Prajurit TNI yang Hanyut Siap Kembali Bertugas

Pulau Batek NTT ( photo : Ekspedisinkrijelajahpantai.blogspot.co.id)

Kupang – Empat orang Satgas Pengamanan Pulau Terluar (Pam Puter) pulau Batek yang dinyatakan hilang dan dirawat di RS Tentara Kupang siap untuk kembali bertugas di pulau Batek yang berbatasan dengan Timor Leste.

Komandan Detasemen Kesehatan Wilayah Letkol Ckm Prabowo Effendi sewaktu dikonfirmasi mengatakan kondisi kesehatan dari 4 oprajurit itu semakin membaik dan sudah diizinkan untuk meninggalkan rumah sakit.

“Mereka sudah diizinkan pulang, sesudah dirawat selama kurang lebih 2 malam. Keempatnya sudah dalam keadaan yang semakin membaik,” ujar Letkol Ckm Prabowo Effendi padaMinggu13-8-2017 di Kupang.

Letkol Ckm Prabowo Effendi mengatakan pihaknya juga sudah memeriksa keadaan keempat prajurit pulau terluar tersebut sejak malam kemarin dan dari hasil monitor diketahui bahwa tidak ada masalah.

“Kondisi mereka sudah baik, makan sudah enak dan semalampun kita monitor tidurnya nyenyak,” jelas Letkol Ckm Prabowo Effendi.

Empat prajurit tersebut sekarang ini sedang beristirahat di Mess Korem 161/Wira Sakti, sambil menunggu kembali ke Pos Satgas Pam Puter Pulau Batek.

Dandenkes  Wilayah menambahkan pada Minggu 13-8-2017 keempat prajurit juga mendapat kunjungan dari Komandan Brigif 21/Komodo Kolonel Infanteri Andre Saputro didampingi Komandan Yonif Raider Khusus 744/SYB Letkol Inf Samsul Huda dan Staf Brigif 21/Komodo, untuk melihat langsung kondisi kesehatan mereka.

Dalam kesempatan itu para prajurit juga mendapat dorongan moril supaya tetap semangat melanjutkan tugas negara menjaga wilayah pulau terluar NKRI.

Sebelumnya diberitakan 4 orang personel Satgas Pam Puter yakni Praka Ronal, Pratu Agung, Pratu Sudarman dan Pratu Ardi, yang bertugas di pulau Batek hanyut dan hilang pada Rabu 9-8-2017 sewaktu perahu jenis LCR sebagai alat transportasi laut mengalami gangguan mati mesin sehingga mereka sempat terapung-apung di laut dan hanyut terbawa arus selama 24 jam lebih di lautan.

Perahu mereka rusak setelah selesai berbelanja kebutuhan pokok di desa Oepoli, bagi pasukan di pulau Batek yang memang bertugas menjaga kedaulatan NKRI.

Tim SAR Gabungan yang terdiri dari unsur darat, laut, udara, kepolisian, Basarnas dan masyarakat yang dikoordinir oleh Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa, selaku Komandan Tanggap Darurat dan Dankolakops Satgas Pam Puter berhasil melaksanakan pencarian dan penyelamatan (search and rescue ) terhadap keempat prajurit TNI tersebut pada Jumat 11-8-2017 pukul 19.49 Wita. Dirilis Antara 13-8-2017

Tinggalkan komentar

Most Popular

Komentar

Kategori