Feb 062017
 

(www.marinir.tnial.mil.id)


Prajurit Korps Marinir TNI Angkatan Laut mengikuti pelatihan uji fungsi Ransus dan Alsus Jihandak Denjaka di PT. Bhimasena Jatinangor, Bandung, Jawa Barat, pada Senin (6/2).

Pelatihan yang berlangsung pada tanggal 6—10 Februari 2017 ini diikuti oleh 12 orang personel, yang terdiri dari 7 personel Detasemen Jalamangkara Korps Marinir (Denjaka Kormar), 3 personel Batalyon Taifib-2 Marinir (Yon Taifib-2 Mar), dan 2 personel Batalyon Zeni-2 Marinir.

Pelatihan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Material Korps Marinir (Kadismat Kormar) Kolonel Marinir Hariadi, selaku penanggung jawab kepelatihan. Upacara pembukaan diawali dengan laporan kesiapan dan dilanjutkan dengan penyematan tanda peserta kepada perwakilan pelatihan uji fungsi Ransus dan Alsus Jihandak Denjaka.

Dalam amanatnya, Kadismat Kormar mengatakan bahwa material baru Ransus dan Alsus Jihandak di jajaran Korps Marinir merupakan realisasi upaya modernisasi pembangunan kekuatan guna memenuhi Standar Kekuatan Pokok Minimum (Minimum Essensial Force/MEF). Modernisasi Alutsista menjadi keharusan dan tuntutan sehingga akan lebih efektif dalam pencapaian tugas pokok.

Kolonel Marinir Hariadi mengatakan bahwa kekuatan yang tangguh dan modern akan memberikan daya tangkal yang tinggi serta berkonstribusi dalam upaya mendukung kebijakan pemerintah mewujudkan Indonesia sebagai “Poros Maritim Dunia”.

“Pelatihan uji fungsi Ransus dan Alsus Jihandak Denjaka ini untuk memberikan bekal dan meningkatkan kemampuan serta pengetahuan kepada prajurit Denjaka, Yon Taifib-2 Mar, dan Yon Zeni-2 Mar, sehingga mampu untuk mengawaki Ransus dan Alsus Jihandak,” ujar Kadismat Kormar.

Sasaran latihan ini adalah agar para peserta mampu mengawaki serta meningkatkan pengetahuan material Ransus dan Alsus Jihandak, serta memiliki mental yang kuat dalam menghadapi perkembangan teknologi.

Sumber: Marinir

 Posted by on Februari 6, 2017