Prancis Ingin Tingkatkan Kerjasama Pengadaan Alat Pertahanan dan ToT

31
Dubes Perancis untuk Indonesia Yang Mulia Mr. Jean-Charles Berthonnet menyampaikan akan meningkatkan kerjasama dalam bidang pengadaan alat pertahanan dan transfer of technology antara Perancis dengan Indonesia di masa yang akan datang.

Jakarta, Jakartagreater.com – Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P menerima Kunjungan Kehormatan Duta Besar (Dubes) Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Prancis untuk Indonesia Yang Mulia Mr. Jean-Charles Berthonnet didampingi Athan Prancis Commander Gael Lacroix pada Senin 26 Maret 2018 di Mabes TNI Cilangkap, Jakarta.

Dalam kunjungan ini Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyatakan Keprihatinan terhadap serangan teroris yang terjadi di Prancis minggu lalu dan menyampaikan turut belasungkawa atas meninggalnya salah satu Perwira Angkatan Bersenjata Prancis pada serangan tersebut.

Pada kesempatan ini Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menyampaikan teroris adalah musuh bersama yang harus ditangani. “Kedua negara harus saling bekerja sama dan bertukar informasi guna menghindari peristiwa-peristiwa yang tidak diinginkan pada masa akan datang”, kata Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Lebih Lanjut Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto juga menyampaikan rasa terima kasih atas kerjasama yang telah terjalin selama ini antara Indonesia-Prancis khususnya di bidang pendidikan, latihan bersama, peralatan pertahanan dan teknologi.

“Saat ini Perwira TNI lulusan dari pendidikan setingkat Sekolah Komando (Sesko) Angkatan di Prancis banyak yang sudah menempati jabatan Perwira Tinggi di lingkungan TNI”, ujar Marsekal TNI Hadi Tjahjanto .

Panglima TNI juga mengucapkan terima kasih atas kontribusi Angkatan Bersenjata Prancis dalam bantuan kemanusiaan yang diberikan kepada Indonesia pada saat terjadi bencana tsunami beberapa tahun yang lalu di Aceh.

Dalam pertemuan ini Dubes Perancis Yang Mulia Mr. Jean-Charles Berthonnet mengucapkan selamat atas diangkatnya Marsekal TNI Hadi Tjahjanto sebagai Panglima TNI. Pada pembicaraan itu Dubes Prancis menyampaikan terima kasih atas ucapan belasungkawa yang disampaikan oleh Panglima TNI dan menyatakan sependapat bahwa teroris adalah sebuah ancaman bersama.

Selanjutnya dalam tindakan penanggulangan terorisme diperlukan kerjasama dan pertukaran informasi secara berkelanjutan. Yang Mulia Mr. Jean-Charles Berthonnet juga menyampaikan akan meningkatkan kerjasama dalam bidang pengadaan alat pertahanan dan transfer of technology (ToT) antara Perancis dengan Indonesia di masa yang akan datang.

Turut hadir dalam pertemuan tersebut Asrenum Panglima TNI Laksda TNI Agung Prasetiawan, M.AP., Asintel Panglima TNI Mayjen TNI Benny Indra Pujihastono,S.I.P., Kapuspen TNI Mayjen TNI M.S. Fadhilah, Kapuskersin TNI Laksma TNI Tatit Eko Witjaksono, S.E., M.Tr (Han) dan Wakabais TNI Brigjen TNI Andjar Wiratma. (Puspen TNI).

27 KOMENTAR

  1. wuih gile…..dpt tot lagi.
    klo ini negara ber bendera biru-putih-merah memberikan tot………..kemudian tinggal nunggu negara ber bendera putih-biru-merah memberikan tot.

    ditunggu ya boss…….

    • eh nanti ada yg nyinyir,,,,mamarika ngasih apaan ? gak pernah dengar ngasih tot tuch…….kekekeke

      terus gw jawab : nah elu jangan jadi fansboy melulu kenapa sih…..tuch mamarika sudah ngasih hibah drone scan eagle.

        • ya suka lha….kan masih jadi negara berkembang, bukan negara maju….

          kalau sudah maju sudah bisa mandiri, bisa buat tank sendiri, bisa buat kapal sendiri, bisa buat pesawat sendiri.

          klo belum ngapain malu dapat barang bekas, yg penting bisa dipakai, orang tua lebih memilih memakai barang bekas supaya nanti anaknya bisa sekolah yg tinggi dan memiliki barang bagus dan baru.

          • defisit anggaran dari tahun ke tahun masih tetep aja ada. mau jaman sby, jaman jokowi, sampe jaman tuyul dan mbak yul berkuasa…….kek nya tetap akan ada defisit anggaran.

            giliran the fed menaikkan suku bunga, perbankan nkri pada ngos-ngosan…..kaya dikejar tuyul….kekeke…..

            ekonomi kita aja masih anjlok ngutang dari jaman kemarin sampai jaman nauw, pemangkasan anggaran ya mbok harus dilakukan, buat apa beli yg baru klo yg bekas ada,,,,dan yg bekas bisa ngasih teee o teee……..

    • ga lah, mana mungkin,,,,,,kan panglima ini baru saja dilantik belum ada setahun lho…..
      jadi ini mungkin masuk ke sesi pengenalan dulu, sekaligus mengingatkan panglima kalau negara anu-anu itu juga punya program kerja sama dgn negara indonesia. sehingga lebih kepada mengingatkan panglima supaya program tsb jalan dan TNI mendapatkan cipratan/keuntungan dari program tsb.

  2. Ga moncer gimna?? nyatanya tuh france emang canggih2 tekno nya..
    Emang indo udh lebih baik dari france? sok2an ngatain made in france ga moncer.

    Belum bisa apa2 juga udh main katain barang org ga moncer. jgn malu2in lah ka.
    Indo udh lebih maju dari france belum? klo belum, lebih baik diem. Klo udh lebih baik dari France silahkan bilang klo made in France ga moncer.

    Kita aja sekarang belum lebih baik dari mereka, malah sok2an bilang made in France ga moncer. cih…. malu2in amat