Jul 072018
 

Lettu Mar Rahmat Alan mengatakan, latihan evakuasi Ranpur dan prajurit, adalah kegiatan sinkronisasi teknik antara Marinir Indonesia dan UMSC.

Hawaii, Jakartagreater.com – Prajurit Kavaleri Korps Marinir TNI AL yang tergabung dalam Satgas Latihan Bersama (Latma) Multilateral Rim Of The Pacific (Rimpac) 2018 melaksanakan latihan evakuasi kendaraan tempur dan pasukan pada Kamis 5 Juli 2018 di perairan Marine Corps Base Hawaii (MCBH), Amerika Serikat.

Latihan yang dipimpin langsung oleh Lettu Marinir Rahmat Alan yang didampingi Perwira Embarkasi Kapten Marinir Dhani Widiyanta tersebut melibatkan empat kendaraan tempur Amphibious Assault Vehicle (AAV) milik USMC beserta pengawaknya.

Kegiatan tersebut merupakan tahap lapangan atau praktek lapangan, karena sebelumnya sudah dilaksanakan drill kering di darat. Dalam praktek lapangan tersebut prajurit Korps Marinir TNI AL diberi kesempatan mencoba secara langsung AAV dan melihat teknik yang dilakukan prajurit USMC saat mengevakuasi ranpur dan prajurit jika ada kendala atau masalah di tengah laut.

Lettu Mar Rahmat Alan mengatakan, latihan evakuasi Ranpur dan prajurit tersebut merupakan kegiatan sinkronisasi teknik antara Marinir Indonesia dan UMSC, sehingga dalam latihan ke depan akan menjadi lebih baik terutama bagi Marinir Indonesia.

Kavaleri Korps Marinir TNI AL, lanjutnya, merupakan salah satu Satuan yang cukup berperan penting dalam pelaksanaan operasi pendaratan Amfibi, karena prajurit Korps Marinir pada dasarnnya adalah Pasukan Pendarat Amfibi, sehingga diperlukan pengawak-pengawak Kavaleri yang handal.

Sementara itu Komandan Satgas Rimpac Mayor Marinir Aristoyuda mengatakan, latihan evakuasi kendaraan tempur dan pasukan merupakan salah satu materi yang dilatihkan dalam Latma Rimpac 2018, harapannya, materi yang dilatihkan dalam Rimpac 2018 dapat menambah ilmu bagi prajurit dan bermanfaat bagi kemajuan Korps Marinir TNI AL.

“Dalam Rimpac 2018, selain melibatkan tuan rumah prajurit Marinir Amerika Serikat (USMC) dan prajurit Korps Marinir TNI AL, juga diikuti oleh pasukan pendarat dari Malaysia, Philipina, Korea Selatan, Jepang, India, Srilanka, Australia, Selandia Baru, Vietnam, Tonga dan Chili,” jelasnya. (tnial.mil.id).

Berbagi

  19 Responses to “Prajurit Korps Marinir Indonesia dan AS Berlatih Evakuasi di Laut”

  1.  

    pertamax dl lah

  2.  

    Saya punya ide agak G1L4. Begini ide saya :

    Prajurit Linud Kostrad bisa terjun dari udara.
    Prajurit Marinir AL bisa terjun dari udara.
    Pakhas AU juga bisa terjun dari udara.

    Prajurit Kostrad ada arhanudnya.
    Prajurit Marinir AL ada arhanudnya.
    Paskhas AU ada arhanudnya.

    Prajurit Kostrad bertugas menjaga pangkalan.
    Prajurit Marinir bertugas menjaga pangkalan.
    Prajurit Paskhas tugas menjaga pangkalan.

    Prajurit Kostrad jaga objek vital + aset negara.
    Prajurit Marinir jaga objek vital + aset negara.
    Prajurit Paskhas jaga objek vital+ aset negara.

    Kostrad adalah pasukan pemukul di darat.
    Marinir adalah pasukan pemukul ke darat.
    Paskhas adalah pasukan pemukul di darat.

    Coba lihat persamaan tugas mereka.

    Kenapa tidak disatukan saja jadi 1 pasukan gabungan ?

    Bisa saja dinamakan sebagai Korps Para Komando Khas Marinir Strategis Indonesia.

    Beroperasi atas perintah Pangti dan Panglima TNI. Para Kepala Staf Angkatan bisa jadi wakilnya secara bergantian setiap tahun.

    Asetnya bisa digabung antara tank mbt, tank medium, tank amfibi, panser, panser amfibi, ranpur, rantis, meriam 76 mm, meriam 105 mm, meriam 155 mm, self propeled howitzer, SPAAG, mlrs, helikopter serang, helikopter serbu, helikopter angkut berat, drone, pesawat COIN, kapal2 ADRI, kapal2 kolinlamil, segala macam arhanud titik/shorad/merad/longrad/anti balistik.

    Jika kekuatan digabung maka tidak ada lagi ego angkatan, mau ditugaskan dan dirolling di mana saja, kekuatan jadi lebih dahsyat.

    Fungsinya nanti bisa mendekati USMC hanya tanggungjawabnya bukan ke salah satu kepala staf angkatan melainkan langsung di bawah panglima TNI dan pangti.

    USMC punya berbagai jenis alutsista bahkan sampai punya MBT, helikopter dsb, dan bisa beroperasi bahkan sampai jauh ke darat.

    •  

      kan udah ada bung pHd.. pasukan elit gabungan yg di bentuk pak.moeldoko
      *koopssusgab* klo ga salah namanya

    •  

      Ngga bisa… hla pemda yang notabene sudah memiliki struktur keamanan seperti Kepolisian daerah dan juga ada militer setingkat kodim/kodam masih memiliki satpol PP…
      Pada dasarnya masing2 angkatan memiliki pelatihan kusus disesuaikan dengan doktrin dan disiplin militer masing2 angkatan, misalnya :
      AL jelas bakalan mendidik pasukannya untuk memiliki pelatihan dan kemampuan kuat di perairan laut, seperti kemampuan berenang melakukan diving dan operasi laut terutama di pesisir lainya.
      AD memiliki pelatihan kuat dalam pertempuran darat di wilayah perkotaan dan wilayah darat lainya seperti pegunungan dan hutan
      AU mereka jelas akan memiliki pelatihan yang kuat dalam hal menangani peperangan yang berhubungan dengan alutista militer udara, dan mereka jelas akan mendapatkan pelatihan kuat dalam menjaga lanud maupun dalam melakukan serangan melalui operasi udara

      Belum lagi kepentingan masing2 angkatan untuk kepentingan operasi masing2 angkatan…

      Menurut saya seharusnya tidak perlu lagi ada militer sampai tingkat kecamatan, lebih baik militer itu di sentralisasi di tiap tingkat propinsi, sehingga jelas tugas mereka mutlak untuk pertahanan negara dan kepentingan militer, sedangkan tugas yang berhubungan dengan masyarakat itu jelas mutlak tugas kepolisian… seperti itulah yang bisa ditemukan di negara maju, polisi menjaga tiap wilayah sampai tingkat kota kecil, sedangkan militer akan disentralisasi di masing2 pangkalan militer…

    •  

      Masing-masing matra sudah punya fungsinya, tak perlu lah di gabung….kecuali Huha saja di gabung sama Agato…hahahahahuhuhuhuhu

  3.  

    Berharab yg latihan dsn pulang bw oleh2 mainan baru yg sangar.he3.ngareb lg.com

  4.  

    Hahahaha…..

  5.  

    Betul sekali i…

    Pahit memang ide huha ini tapi strategi sangat baik, respon yg baik utk menghadapai perang modern..

    Dari segi anggaran dan lain ha ini bisa membuat militer indo jauh lbh disegani lagi..

    Gerilya di laut dg kaselnya bisa mempengaruhi ekonomi global dan lain sbginya..

    Ide tn phd jg bagus karena ego masing masing masih saja terliat kurang memuaskan yg sangat membahayakan jika perang hrs terjadi..

    Tp semua ini masih jauh dr cukup untuk indo berperang..

    Bgmn milter indo bisa berperang kl mesin produksi peluru saja masih impor..
    Bgmn indo bisa berperang kl bikin laras meriam saja blm mampu..

    Sebelum perang militer dimulai perang dagang terjadi..
    Diperang dagang ini indo sangat blm siap..

    Lalu yg disiapkan indo dr dulu dulu itu apa hah..

    Pahit memang pahit..

    Ha ha ha

    •  

      Bukan pahit, tapi mmng begitu faktanya

      Tapi perang dilaut arafura itu yg operasi tersebut mmng sudah dibocorkan, sehingga angkatan laut indonesia sudah ditunggu pesawat bomber musuh yg mmng kapal trsebut tdk dikawal pespur indonesia, klu seandainya itu kri dikawal pespur? Kemungkinan itu pesbomber akan ditembak, tapi fakta brkata lain

      tapi setelah itu soekarno mengatakan akan mengirimkan lg kapal perang indonesia ke papua, disitulah diadakan perundingan yg disepakati belanda hengkang dr papua

      Hahhaahaaaa

  6.  

    Menyambung lg ide huha..

    Bekali brimob dg pelatihan sniper dg baik jg perbanyak stok manpad syukur kl bisa indo produksi..

    Brimob bersama rakyat indo saya kira sangat mengerikan dan merepotkan musuh di darat..

    Tengok isis mereka sipil tp mengerikan bkn di darat..

    Ha ha ha

  7.  

    ada apa sih ini, kok rusuh lagi….rusuh lagi….

    gini aja dek klo pembully seperti huha datang, panggil nama saya 3x sambil pakai kancut dimuka, seperti si h3nta1 kamen…xaxaxa

  8.  

    Ada komen yg perlu di evakuasi ni sepertinya. Ad 2 yg tenggelam. Mmmm ..

 Leave a Reply