Sep 222016
 

Komandan Pasukan Marinir-1, Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI (Mar) Lukman, melepas 174 prajurit Korps Marinir TNI Angkatan Laut ke Ambalat dan Pulau Terluar. Upacara pelepasan ini dilaksanakan di Lapangan Apel Brigade Infantri-1 Marinir Trian R Suhadi, di Gedangan, Sidoarjo, Jawa Timur, pada hari Rabu (21/9).

Seluruh personel Korps Marinir TNI Angkatan Laut ini tergabung dalam Satuan Tugas Marinir Ambalat XXI dan Satuan Tugas Pulau Terluar XIX. Mereka terdiri dari 130 personel Satgasmar Ambalat XXI yang dipimpin Kapten Marinir Patrick dan 44 personel Satuan Tugas Pulau Terluar XIX yang dipimpin Kapten Marinir Khairun Andy Sinaga.

“Untuk kesekian kalinya, jajaran Pasukan Marinir-1 memberangkatkan prajurit-prajurit Korps Marinir TNI Angkatan Laut pilihan untuk tugas mulia dan tugas Negara yaitu mempertahankan kedaulatan NKRI,” ujar Brigjen (Mar) Lukman, seperti dilansir antaranews.com pada Kamis (22/9).

Satgasmar Ambalat XXI yang berangkat ke Pulau Sebatik di Kalimantan Timur merupakan bagian dari satuan tugas pengamanan perbatasan yang dikendalikan Gugus Pengamanan Armada Indonesia Kawasan Timur TNI Angkatan Laut untuk mengamankan wilayah Ambalat.

Sementara itu, Satgasmar Pulau Terluar XIX yang berangkat ke wilayah timur Indonesia dikendalikan Kodam IX/Udayana dan Kodam XVII/Cendrawasih untuk mengamankan pulau-pulau strategis yang rawan konflik demi menjaga keutuhan NKRI.

Sumber: antaranews.com

Berbagi

  8 Responses to “Prajurit Korps Marinir TNI Angkatan Laut Tegakkan Kedaulatan NKRI di Pulau Terluar”

  1.  

    mantap

  2.  

    mantap

  3.  

    Setiap pos bekali dengan minimal dua kapal patroli cepat dengan senapan mesin

  4.  

    News : Kapal Perang Terbesar Filipina Buatan Indonesia Tabrakan.

  5.  

    Wilayah selatan dijaga jg dong, jgn utara aja di perhatiin, selatan indonesia jg perlu dijaga, saat ini cuma di kupang aja yg ada penjagaan, padahal wilayah selatan indonesia dari ujung kulon sampai merauke blm terjaga dr prajurit tni…klo bs setiap kabupaten di wilayah selatan dipasangi rudal oerlikon msing-masing 5 unit…biar ttp aman dan nyaman, jd penduduk sekitar bs bekerja dgn semangat…

  6.  

    Penuhi semua fasilitas TNI di perbatasan bung, terutama di pulau ambalat itu.

  7.  

    Di pulau terdepan harusnya di bawain sapi perah..buat ambil susunya, kambing..buat makan makan, ayam petelur, ayam kampung..jangan lupa bawa sound system buat karaoke,..tanam pisang, dsb..itu sederhana tapi penting…

    Saya paham marinir bertugas jauh dari rumah sengsara di lapangan harus diperhatikan makanan, kesehatan, hiburan, kesejahteraan…

    Sbg panglima jangan pelit dan jangan meremehkan hal seperti itu..

    Yoo too..

 Leave a Reply