Jul 182018
 

Meningkatkan kemampuan terjun prajurit Yontaifib-1 Marinir, sehingga mampu melaksanakan infiltrasi ke sasaran-sasaran terpilih dalam operasi amfibi, operasi darat dan operasi khusus lainnya.

Sidoarjo, Jatim,  Jakartagreater.com – Dalam rangka mengasah kemampuan dan profesionalisme prajurit, Batalyon Intai Amfibi-1 Marinir (Yontaifib-1 Mar) melaksanakan latihan terjun free fall pada Slasa 17 Juli 2018 di Lanudal Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur.

Latihan tersebut diikuti sebanyak 62 prajurit yang dipimpin langsung oleh Komandan Kompi Carlie Yontaifib-1 Marinir, Kapten Marinir Arie Mahendra Bimasakti dengan menggunakan pesawat Cassa NC 212 U-6203 Skuadron 600 Wing Udara-1 Puspenerbal dengan Drop Zone (DZ ) berada di shelter heli Ron 400.

Dengan tujuan untuk meningkatkan dan mengasah kemampuan terjun prajurit Yontaifib-1 Marinir, sehingga mampu melaksanakan infiltrasi ke sasaran-sasaran terpilih dalam operasi amfibi, operasi darat dan operasi khusus lainnya.

Sebelum melaksanakan penerjunan, Kapten Marinir Arie Mahendra Bimasakti mengarahkan, dan menekankan kepada seluruh prajurit, agar selalu siap dalam melaksanakan setiap kegiatan, dengan tetap memperhatikan prosedur keamanan latihan (zero accident), serta serius dalam melaksanakan kegiatan latihan penerjunan guna menyongsong tugas-tugas kedepan.

“Terjun free fall merupakan salah satu kemampuan dasar bagi prajurit Tri Media, yang memiliki adrenalin tinggi dimana ketelitian, kecepatan, keakuratan dan pengambilan keputusan yang tepat, menjadi modal dasar dalam mengembangkan kemampuan perorangan” tegasnya. (tnial.mil.id)

  One Response to “Prajurit Yontaifib-1 Marinir Latihan Terjun di Juanda”

  1.  

    Kok hampir sama ya kualifikasi pasukan elit di 3 matra?

 Leave a Reply