Agu 252017
 

Upacara Pemberangkatan Satgas Maritime Task Force  TNI Konga XXVIII-J/Unifil  di Lebanon dan Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-D/Minusca di Afrika Tengah.

Jakarta- Penugasan Misi Perdamaian PBB bagi TNI, tidak hanya sekedar berdimensi operasi militer melainkan juga berdimensi politik dan diplomatis yang mempunyai pengaruh besar terhadap kredibilitas Indonesia di dunia internasional.

Hal ini disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo pada upacara pemberangkatan Satgas Maritime Task Force (MTF) TNI Konga XXVIII-J/Unifil ke Lebanon dan Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-D/Minusca ke Afrika Tengah, pada Kamis 24-8-2017, di Mako Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Jakarta.

Upacara Pemberangkatan Satgas Maritime Task Force  TNI Konga XXVIII-J/Unifil  di Lebanon dan Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-D/Minusca di Afrika Tengah.

Panglima TNI mengatakan penugasan misi perdamaian PBB adalah tugas istimewa, sebab dipercaya untuk menjadi duta TNI, duta bangsa dan negara di forum internasional. “Junjung tinggi kehormatan dan kepercayaan dunia internasional dengan unjuk prestasi kinerja dan dedikasi yang tinggi serta senantiasa memperhatikan prosedur tetap yang berlaku di wilayah tempat tugas dimanapun para prajurit nanti ditempatkan,” jelas Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo berharap, dalam penugasan agar menjaga dan meningkatkan soliditas dan solidaritas sesama prajurit TNI maupun dengan prajurit negara lain. “Hilangkan ego sektoral, lakukan kerja sama yang sangat baik, mulai dari pemberangkatan, sewaktu melaksanakan tugas hingga akhir tugas,” ungkap Panglima TNI.

Upacara Pemberangkatan Satgas Maritime Task Force  TNI Konga XXVIII-J/Unifil  di Lebanon dan Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-D/Minusca di Afrika Tengah.

Dalam penugasannya di Lebanon, Satgas MTF TNI Konga XXVIII-J/Unifil yang berjumlah 100 personel, terdiri dari 65 orang ABK dan 35 orang pendukung dipimpin oleh Kolonel Laut (P) Alan Dahlan sebagai Dansatgas yang kesehariannya menjabat Komandan KRI Usman Harun-359 Satkor Koarmatim, akan bertugas diantaranya melaksanakan patroli di laut dan mengantisipasi adanya penyelundupan-penyelundupan yang masuk dari negara luar.

Sementara itu, Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-D/Minusca Afrika Tengah yang berjumlah 200 personel dari ketiga angkatan (TNI AD 176 personel, TNI AL 19 personel dan TNI AU 5 personel) dibawah pimpinan Letkol Czi Chotman Jumei Arisandy sebagai Dansatgas, yang kesehariannya menjabat sebagai Komandan Batalyon Zipur 5/ABW Kodam V/Brawijaya, Jawa Timur.

Upacara Pemberangkatan Satgas Maritime Task Force  TNI Konga XXVIII-J/Unifil  di Lebanon dan Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-D/Minusca di Afrika Tengah.

Satgas Kizi TNI Konga XXXVII-D/Minusca, mempunyai tugas diantaranya, membangun jalan dipedalaman hutan Afrika dan kegiatan Cimic (Civilian Mlilitary Coordination). Puspen TNI pada 24-8-2017.