Tanker/heli/AEW/Transport.

  21.  

    Will see

  22.  

    mabuuk kecubuung yaah tong…
    cuci muka di jamban sonoo biaar otaknya gk beku..

  23.  

    Maka nya biar kan bapak” berpangkat bekerja sesuai tugas nya. Dari minimun berubah jadi ideal di tahun 2025 ..
    Kita tunggu aja bersama alusista apa aja yg bakal nongol sampe tahun 2025 ..
    Sekarang yg kita perlukan menjaga persatuan dan kesatuan ..

  24.  

    .

  25.  

    Test

  26.  

    Tes 123

  27.  

    paling juga 36 skuadron tempur (504 pesawat tempur), tapi selebihnya saya enggak tahun phd nulis kode apa, mungkin angka togel kali ya ? wkwkwk …

    enggak mungkin 2025 ideal tercapai, palingan juga “ideal” …

    •  

      36 skuadron x 14 unit = 504 unit

      Atau

      42 skuadron x 12 unit = 504 unit.

      Jika 1 skuadron 14 unit.

      14 unit bisa dibagi jadi 1 flight / 3 unit di suatu tempat di sebelah barat + 8 unit di lanud + 1 flight / 3 unit di suatu tempat di sebelah timur

      Atau

      14 unit bisa dibagi jadi 1 flight / 3 unit di suatu tempat di sebelah utara + 8 unit di lanud + 1 flight / 3 unit di sebelah selatan.

      Jadi ada (3 unit x 72 flight) + (8 unit × 36 skuadron) = 216 + 288 = 504 unit.

      72 flight = 72 lokasi
      36 skuadron = 36 lokasi

      72 + 36 = 108 lokasi 504 unit pespur.

      Jika keadaan genting maka diprediksi skuadron-skuadron pespur yang ada akan dipecah menjadi 108 atau lebih lokasi pespur yang tersebar di seluruh RI.

      Sehingga jika ada serangan di satu atau beberapa lokasi, lokasi lainnya tidak kena dan akan menyerang balik. Kekuatan udara juga tidak hancur sama sekali.

      108 lokasi akan juga dikelilingi dan dilindungi oleh rudal arhanud yang tersembunyi.

  28.  

    2025 ====

    – 15 super tucano
    – 32 hawk series upgrade radar + persenjataan
    – 15 t-50i golden eagle
    – 16 fa-50i
    – 10 f-16 block 15 ocu upgrade
    – 23 f-16 block 25 upgrade
    – 16 sukhoi 27/30
    – 16 sukhoi 35

    ====================================================

    – beberapa prototipe IFX

  29.  

    Ditargetkan di tahun 2021 pesawat tempur KFX/IFX bisa diperkenalkan ke publik, kemudian membuat prototype ke-5 yang diproduksi di PTDI di tahun 2022. Setelah itu akan dikirimkan ke Korea Selatan untuk disempurnakan dan akan dikirimkan kembali ke Indonesia sebagaiflying test beduntuk pengembangan dan wahana pembelajaran generasi muda PTDI. Dan diharapkan pesawat tempur KFX/IFX bisa mendapatkanType Certificatedi tahun 2025.

  30.  

    .. lamaaaaaa

  31.  

    ….

  32.  

    Cintia ini masih saudaraan sma Carin? Atau Carin ganti nick name?

 Leave a Reply