Oct 222016
 

Helikopter EC-725 Cougar TNI Angkatan Udara. (JPNN)

Helikopter EC-725 Cougar TNI Angkatan Udara. (JPNN)


Prajurit TNI Angkatan Udara dari Pangkalan Udara Atang Sendjaja mengikuti Pendidikan Kualifikasi Khusus (Dikkualsus) Tehnisi Pemeliharaan EC-725 Tahun Anggaran 2016.

Pembukaan Dikkualsus tersebut dilakukan oleh Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara Atang Sendjaja (Danlanud Ats) Marsma TNI Hari Budianto, diwakili oleh Kadispers Lanud Atang Sendjaja Kolonel Pnb Esron Sinaga, di Skuadron Tekhnik 024 (Skatek 024) pada hari Rabu (19/10) lalu.

Marsma Hari menjelaskan bahwa Dikkualsus Teknisi Pemeliharaan EC-725 merupakan salah satu upaya TNI Angkatan Udara, khususnya Lanud Ats, untuk meningkatkan kemampuan dan kualifikasi personel sehingga mempunyai bobot nilai tinggi dalam rangka tercipta profesionalitas prajurit.

Lebih lanjut, Danlanud Ats mengatakan bahwa profesionalitas akan mudah terwujud dalam jati diri setiap insan dirgantara mampu menghayati, sekaligus mengembangkan kemampuan dasar, serta menjadikan sebagai modal dasar pelaksanaan tugas di bidangnya.

“Semoga semua peserta nantinya dapat berhasil lulus dengan baik, sehingga semakin bertambah personil profesional yang sangat dibutuhkan untuk merawat dan memelihara pesawat Helikopter TNI AU,” ujar Marsma Hari.

Tujuan Dikkualsus Teknisi Pemeliharaan EC-725 adalah guna membekali para peserta latihan dengan ilmu pengetahuan yang mumpuni tentang pelaksanan pekerjaan yang berkaitan dengan pesawat Helikopter EC-725. Hal tersebut sebagai upaya peningkatan keselamatan terbang, maupun keselamatan kerja yang menjadi bagian penting dalam pelaksanaan aktivitas insan Angkatan Udara.

Sumber: tni-au.mil.id

  4 Responses to “Prajurit TNI AU Lanud Atang Sendjaja Mengikuti Dikkualsus Pemeliharaan EC-725”

  1. Lanjutkan

  2. bener banget, latihan seperti ini wajib di lakukan, prajurit juga harus peduli dan bertanggung jawab dengan apa yang mereka naiki setiap hari.

    untuk kendaraan tempur sendiri, sebenernya setiap setahun sekali semua daleman inti dari alutsista wajib di ganti dengan yang baru , meskipun sparepart lama belum rusak. biar performa kendaraan tempur selalu fit.

  3. Apache & chinok kapan kumpul nya.

 Leave a Reply